SUARADARING.COM, PAREPARE— Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Cabang Parepare, Sulawesi selatan (Sulsel) melaksanakan dialog ekonomi. Di baruga Rumah Jabatan wali kota Parepare, Selasa, 11 Juni 2024.
Dialog yang mengundang tiga narasumber yakni kepala bagian perekonomian kota Parepare, perwakilan anggota DPRD kota Parepare dan pelaku ekonomi.
Ketiga narasumber itu membahas perekonomian dan kebijakan – kebijakan ekonomi di kota Parepare lima tahun kedepan agar tercapainya masyarakat adil Makmur, yang dimana kota Parepare akan menjadi kota city smart.
Kepala bagian perekonomian kota Parepare, Rudy M,SS. M.Ec.Dev, selaku narasumber pertama mengatakan bahwa Pertumbuhan ekonomi khususnya kota Parepare, tidak hanya manjadi tanggung jawab pemerintah ataupun DPRD, tetapi pertumbuhan ekonomi ini harusnya melibatkan semua stakeholder yang ada, dan menjadi tanggung jawab bersama.
“Semua stakeholder diharapkan terlibat sesuai dengan apa yang seharusnya menjadi tugas bersama dan diharapkan teman-teman mahasiswa mampu terlibat secara langsung dan berdampak serta mampu mengawal apa yang akhirnya menjadi kebijakan bagi masyarakat untuk melahirkan masyarakat yang adil dan Makmur,”terangnya dalam diskusi itu.
Di kegiatan yang sama, Dr. Kamaluddin kadir., S.Sos, MM selaku perwakilan DPRD Kota Parepare mempertanyakan penggunaan anggaran yakni, pada tahun 2023/2024 arah APBD lebih jelas harus digunakan untuk apa? dan diprioritaskan untuk siapa?
“sejalan dengan visi arah pembangunan kota Parepare yaitu maju, berdaya saing, dan berkelanjutan dengan mengusung misi, beberapa diantarnya yaitu daerah stabilitas keamanan dan menciptakan sdm yang unggul, Diharapkan nantinya pada kepemimpinan 5 tahun kedepan, calon pemimpin menyeleraskan visi dan misi yang ada dengan APBD yang terukur dan prioritas,”ujar politikus partai Gerindra ini.
Berbeda dengan Syamsul Rijal Madani selaku pelaku ekonomi di kota Parepare, yang juga Owner Kaosta’ ini menekankan, ada dua poin penting yang menjadi harapan untuk 5 tahun kedepan.
Mempermudah investor tidak hanya jangka panjang tapi juga pada tingkat menengah karena masuknya investor dapat menambah pertumbuhan ekonomi daerah itu sendiri, serta membuka lapangan untuk Masyarakat
Pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), dengan pengembangan umkm di Parepare maka upaya yang dapat dilakukan adalah menciptakan market yang dimana diharapkan ada kemudahan dalam kegiatan-kegiatan, yang dilakukan guna menjadi daya tarik daerah lain untuk datang ke Parepare yang nantinya menjadikan Parepare sebagai kota tujuan.
Sementara itu ketua HMI Komisariat STIE Muh.Ilham M, menyimpulkan hasil hasil dialog ini, pihaknya akan mengawal penuh apa yang telah disampaikan oleh para narasumber sebagai perpanjangan dari kegiatan ini, agar apa yang menjadi tujuan kegiatan ini bisa bermanfaat untuk seluruh masyarakat kota Parepare yang adil makmur. (**)










