SUARADARING.COM, PAREPARE – Anggota DPRD Parepare, Sulawesi selatan, Jusvari Genda kembali melaksanakan reses atau temu konstituen, untuk menyerap aspirasi warga sebagai perwakilan rakyat di DPRD.
Kegiatan yang dihadiri ketua DPD PKS Parepare, dan pengurus PKS Parepare tokoh masyarakat hingga perwakilan pelaku usaha dan warga setempat. Dilaksanakan di posko pemenangan Jusvari kelurahan lemoe, kecamatan Bacukiki kota Parepare. Jumat, 15 Mei 2026.
Jusvari mengatakan reses merupakan kewajiban anggota legislatif untuk turun langsung mendengar kebutuhan dan keluhan masyarakat di lapangan.
“Melalui reses ini kami ingin memastikan aspirasi masyarakat dapat diterima secara langsung untuk kemudian diperjuangkan dalam pembahasan program pembangunan daerah,” kata Sappe.
Dalam reses itu juga Jusvari menyampaikan seluruh aspirasi serta usulan warga telah diperjuangkan dalam pembahasan rapat program pemerintah, hanya saja kata Jusvari tak semua usulan bisa terealisasi karena efisiensi anggaran.
“Banyak yang bertanya kepada saya, bagaimana dengan usulan pada reses dulu?. kami jawab tetap kami kawal, hanya saja tidak semua aspirasi maupun usulan masyarakat bisa terealisisasi termasuk pokok fikiran DPRD karena efisiensi anggaran,”ujarnya.
Dalam dialog bersama warga, sejumlah persoalan disampaikan mulai dari infrastruktur jalan, drainase, Fasilitas umum, event yang terus menerus digelar di Lapangan Andi Makkasau hingg menimbulkan bau sampah saat joging serta dukungan terhadap pelaku UMKM.
Menurutnya, berbagai usulan yang masuk akan menjadi bahan evaluasi dan akan disampaikan kepada pemerintah daerah sesuai dengan kewenangan masing-masing.
Salah seorang warga mengaku berharap hasil reses tidak hanya menjadi catatan, namun dapat direalisasikan dalam program pembangunan ke depan.
“Kami berharap apa yang menjadi kebutuhan masyarakat bisa segera ditindaklanjuti,” ujarnya.
Kegiatan reses berlangsung dalam suasana dialogis dan penuh keakraban. Selain menyerap aspirasi, agenda tersebut juga menjadi ajang silaturahmi antara wakil rakyat dan masyarakat di daerah pemilihannya. (*)










