SUARADARING.COM, PAREPARE – Kantor Imigrasi kelas II TPI Parepare, Sulawesi selatan, melakukan press rilis capaian kinerja sepanjang tahun 2024, di Aula lantai dua Imigrasi Parepare. Selasa, 31 Desember 2024.
Pres rilis yang dipimpin langsung Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Parepare, Andi Ruswan Said, dihadiri beberapa kepala bidang, dan awak media.
Dalam kesempatan itu, Ruswan memaparkan sejumlah capaian kinerja sepanjang tahun 2024 kepada awak media, sebagai bentuk laporan hasil dalam melaksanakan perintah negara.
Ruswan kepada awak media menyebutkan, tahun 2024 Penerimaan Nasional Bukan Pajak (PNBP) melampui target sebeser 5 miliar rupih lebih.
“tahun 2024 PNBP kami meningkat yakni sebesar, Rp. 13.833.291.868. jauh melampoi target tahun 2024 sebesar Rp. 5.851.888.000. ini merupakan capaian yang luar biasa bagi kami dapat melampoi target yang ada,”ucapnya.
Tak hanya PNBP yang alami kenaikan, lanjut Ruswan penerbitan paspor juga mengalami kenaikan yang signifikan, dimana pada tahun 2023 permohonan penerbitasn paspor sebanyak 26.368, sementara di tahun 2024 meningkat sebanyak 28.021.
“Jadi memang kita di Sulawesi selatan khususnya di Imgrasi Parepare, karena kita mengawasi 8 wilayah. Permohonan penerbitasn paspor tahun 2024 memang mengalami peningkatan sebanyak 28.021, dibanding dengan tahun 2023 sebanyak 26.368, itu di dominasi permohonan umroh,”terang Ruswan.
Selama 2024 pihak Imigrasi kelas II TPI Parepare, telah mendeportasi Warga Negara Asing (WNA) sebanyak 3 kali, dengan beragam jenis pelanggaran. Hal itu diuraikan Ruswan kepada awak media.
“selama 2024 kami Imigrasi Parepare telah melakukan pendeportasian terhadap WNA sebanyak 3 kali, dengan beragam pelanggaran keimigrasian. 2 kali warga negara Malaysia dan 1 kali warga negara Filipina, dan 2 orang deteni berkewarganegaraan Malaysia,”urainya.
Pihaknya juga mencatat jumlah izin tinggal keimigrasian diantaranya Izin Tinggal Kunjungan (ITK) sebanyak 240 orang, Izin Tinggal Terbatas (ITAS) 31 dan Izin Tinggal Tetap (ITAP) 3.
Selain itu lanjut Ruswan, pengawasan terhadap kedatangan dan keberangkatan WNA juga menjadi prioritas dalam pelayanan Imigrasi. Pihaknya mencatat jumlah kedatangan dan Keberangkatan WNA melalui dua pelabuhan yakni Pelabuhan Nusantara Parepare dan Pelabuhan Garongkong Barru. Untuk kedatangan sebanyak 236 orang dan berangkat 849 orang.
Dalam kesempatan itu juga Ruswan kepada awak media memperkenalkan transformasi yang dialami oleh Imigrasi selama pemerintahan baru Presiden Prabowo dan Gibran. Sebelumnya Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (KEMENKUMHAM) kini bertransformasi menjadi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI (KEMENIPAS).
Imigrasi kelas II TPI Parepare dalam menyambut tahun 2025, pihaknya terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (*)










