SUARADARING.COM, PAREPARE — Anggota DPRD fraksi PKS Sappe melaksanakan kegiatan reses di daerah pemilihannya sebagai bagian dari agenda menyerap aspirasi masyarakat, Jumat, 15 Mei 2026.
Kegiatan yang digelar di kawasan Patato, kelurahan Lumue, kecamatan Bacukiki Barat, kota Parepare, Sulawesi selatan. Dihadiri tokoh masyarakat, pemuda, hingga perwakilan pelaku usaha dan warga setempat.
Dalam dialog bersama warga, sejumlah persoalan disampaikan mulai dari infrastruktur jalan, drainase, pelayanan kesehatan, hingga adanya perubahan data desil menyebabkan sejumlah warga tidak menerima bantuan.
Dalam kesempatan itu, Sappe mengatakan reses merupakan kewajiban anggota legislatif untuk turun langsung mendengar kebutuhan masyarakat di lapangan.
“Melalui reses ini kami ingin memastikan aspirasi masyarakat dapat diterima secara langsung untuk kemudian diperjuangkan dalam pembahasan program pembangunan daerah. meski kondisi keuangan daerah kita saat ini mengalami efisiensi,” kata Sappe.
Menurutnya, berbagai usulan yang masuk akan menjadi bahan evaluasi dan akan disampaikan kepada pemerintah daerah sesuai dengan kewenangan masing-masing. Salah satu yang ramai dibincangkan adalah perubahan data desil.
“Selama masa reses saya barusan ada yang menyampaikan keluh kesahnya kepada saya terkait dengan DTSN yang berkekuatan desil yang awalnya desil 4 yang tiba-tiba berubah menjadi desil 6. Maka sesuai apa yang kami dapatkan di lapangan kemudian kami konsultasikan dengan kementerian sosial bahwa masyarakat yang isunya berubah dari kecil menjadi besar maka pemerintah wajib melakukan verifikasi faktual artinya turun langsung melihat kondisi dan situasi masyarakat tersebut. Sehingga dibolehkan mendapatkan bantuan jika kehidupannya di bawah taraf kemiskinan,”jelasnya.
Warga juga memanfaatkan kegiatan tersebut untuk menyampaikan harapan terkait peningkatan fasilitas umum, serta perhatian terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Salah seorang warga mengaku berharap hasil reses tidak hanya menjadi catatan, namun dapat direalisasikan dalam program pembangunan ke depan.
“Kami berharap apa yang menjadi kebutuhan masyarakat bisa segera ditindaklanjuti,” ujarnya.
Kegiatan reses berlangsung dalam suasana dialogis dan penuh keakraban. Selain menyerap aspirasi, agenda tersebut juga menjadi ajang silaturahmi antara wakil rakyat dan masyarakat di daerah pemilihannya. (*)










