SUARADARING.COM, PAREPARE – Kerusakan fasilitas stadion pasca kericuhan yang terjadi pada minggu malam, 17 Mei 2026 saat laga kandang PSM Makassar menjamu Persib Bandung pada pekan ke-33 lanjutan Super League 2025/2026. Pemerintah kota Parepare, Sulawesi selatan melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (DISPORAPAR) minta segera dibenahi .
Kericuhan yang terjadi pada malam itu menyisahkan beberapa kerusakan fasilitas stadion Bj Habibie kota Parepare, yang dikelola oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (DISPORAPAR) sebagai aset pemerintah kota Parepare.
Kepala Disporapar Parepare, Iskandar Nusu, yang dihubungi mengatakan pihaknya telah mendata fasilitas stadion yang rusak dampak kericuhan suporter yang terjadi saat laga kandang PSM Makassar vs Persib Bandung dan meminta Panitia Pelaksana (Panpel) PSM Makassar segera memperbaiki.
“ Iya kita sudah laporkan ke PSM untuk segera diperbaiki, tidak adaji kerusakan parah. Hanya beberapa seperti tiang gawang, jaring, kerusakan pintu toilet, sawer yang beberapa hilang dan ada meja rusak, pintu besi akses masuk dan keluar di bagian selatan dan barat juga rusak, ini juga tiang sudut lapangan empat yang hilang,”ungkapnya. Selasa, 19 Mei 2026.

“Kami belum bisa pastikan berpa nilai kerugian materil yang ditimbulkan atas kericuhan itu, intinya kami sudah melaporkan ke panitia untuk segera membenahi,”tegasnya.
Kadisporapar juga menyinggung soal pembayaran sewa stadion yang belum terbayarkan selama kompetisi berjalan.
“Ia tersisa 5 pertandingan lagi yang belum terbayarkan, kalau nilai sewanya itu beda-beda kalau bermain sore 20 juta rupiah, malam 25 juta rupiah, jadi total Retribusi PAD Sewa Stadion untuk 5 pertandingan home PSM sebesar 115 juta begitu dinda,”sebutnya. (*)










