SUARADARING.COM, PAREPARE – Momentum libur sekolah tahun ini, warga memanfaatkan untuk berlibur ke berbagai tempat, seperti melakukan perjalanan ke kampung halaman bertemu dengan sanak keluarga. Itu terlihat kepadatan penumpang di pelabuhan Nusantara Parepare, Sulawesi selatan. Rabu, 24 Juni 2026.
Kepadatan penumpang terjadi sejak musim libur sekolah tiba. Penumpang dari berbagai daerah di pulau Kalimantan seperti Samarinda, Balikpapan, Tarakan dan Nunukan memadati pelabuhan nusantara Parepare, menggunakan moda transportasi kapal laut milik Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI).
Tingginya minat masyarakat menggunakan moda transportasi laut khususnya Pelni, dibanding dengan menggunakan transportasi udara. Seperti yang dilakukan Rezki salah seorang penumpang tujuan Tarakan Kalimantan Utara, dia memilih KM Lambelu untuk menemani perjalanannya menuju ke kampung halaman keluarganya untuk berlibur.
“Lebih baik naik kapal dibanding pesawat karena tiket pesawat jauh lebih mahal dibandingkan kapal. Kalau pesawat lebih satu juta, karena hari ini (Rabu 24/6)kebtulan ada promo jadi bayarnya hanya 300san, kalau normalnya biasa 500san ribu,”ungkapnya.
Senada diungkapkan Nita penumpang tujuan Balikpapan, Kalimantan Timur. Naik kapal laut lebih hemat dan bisa leluasa membawa barang.
“Ya tentu lebih bagus naik kapal Pelni karena tiketnya murah dan bisa bawa barang banyak, kan kalau naik pesawat tidak bisa bawa barang banyak, dan tentu tiketnya mahal,”ujarnya.
Sementara itu Kepala Cabang PT Pelni Parepare, Slamet Hari Santoso mengungkapkan, sejak masuk musim libur sekolah tahun ini, antusias masyarakat menggunakan kapal laut khususnya Pelni menunjukan adanya peningkatan.
“Alhamdulillah libur sekolah ini penumpang kita ada peningkatan kurang lebih 5-10 persen. Rata-rata kalau berangkat itu 1.500 sampai 1.700 jiwa begitupun sebaliknya turun,”katanya.
Menurut dia, peningkatan penumpang di libur sekolah ini dipicu karena adanya program stimulus ekonomi nasional yang dicanangkan pemerintah melalui pemberian diskon tarif tiket kapal penumpang selama periode libur sekolah tahun 2026.
“Yang memicu terjadinya peningkatan penumpang ini pertama pas ada liburan sekolah disamping itu ada stimulus diskon tiket dari pemerintah kurang lebih 30 persen dari tiket dasar. Itulah yang memicu masyarakat bepergian menggunakan kapal laut. yaa maaf mungkin tiket pesawat agak mahal seidikit jadi masyarakat memilih angkutan laut karena ada promo tadi itu,”pungkasnya. (*)










