TNI Amankan Komplotan Terduga Pelaku “Pasobis” di Sidrap

Jumat, 25 April 2025 - 16:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komplotan terduga penipu

Komplotan terduga penipu "Sobis" di Sidrap diamankan anggota TNI

SUARADARING.COM, MAKASSAR – TNI berhasil mengamankan 40 orang terkait dengan kasus penipuan yang dikenal dengan istilah “Sobis” melalui media sambungan telfon dengan beragam modus.

Penangkapan tersebut berlangsung di wilayah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi selatan, pada Kamis, 24 April 2025.

Hal itu disampaikan oleh Brigjen TNI Andre Rumatayan (Danrem 141/TP), saat melakukan konferensi pers di Aula Deninteldam XIV/Hasanuddin, Kota Makassar, Sulawesi selatan.

Pada kesempatan itu, Brigjen TNI Andre Rumatayan (Danrem 141/TP), menjelaskan kronologi penangkapan berawal dari informasi masyarakat dan laporan sejumlah anggota TNI yang menjadi korban penipuan.

“Anggota melakukan penggerebekan pada Kamis 24 April 2025 sekitar pukul 19.30 Wita di Kelurahan Pangkejene, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidrap,” Jelasnya.

Dia menyebutkan, Dari hasil penangkapan ada 40 orang yang terduga komplotan pelaku ikut diamankan.

“Sebanyak 40 orang terduga pelaku berhasil diamankan dalam satu rumah yang dijadikan markas operasional mereka. Selanjutnya para pelaku akan diserahkan ke pihak kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Danpomdam XIV/Hsn, Kolonel Inf Robinson Tallupadang menambahkan, Sindikat ini menjalankan aksinya tidak hanya di dalam negeri, namun juga menjangkau korban di luar negeri, seperti Malaysia.

“Lokasi berhasil diungkap setelah penyelidikan mendalam oleh tim siber dan intelijen gabungan Kodam XIV/Hasanuddin,” ujarnya.

Kapendam XIV/Hasanuddin, Kolonel Arm Gatot Awan Febrianto menyampaikan praktik penipuan dalam bentuk sobis ini sangat meresahkan masyarakat.

“Modusnya mencakup penawaran investasi palsu dan penjualan barang fiktif secara daring. Dari hasil penyelidikan, para pelaku mengaku bekerja untuk seseorang bernama H. Kasri, yang disebut sebagai bos sindikat dan memberikan komisi sebesar 20 persen dari hasil penipuan,” jelasnya.

Dalam penggerebekan itu, aparat juga mengamankan sejumlah barang bukti antara lain 144 unit handphone, 5 laptop, 4 buah badik, dan 1 alat cetak resi.

“Kodam XIV/Hasanuddin menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penegakan hukum dan menjaga keamanan siber di wilayah Sulawesi Selatan dan sekitarnya,” tutupnya.

Hadir dalam konferensi pers diantaranya, Brigjen TNI Andre Rumatayan (Danrem 141/TP), Kolonel Cpm Imran Ilyas (Danpomdam XIV/Hsn), Kolonel Inf Robinson Tallupadang (Asintel Kasdam XIV/Hsn), dan Kolonel Arm Gatot Awan Febrianto (Kapendam XIV/Hsn). (*)

Facebook Comments Box

Bagikan:

Berita Terkait

Pria Ini Ditangkap Polisi Usai Menggasak Uang 5 Juta untuk Kebutuhan Judol
Over stay 101 Hari, Imigrasi Parepare Deportasi WN Malaysia Ke Tawau
Polisi Selidiki Temuan Ratusan Karung Bekas SPHP Menumpuk di Jalan
Polisi Belum Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Tunjangan Perumahan DPRD Parepare
Polres Parepare Ungkap Kasus Kejahatan Hasil Operasi Pekat 2026
Dikhawatrikan Mendek Tim KAJ Pertanyakan Kasus Kekerasan Jurnalis
Ditjenpas Pindahkan 115 Warga Binaan Kategori High Risk ke Lapas Nusakambangan
Niat Tebus Jaminan Sepeda Motor Saudaranya Kandas Hingga Berujung di Polisi

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:32 WITA

Pria Ini Ditangkap Polisi Usai Menggasak Uang 5 Juta untuk Kebutuhan Judol

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:58 WITA

Over stay 101 Hari, Imigrasi Parepare Deportasi WN Malaysia Ke Tawau

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:25 WITA

Polisi Selidiki Temuan Ratusan Karung Bekas SPHP Menumpuk di Jalan

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:42 WITA

Polisi Belum Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Tunjangan Perumahan DPRD Parepare

Senin, 27 Juli 2026 - 15:46 WITA

Polres Parepare Ungkap Kasus Kejahatan Hasil Operasi Pekat 2026

Berita Terbaru

Antusias peserta worshop mengikuti materi pembuatan minyak jelantah jadi lilin aromatik di Gudmud Coffee and Roastery

Ragam

Warga Lirik Limbah Minyak Jelantah Jadi Lilin Aromatik

Sabtu, 22 Agu 2026 - 15:40 WITA