SUARADARING.COM, PAREPARE – Pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) atau Perusahaan Air Minum (PAM) Tirta Karajae kota Parepare, Sulawesi selatan, terus dikeluhkan warganet yang menjadi pelanggan, lantaran distribusi air bersih tidak sesuai harapan bagi pelanggan.
Pelanggan mengaku mendapatkan distribusi air ke rumahnya dengan beragam warna mulai dari warna hitam, kekuningan dan kecoklatan bahkan berbau minyak. Pantauan media di group media Sosial Facebook ramai postingan keluhan tersebut. Senin, 1 Juni 2026.
Keluhan itu mereka sampaikan melalui postingan di media sosial Facebook. Seperti yang dikeluhkan pemilik akun Facebook Jhi M Said. Ia memposting keluhannya di salah satu group Aku Cinta Parepare (ACP) mengeluhkan kondisi air yang mereka terima berwarna coklat.
“Yth, Bpk Petugas PDAM Parepare sebelum Hari Raya Idul Adha sampai sekarang air PDAM di tempat kami Jl Jend. Sudirman sekitar Cafe Reza, airnya keruh kadangwarna coklat mohon solusinya pak. Kami butuh air bersih bukan air kotor,”tulisnya dalam postingan di media sosial Facebook.
Berawal dari postingan Jhi M Said, warganet lainnya juga menungkapkan keluhan yang sama dirasakan Muh. Fadlan ia mendapatkan air berwarna hitam
“di tempat ku juga sama hitam”
Berbeda yang dirasakan Hendryani Haeruddin ia mengeluhkan airnya berwarna orange bahkan berbau minyak yang sudah terjadi hampir 2 tahun.
“Jln. Lasinrang Lakessi airnya warna orangs baru berminyak berbau juga dari sdh hampir 2 tahun begitu keluhan yang sama tabee,”keluhnya.

Warganet lainnya dengan nama akun Rian Pesek mengeluhkan air berwarna kekuningan hingga saat ini.
“Kalau ditempat q dari tahun lalu bukan coklat tpi agak kekuning2an airnya sampai sekarang,”tulisnya.

Mereka berharap pihak PDAM Parepare segera mengatasi hal tersebut.
Sementara Direktur PAM Tirta Karajae, Azis yang dikonfirmasi mengatakan pihaknya meminta pelanggan tersebut melaporkan gangguan itu ke pengaduan untuk segera ditangani.
“Memang sebelumnya kami ada pekerjaan pipa 6 inci di seputaran Jalan Lasiming, dan seputaran SMA 5. Jadi memang itu biasanya kalau sudah pengerjaan tidak langsung bersih beberapa jam baru bersih,”ungkapnya.
Ia juga mengimbau pelanggan agar lebih proaktif melapor jika mengalami gangguan pelayanan air bersih.
“jadi kami juga imbau kepada pelanggan yang punya gangguan segera melapor jangan tunggu 3 sampai 5 hari baru melapor, supaya kami segera menindaklanjuti,”imbaunya. (*)










