SUARADARING.COM, PAREPARE – Meningkatnya eskalasi perang di Timur tengah AS-Israel dan Iran. Hal itu dapat berpotensi memicu kekhawatiran bagi masyarakat khususnya para Jamaah Calon Haji (JCH) kota Parepare, Sulawesi selatan yang rencana akan berangkat tahun ini.
Sementara itu Kementerian Haji dan Umrah Parepare, meminta JCH kota Parepare tetap tenang sambil menunggu pengumuman resmi dari pemerintah pusat. Seperti yang diungkapkan kepala kantor Kementerian Haji dan Umrah H. Jami kepada suaradaring.com. Senin, 30 Maret 2026
.”Kami dari kementerian Haji dan umrah Parepare mendapat informasi dari pusat bahwa situasi yang terjadi di Arab saudi sekarang ini, sementara kementerian haji dan umrah pusat mengkomunikasi menteri yang ada di sana, sehingga disampaikan kepada kami bahwa untuk menyampaikan kepada jamaah untuk tetap tenang saja, kita menunggu situasi yang ada. Insyallah pemerintah pusat akan mengusahakan bagaimana jamaah bisa berangkat dengan aman,”ungkapnya.
“Kalaupun ada nanti situasi yang tidak memungkinkan kami dari kementerian haji dan umrah atas instruksi pusat akan menyampaikan,”lanjutnya.
Menurut informasi kantor Kementerian Haji dan Umrah Parepare, sedikitnya 96 JCH yang telah siap berangkat menuju Baitullah, tanah Succi Makkah, Arab Saudi.
“untuk JCH kota Parepare yang akan siap berangkat tahun ini sebanyak 96 orang. Sudah lengkap semua berkasnya,”Ungkap H.Jami.
Pantau media perang AS-Israel dan Iran masih terus memanas, sejumlah fasilitas publik serta infrastruktur hancur di beberapa wilayah Israel dan Iran akibat hantaman rudal. (*)










