Arus Mudik Lebaran Pelabuhan Nusantara Masih Terpantau Padat

Jumat, 27 Maret 2026 - 17:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana kepadatan penumpang di dermaga pelabuhan nusantara Parepare, saat KM Lambelu tiba membawa penumpang 1.200 jiwa

Suasana kepadatan penumpang di dermaga pelabuhan nusantara Parepare, saat KM Lambelu tiba membawa penumpang 1.200 jiwa

SUARADARING.COM, PAREPARE – Memasuki H+6 Lebaran Idulfitri 2026, suasana arus mudik setelah hari raya masih terpantau padat di Pelabuhan Nusantara, Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Jumat, 27 Maret 2026.

Sebanyak 3.235 penumpang tercatat turun dari tiga kapal yang bersandar. Penumpang yang mayoritas merupakan perantau baru sempat mudik karena sebelumnya tidak mendapatkan tiket atau baru memperoleh cuti dari tempat kerja.

Kepadatan penumpang sempat memicu desak-desakan saat proses turun dari kapal. Kondisi ini terlihat sesaat setelah KM Lambelu yang tiba dari Balikpapan bersandar di dermaga. Bahkan, sejumlah penumpang lanjut usia terpaksa dievakuasi oleh petugas untuk membantu mereka turun dengan aman dari tangga kapal.

Para pemudik yang sebagian besar berasal dari Kalimantan ini terlihat tidak sabar untuk segera melanjutkan perjalanan ke kampung halaman mereka di berbagai daerah di Sulawesi Selatan.
Salah satu pemudik tujuan Bone, Irham, mengaku baru bisa mudik karena kendala tiket.

“Saya dari Balikpapan mau ke Bone. Baru dapat tiket sekarang, sebelumnya tidak kebagian. Tidak apa-apa, yang penting bisa bertemu keluarga, walau cuti hanya sekitar dua minggu,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Tasnawarin, pemudik asal Tarakan tujuan Parepare. Ia menyebut baru memiliki kesempatan pulang setelah mendapatkan rezeki dan izin dari orang tua.

“Dari Tarakan mau ke Parepare, baru ada kesempatan mudik. Paling sekitar satu sampai dua minggu di kampung,” katanya.

Berdasarkan data KSOP Parepare, terdapat tiga kapal yang bersandar hari ini, yakni KM Lambelu dan KM Bukit Siguntang dari Balikpapan, Nunukan, dan Tarakan, serta KM Swarna Bahtera dari Balikpapan.

Secara kumulatif hingga H+6 Lebaran, jumlah penumpang yang turun di Pelabuhan Nusantara Parepare mencapai 33.884 jiwa, meningkat 25,14 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, jumlah penumpang yang berangkat tercatat sebanyak 12.257 jiwa atau naik 7,81 persen dibandingkan tahun lalu.

Lonjakan ini menunjukkan bahwa fenomena mudik pasca-Lebaran masih menjadi tren, terutama bagi para pekerja yang tidak sempat pulang saat puncak arus mudik. (*)

Facebook Comments Box

Bagikan:

Berita Terkait

Truk Bermuatan Sekam Padi Timpa Mini Bus
Antrean Kendaraan Solar Picu Kecelakaan Beruntun di Parepare Hingga Memakan Korban Jiwa
Truk Kontainer Lindas Pengendara Sepeda Motor Korban Meninggal di TKP
Truk Bermuatan Kecap dan Saus Hantam Minibus Hendak Parkir di Café Retail
Warga Sesalkan Kantor Pusat Layanan Publik Tidak Miliki Mesin Genset
Petugas Gabungan Geledah Blok Hunian Rutan Kelas IIB Barru
Api Karhutla Menyambar Rumah Warga, Tim SAR Batalyon B Pelopor Turun Tangan
Kekeringan Sawah di Sidrap, Brimob Turun Tangan Salurkan Air Bantu Irigasi Persawahan Petani dengan Mobil AWC

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:36 WITA

Truk Bermuatan Sekam Padi Timpa Mini Bus

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:43 WITA

Antrean Kendaraan Solar Picu Kecelakaan Beruntun di Parepare Hingga Memakan Korban Jiwa

Jumat, 11 September 2026 - 00:02 WITA

Truk Kontainer Lindas Pengendara Sepeda Motor Korban Meninggal di TKP

Minggu, 6 September 2026 - 23:44 WITA

Truk Bermuatan Kecap dan Saus Hantam Minibus Hendak Parkir di Café Retail

Rabu, 2 September 2026 - 16:04 WITA

Warga Sesalkan Kantor Pusat Layanan Publik Tidak Miliki Mesin Genset

Berita Terbaru

Kondisi kendaraan minibus penyot pada bagian depan saat tertimpa truk dalam kecelakaan

Peristiwa

Truk Bermuatan Sekam Padi Timpa Mini Bus

Minggu, 18 Okt 2026 - 17:36 WITA

Advertorial

Penumpang Internasional Kini Bisa Pesan Whoosh Lewat All Indonesia

Jumat, 16 Okt 2026 - 23:05 WITA