PELNI Sukses Kawal Kapal Pesiar MV Odyssey, Bukti Nyata Kesiapan Layani Pariwisata Bahari Kelas Dunia

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARADARING.COM, JAKARTA – Langit biru Nusa Tenggara Timur menyambut kedatangan tamu istimewa. MV Odyssey, kapal pesiar mewah berbobot 24.344 Gross Tonnage (GT) dengan panjang 194 meter, pertama kali mengibaskan sauhnya di perairan Pulau Komodo pada 25 April 2026. Membawa 274 penumpang, kapal ini datang dari Dili, Timor-Leste, langsung disambut layanan penuh kebanggaan dari PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI).

Bukan sekadar singgah, MV Odyssey menjelajahi tiga pelabuhan strategis: Benoa (Denpasar), Tanjung Perak (Surabaya), dan Tanjung Mas (Semarang). Di sinilah peran PELNI sebagai full port agency benar-benar bersinar—mengurus dokumen, menyediakan paket wisata eksotis di Komodo, hingga menghadirkan layanan shuttle bus yang membuat penumpang merasa seperti di rumah.

“Kami ingin memastikan setiap kapal pesiar internasional yang bersandar di Indonesia merasakan layanan profesional, aman, dan tepat waktu,” ujar Sekretaris Perusahaan PELNI, Ditto Pappilanda.

“Dari dokumen hingga hospitality untuk penumpang, semua kami siapkan.” kata Ditto

Ditto menambahkan, pengalaman menangani MV Odyssey menjadi batu loncatan bagi PELNI untuk terus memperkuat layanan keagenan kapal internasional.

“Kami ingin menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengembangkan pariwisata bahari dan perekonomian nasional. Indonesia harus semakin kompetitif di kawasan Asia Tenggara,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Cabang PELNI Parepare, Slamet Hari Santoso, menegaskan bahwa kehadiran PELNI di berbagai wilayah—termasuk Parepare dan sekitarnya—adalah bentuk pengabdian nyata BUMN di bidang jasa pelayaran.

“Tujuan kami tak lain untuk memenuhi pelayanan bagi masyarakat,” jelasnya.

Komitmen PELNI tak berhenti di sana. Di Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang, anak perusahaan PELNI berkolaborasi dengan PT Lamong Energi Indonesia (LEGI) menangani pembuangan 400 ton greywater dari MV Odyssey. Sebuah langkah nyata bahwa layanan kelas dunia tak boleh meninggalkan jejak lingkungan.

PELNI saat ini mengoperasikan 25 kapal penumpang yang melayani 483 ruas dan menyinggahi 75 pelabuhan. Tak hanya itu, armada PELNI juga mencakup 30 trayek kapal perintis untuk menjangkau wilayah 3TP (Terdepan, Terluar, Tertinggal), 17 kapal rede, serta 8 trayek tol laut dan satu trayek khusus kapal ternak untuk mendukung logistik nasional.

Facebook Comments Box

Bagikan:

Berita Terkait

Imigrasi Catatkan Kenaikan PNBP 6.42% dari Sektor Visa di Tengah Isu Global pada Semester I Tahun 2026
Libur Sekolah Kapal PELNI Makin Diminati Masyarakat
Super Brand Day Telkomsel dan Erajaya di Indonesia Timur, Berikan Banyak Keuntungan Pelanggan dari Diskon hingga Hiburan Digital Gratis
Warga Keluhkan Gas Elpiji 3 Kg Langka di Pangkalan
Mahal dan Langka di Pasar, Emak-emak Antre Beli Minyakita
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Telkomsel Pertegas Komitmen Ciptakan Dampak Bermakna Melalui Bisnis Berkelanjutan
Kolaborasi PLN UP3 Parepare dan UMKM Hadirkan Coffee Shop Ramah Lingkungan
Dukung Stimulus Ekonomi Nasional, PELNI Berikan Diskon Tarif Tiket saat Libur Sekolah 2026

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 20:27 WITA

Imigrasi Catatkan Kenaikan PNBP 6.42% dari Sektor Visa di Tengah Isu Global pada Semester I Tahun 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:24 WITA

Libur Sekolah Kapal PELNI Makin Diminati Masyarakat

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:39 WITA

Super Brand Day Telkomsel dan Erajaya di Indonesia Timur, Berikan Banyak Keuntungan Pelanggan dari Diskon hingga Hiburan Digital Gratis

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:40 WITA

Warga Keluhkan Gas Elpiji 3 Kg Langka di Pangkalan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:10 WITA

Mahal dan Langka di Pasar, Emak-emak Antre Beli Minyakita

Berita Terbaru