Tokoh Agama Minta Polisi Perketat Pengawasan Kontes Ketangkasan Ayam Jago Menghadapi Bulan Ramadan

Minggu, 23 Februari 2025 - 15:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana kontes ketangkasan ayam jago di kota Parepare, Sulawesi selatan.

Suasana kontes ketangkasan ayam jago di kota Parepare, Sulawesi selatan.

SUARADARING.COM, PAREPARE – Menghadapi bulan suci Ramadan Perkumpulan Penghobi Ayam Kontes Nusantara (PPAKN) kembali menggelar kontes ketangkasan ayam jago di kota Parepare, Sulawesi selatan (Sulsel).

Hanya saja pelaksanaan kegiatan ini tokoh agama meminta Polisi setempat, memperketat pengawasannya agar ajang tersebut tidak menjadi ajang perjudian offline dengan modus kontes. Hal itu diungkapkan kordinator Organisasi Masyarakat (Ormas) Forum Peduli Umat (FPU) Rahman Saleh yang dihubungi. Minggu, 23 Februari 2025.

“Polres diminta pantau kontes ini agar tidak menjadi ajang perjudian offline dgn modus kontes, apalagi ini jelang Ramadhan dimana ummat islam diharapkan fokus persiapan hadapi bulan Ramadhan,” pintanya

“Kabarnya uang pendaptaran capai 50jutaan,”ucapnya

Sebelumnya juga di tahun 2022 silam, kontes ketangkasan ayam jago yang dilaksanakan oleh PPAKN sempat viral di media, karena diduga ada unsur judi di dalamnya.

Sementara Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan, Muhammad Ari Azhari, menjelaskan bahwa tujuan utama dari kontes ini adalah memberikan wadah resmi bagi para pecinta ayam jago untuk berkompetisi dengan sehat dan aman.

“Kontes ini tidak hanya tentang menilai kepakan sayap dan loncatan, tetapi juga tentang menjunjung tinggi budaya dan tradisi kita,” ungkap Ari

Selain menjadi upaya melestarikan budaya, kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi pada ekonomi lokal dengan melibatkan para pedagang setempat.

“Mappatabe, kami fokus pada peningkatan ekonomi lokal agar semua pihak merasa tenang, kenyang, aman, dan sukses,” tambahnya.

Sebagai langkah menjaga keamanan, Ari menekankan bahwa tidak ada unsur judi dalam kegiatan ini.

“Kami ingin kontes ini berlangsung dengan penuh sportivitas dan keseruan, tanpa adanya perjudian yang merusak citra kegiatan,” tegasnya.

Diketahui kontes ketangkasan ayam jago ini yang ketiga kalinya digelar di kota Parepare, Sulsel, yang hari ini Minggu, 23 Februari 2025, kembali digelar.

Adapun aturan kontes ketangkasan ayam jago:
1. Persyaratan Ayam: Usia, bobot, dan jenis ayam yang diizinkan.
2. Pemeriksaan dan Seleksi: Ayam harus melalui pemeriksaan timbangan dan seleksi sebelum masuk arena.
3. Perlindungan Ayam: Ayam dilengkapi dengan perlindungan seperti pembungkus kaki.
4. Larangan Judi: Praktik perjudian dilarang dan akan ditindak tegas.
5. Keamanan: Keamanan ayam dan penonton menjadi prioritas, termasuk pengawasan untuk mencegah kekerasan. (*)

Facebook Comments Box

Bagikan:

Berita Terkait

Pastikan Kelayakan Armada, KSOP Parepare Lakukan Pemeriksaan Alat Keselamatan Kapal
AKP Sukri Abdullah Jabat Polsek Ujung Polres Parepare, Siap Jalankan Amanah dengan Profesionalisme
DPD Gapembi Parepare Gandeng PT Mitra Training Indonesia Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Keamanan Pangan
IJTI Sulselbar Bahas Perlindungan Jurnalis dan Regulasi Pers di Milad ke-28
Pegawai Lapas Parepare Jalani Tes Urine Dukung 15 Program Aksi Menteri IMIPAS
Beroperasi Ilegal di Parepare, Jaringan MyRepublic Terancam Dicabut
Imigrasi Parepare Limpahkan Deteni WN Kamerun ke Rudenim Makassar
Imigrasi Parepare hadirkan PASPORIA di Car Free Day Sidrap, 46 Warga Nikmati Layanan Paspor Akhir Pekan

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 16:10 WITA

Pastikan Kelayakan Armada, KSOP Parepare Lakukan Pemeriksaan Alat Keselamatan Kapal

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:20 WITA

AKP Sukri Abdullah Jabat Polsek Ujung Polres Parepare, Siap Jalankan Amanah dengan Profesionalisme

Minggu, 9 Agustus 2026 - 20:04 WITA

DPD Gapembi Parepare Gandeng PT Mitra Training Indonesia Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Keamanan Pangan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:17 WITA

IJTI Sulselbar Bahas Perlindungan Jurnalis dan Regulasi Pers di Milad ke-28

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:27 WITA

Pegawai Lapas Parepare Jalani Tes Urine Dukung 15 Program Aksi Menteri IMIPAS

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Over stay 101 Hari, Imigrasi Parepare Deportasi WN Malaysia Ke Tawau

Sabtu, 15 Agu 2026 - 09:58 WITA