Bea Cukai Parepare Komitmen Jaga Intergritas Pengawasan Rokok Ilegal

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Bea Cukai Parepare

Kantor Bea Cukai Parepare

SUARADARING.COM, PAREPARE – Maraknya peredaran rokok ilelgal yang terjadi di wilayah kerja Bea Cukai Parepare, Sulawesi selatan. Pihaknya berkomitmen menjaga integritas pengawasan rokok ilegal.

Hal itu diungkapkan humas Bea Cukai Parepare, Hasbullah kepada suaradaring.com, saat dikonfirmasi terkait adanya informasi peredaran rokok ilegal di Kabupaten Sidrap, Sulawesi selatan. Selasa, 9 Juni 2026.

“Pada dasarnya kami senantiasa komitmen untuk menjaga integritas baik dalam sisi pelayanan maupun pengawasan, kami ada saluran informasi dan aduan yang bisa di gunakan untuk menyampaikan aduan dan informasi terkait kinerja pegawai bea cukai,”tegasnya.

Hasbullah mengaku hingga saat ini pihaknya belum menerima informasi terkait adanya peredaran rokok ilegal di kabupaten Sidrap seperti yang diisukan di media. Meski begitu kata dia pihaknya akan menelusuri isu tersebut yang telah beredar luas di media sosial.

“sama dengan kami broh, kalau ada informasi seperti itu, kami juga pasti akan tindak lanjuti, cuma kami belum dapat infonya broh, nanti kami koordinasi ke teman-teman dilapangan broh,”ujarnya.

Sebelumnya upaya pengungkapan dugaan peredaran rokok ilegal di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dilakukan aparat kepolisian, melalui Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Satreskrim Polres Sidrap mendatangi sebuah gudang yang diduga menjadi lokasi penampungan rokok ilegal, pada sabtu, 6 Juni 2026.

Operasi tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Tipiter Satreskrim Polres Sidrap, IPDA Muhammad Abel Mirzan.

Petugas yang melakukan pemeriksaan dan penyisiran di sejumlah ruangan yang diduga digunakan sebagai tempat penyimpanan rokok, tidak menemukan rokok yang dimaksud. Polisi hanya mendapati sisa-sisa dos bekas yang diduga sebelumnya digunakan sebagai tempat penyimpanan rokok.

Petugas kemudian melakukan pengecekan menyeluruh pada beberapa bagian bangunan untuk memastikan tidak ada barang bukti yang masih tersimpan di dalam gudang tersebut.

Menurut keterangan warga sekitar, aktivitas di lokasi sudah tidak terlihat dalam dua hari terakhir.

Sebelum polisi turun, warga mengaku sempat melihat mobil boks mengangkut sejumlah dos dari dalam rumah yang diduga digunakan sebagai gudang penampungan.

“Terakhir kemarin dulu ada aktivitas. Kalau tidak salah dua hari lalu. Tapi sekarang sudah tidak ada lagi yang kami lihat,” ujar salah seorang warga di sekitar lokasi.

Kanit Tipiter Polres Sidrap, IPDA Muhammad Abel Mirzan, menduga pihak yang menggunakan gudang tersebut telah mengetahui adanya informasi terkait pemeriksaan polisi sehingga lokasi lebih dulu dikosongkan.

“Kemungkinan sudah tercium sama pemilik sehingga kontrakan gudang penampungan rokoknya itu dikosongkan. Hanya menyisakan dos-dos bekas rokok,” ungkapnya.

Meski belum menemukan barang bukti yang dimaksud, namun pihak kepolisian akan terus melakukan penyelidikan dan menindaklanjuti setiap informasi yang diterima dari masyarakat terkait dugaan peredaran rokok ilegal di wilayah Sidrap.

IPDA Abel menegaskan pihaknya akan bergerak lebih cepat dan intensif dalam merespons laporan masyarakat agar praktik peredaran barang ilegal dapat ditekan.

“Kedepan kami akan lebih intens dan bergerak cepat apabila ada laporan masuk terkait gudang-gudang yang diduga menjadi tempat penyimpanan rokok ilegal,” tegasnya.

Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Polres Sidrap dalam mendukung upaya pemberantasan peredaran rokok ilegal yang berpotensi merugikan negara sekaligus menciptakan persaingan usaha yang tidak sehat. (*)

Facebook Comments Box

Bagikan:

Berita Terkait

Imigrasi Parepare hadirkan PASPORIA di Car Free Day Sidrap, 46 Warga Nikmati Layanan Paspor Akhir Pekan
Berkat Inovasinya Diakui PBB, DPKP Parepare Bakal Perluas Jangkauan Inovasi Berdaya Srikandi di Sektor Pertanian
Imigrasi Parepare Hadirkan Perwakilan Ombudsman RI dalam Peninjauan Ulang Standar Pelayanan
Sappe Anggota DPRD Mengamuk Bela PKL Ditertibkan Satpol PP Parepare
WBP Rutan Barru Produksi Sabun Cuci Piring Sendiri Melalui Program Kemandirian
Proyek Telekomunikasi Myrepublic Indonesia Disorot, Pancang Tiang Tanpa Izin Pemeriintah Kota
WBP Rutan Barru Dilatih Keterampilan Membuat Buket Bunga dan Buket Hadiah
Berikan Pelayanan Cepat, Tepat dan Ramah, Imigrasi Parepare Hadirkan Layanan Paspor Jemput Bola bagi Pasien Rumah Sakit

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 22:12 WITA

Imigrasi Parepare hadirkan PASPORIA di Car Free Day Sidrap, 46 Warga Nikmati Layanan Paspor Akhir Pekan

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:12 WITA

Berkat Inovasinya Diakui PBB, DPKP Parepare Bakal Perluas Jangkauan Inovasi Berdaya Srikandi di Sektor Pertanian

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:23 WITA

Imigrasi Parepare Hadirkan Perwakilan Ombudsman RI dalam Peninjauan Ulang Standar Pelayanan

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:24 WITA

Sappe Anggota DPRD Mengamuk Bela PKL Ditertibkan Satpol PP Parepare

Rabu, 8 Juli 2026 - 23:32 WITA

WBP Rutan Barru Produksi Sabun Cuci Piring Sendiri Melalui Program Kemandirian

Berita Terbaru

Operasi Gabungan Pengawasan Keimigrasian di UPT Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP)

Advertorial

Imigrasi Parepare Intensifkan Pengawasan WNA di Kabupaten Pinrang

Sabtu, 18 Jul 2026 - 10:12 WITA