WBP Rutan Barru Produksi Sabun Cuci Piring Sendiri Melalui Program Kemandirian

Rabu, 8 Juli 2026 - 23:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Rutan Kelas IIB Barru mendampingi langsung WBP dalam pembuatan sabun cuci pring

Kepala Rutan Kelas IIB Barru mendampingi langsung WBP dalam pembuatan sabun cuci pring

SUARADARING.COM, BARRU – Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara (RUTAN) Barru Kelas IIB Sulawesi selatan, memproduksi sabun cuci yang bisa digunakan untuk membersihkan berbagai peralatan makan seperti piring, sendok, mangkok dan sejenisnya. Rabu, 8 Juli 2026.

Sabun tersebut diproduksi di dalam lingkungan Rutan kelas IIB Barru yang melibatkan para WBP Perempuan dan Laki-laki dibantu dengan tenaga medis setempat, melalui program pembinaan kemandirian yang diharapkan bisa menambah pengalaman dan keterampilan sebagai bekal setelah keluar dari Rutan.

Menurut kepala Rutan Hardiman menjelaskan, proses pembuatan sabun cuci piring tersebut menggunakan tujuh jenis bahan yang menghasilkan sabun cair premium yang dikemas dalam botol plastik dengan berbagai ukuran.

“Kami telah melaksanakan kegiatan pembuatan sabun cuci piring melibatkan teman-teman petugas dari medis dibantu oleh warga binaan perempuan. Alhamdulilllah dengan bahan yang kami siapkan produk ini cukup premium dari tujuh jenis bahan yang telah kami olah,”jelasnya.

“Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi kegiatan keterampilan warga binaan khususnya warga binaan perempuan sekaligus bisa memberikan nilai ekonomis baik kepada petugas mapun kepada warga binaan itu sendiri,”tambahnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, kegiatan pembuatan sabun cuci piring tersebut sejalan dengan program Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam hal pemasaran produk warga binaan melalui koperasi dan UMKM

“Tentu dalam hal ini sejaln dengan program aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam hal kegiatan pemasaran produk warga binaan melalui koperasi dan UMKM. Tentu setelah ini kami akan menjajaki upaya-upaya pemasaran melalui UMKM dan koperasi yang ada di kabupaten Barru,”ungkapnya.

“Kami berharap bisa memberikan pengetahuan, keterampilan bagi WBP sehingga kelak selesai menjalani pidana bisa menjadi usaha bagi kegiatan dalam kehidupan sehari-hari di tengah masyarakat nanti,”pungkasnya.

Untuk saat ini sabun cuci produksi WBP kini digunakan di lingkungan Rutan selain itu jajaran internal Rutan kelas IIB Barru juga menggunakan produk tersebut. Rencananya pihak kepala Rutan akan memasarkan ke luar setelah seluruh dokumen perizinan terbit. (*)

Facebook Comments Box

Bagikan:

Berita Terkait

Proyek Telekomunikasi Myrepublic Indonesia Disorot, Pancang Tiang Tanpa Izin Pemeriintah Kota
WBP Rutan Barru Dilatih Keterampilan Membuat Buket Bunga dan Buket Hadiah
Berikan Pelayanan Cepat, Tepat dan Ramah, Imigrasi Parepare Hadirkan Layanan Paspor Jemput Bola bagi Pasien Rumah Sakit
Imigrasi Parepare Buka Layanan Pasporia di Car Free Day Lapangan Andi Makkasau
Warga Keluhkan Gas Elpiji 3 Kg Langka di Pangkalan
Bea Cukai Parepare Komitmen Jaga Intergritas Pengawasan Rokok Ilegal
Miris! Seorang Warga Lansia di Bojo Baru Mengaku Tak Pernah Terima Bantuan yang Digaungkan Pemkab Barru
Jasa Raharja Cabang Parepare Sebar Spanduk Peringatan di Titik Rawan Kecelakaan di Kabupaten Pinrang

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 23:32 WITA

WBP Rutan Barru Produksi Sabun Cuci Piring Sendiri Melalui Program Kemandirian

Rabu, 8 Juli 2026 - 00:01 WITA

Proyek Telekomunikasi Myrepublic Indonesia Disorot, Pancang Tiang Tanpa Izin Pemeriintah Kota

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:38 WITA

Berikan Pelayanan Cepat, Tepat dan Ramah, Imigrasi Parepare Hadirkan Layanan Paspor Jemput Bola bagi Pasien Rumah Sakit

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:37 WITA

Imigrasi Parepare Buka Layanan Pasporia di Car Free Day Lapangan Andi Makkasau

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:40 WITA

Warga Keluhkan Gas Elpiji 3 Kg Langka di Pangkalan

Berita Terbaru