Rugikan Negara KPPBC Parepare Musnahkan Jutaan Batang Rokok, Miras dan Makanan Ilegal

Selasa, 19 November 2024 - 13:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea Dan Cukai (KPPBC) type madia pabean C Parepare, Sulawesi selatan,  kembali melaksanakan pemusnahan barang milik negara secara simbolis di kawasan terminal pelabuhan nusantara Parepare. Selasa, 19 November 2024.

Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea Dan Cukai (KPPBC) type madia pabean C Parepare, Sulawesi selatan, kembali melaksanakan pemusnahan barang milik negara secara simbolis di kawasan terminal pelabuhan nusantara Parepare. Selasa, 19 November 2024.

SUARADARING.COM, PAREPARE – Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea Dan Cukai (KPPBC) type madia pabean C Parepare, Sulawesi selatan, kembali melaksanakan pemusnahan barang milik negara secara simbolis di kawasan terminal pelabuhan nusantara Parepare. Selasa, 19 November 2024.

Pemusnahan barang milik negara tersebut, berupa barang kena cukai seperti rokok, minuman mengandung etil alkohol ilegal dan makanan impor ilegal.

Adapun jumlah dan nilai barang yang dimusnahkan yakni sebanyak 1.648.420 batang rokok dengan perkiraan nilai barang sebesar Rp. 2.250.122.100, tembakau iris sebanyak 110 gram dengan perkiraan barang Rp. 30.250.000, minuman keras ilegal sebanyak 398, 15 liter diperkirakan senilai Rp. 46.163.000, selain rokok dan minuman keras, KPPBC Parepare juga menindak makanan ilegal sebanyak 8.093 gram dengan nilai barang sebesar Rp. 2.257.129

kepala kppbc Parepare, Dawny Marbagio mengungkapkan barang-barang tersebut merupakan hasil penindakan Bea Cukai Parepare selama periode oktober 2023 hingga oktober 2024, dengan kerugian negara mencapai Rp. 1.577.768.847.

“kami melakukan pemusnahan barang hasil penindakan bea cukai Parepare selama kurung waktu oktober 2023 sampai dengan oktober 2024. Barang penindakan ini berupa rokok ilegal dan juga minuman ilegal yagn telah kami sita dan melakukan penindakan kurang lebih 1,6 juta barang untuk rokok ilegal, untuk minuman mangandung etil alkohol atau minuman keras sebesar kurang lebih 360an liter, dan ada beberapa sedikit makanan dan minuman impor ilegal,”terang Dawny kepada awak media saat diwawancarai.

Dawny tidak menyebutkan secara detail daerah yang menjadi terbesar hasil penindakan berupa rokok tidak memiliki cukai, ia hanya menyebutkan secara keseluruhan dari wilayah pengawasannya.

“kalau secara wilayah kerja kami dari kabupaten barru sampai mamuju itu hampir sama aja rata-ratanya tersebar di seluruh wilayah, kalau terbanyak saya kira datanya kurang bisa kita detailkan karena waktu juga, tapi hampir sebagian kabupaten/kota kita awasi itu ada,”jelasnya.

Dalam menjalankan tugasnya sebagai Revenue Collector, Pada bulan Januari 2024 sampai dengan Oktober 2024 Bea Cukai Parepare telah menghimpun penerimaan sebesar Rp. 54,93 Miliar atau 89,72 % dari target penerimaan sebesar Rp. 61,23 Miliar.

Bea Cukai Parepare dari tahun ke tahun berkomitmen untuk senantiasa melakukan peningkatan pengawasan terhadap peredaran rokok dan minuman mengandung etil alkohol serta barang-barang ilegal lainnya.

Kegiatan pemusnahan itu dihadiri unsur Forum Komnunikasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA) kota Parepare, TNI-Polri, Pelindo, KSOP Parepare, KPP Parepare, KPNL, perwakilan instansi pemerintahan daerah Barru, Pinrang, Wajo, Soppeng, SIdrap dan Mamuju, serta instansi terkait lainnya. (*)

Facebook Comments Box

Bagikan:

Berita Terkait

Dikhawatrikan Mendek Tim KAJ Pertanyakan Kasus Kekerasan Jurnalis
Ditjenpas Pindahkan 115 Warga Binaan Kategori High Risk ke Lapas Nusakambangan
Niat Tebus Jaminan Sepeda Motor Saudaranya Kandas Hingga Berujung di Polisi
Polsek Ujung Amankan Pemuda Usai Transaksi Narkoba
Demi Penuhi Kebutuhan Sehari-hari, Dua Pemuda di Parepare Curi Tabung Gas 3 Kg
Bea Cukai Parepare Pastikan Barang Bukti Tegahan Rokok Ilegal Aman
Polisi Belum Temukan Pelaku Pengeroyokan Kurir
Kurir Dikeroyok Orang Tak Dikenal Hingga Alami Luka di Wajah dan Kepala

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:46 WITA

Dikhawatrikan Mendek Tim KAJ Pertanyakan Kasus Kekerasan Jurnalis

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:26 WITA

Ditjenpas Pindahkan 115 Warga Binaan Kategori High Risk ke Lapas Nusakambangan

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:10 WITA

Niat Tebus Jaminan Sepeda Motor Saudaranya Kandas Hingga Berujung di Polisi

Senin, 15 Juni 2026 - 15:25 WITA

Polsek Ujung Amankan Pemuda Usai Transaksi Narkoba

Senin, 8 Juni 2026 - 15:40 WITA

Demi Penuhi Kebutuhan Sehari-hari, Dua Pemuda di Parepare Curi Tabung Gas 3 Kg

Berita Terbaru

Pimpinan Cabang Bulog Parepare saat diwawancarai usai melakukan Sidak di pasar

Ekonomi & Bisnis

Bulog Parepare Klaim Pendistribusian SPHP ke RPK sudah Sesuai Prosedur

Sabtu, 25 Jul 2026 - 15:22 WITA

Tim Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar, Sulawesi selatan, merupakan bagian dari Koalisi Advokasi Jurnalis (KAJ) Sulawesi Selatan mendatangi Kantor Ditreskrimum Polda Sulsel mempertanyakan perkembangan kasus dugaan kekerasan jurnalis LKBN ANTARA M Darwin Fatir

Hukum & Kriminal

Dikhawatrikan Mendek Tim KAJ Pertanyakan Kasus Kekerasan Jurnalis

Jumat, 24 Jul 2026 - 22:46 WITA