SUARADARING.COM, SIDRAP – Kementerian Pertahanan Republik Indonesia menggelar sosialisasi pembinaan kesadaraan bela negara, guna menjaga persatuan dan kesatuan bangsa khususnya menjelang pilkada serentak 7 november 2024 mendatang.di kabupaten Sidrap, Sulawesi sleatan. Senin,10 September 2024
Kegiatan yang dibuka langsung oleh Direktur bela negara Direktorat Jenderal potensi pertahanan Kemhan RI, Brigrjan TNI G Eko Sunarto, digelar di hotel Grand Sidny, kabupaten Sidrap. Dihadiri langsung Penjabat Bupati H. Basra, dan turut pula hadir BNN Sulsel, perwakilan Polres, serta unsur perwakilan Forum komunikasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA) kabupaten Sidrap.
Kegiatan sosialisasi pembinaan bela negara diselenggarakan dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga keamanan,ketentraman dan wilayah terutama menjelang pesta demokrasi.
Direktur bela negara Direktorat Jenderal potensi pertahanan Kemhan RI, Brigrjan TNI G Eko Sunarto, dalam sambutannya mengatakan pembinaan bela negara merupakan bagian dari revolusi mental dan menjadi program pemerintah, wajib diikuti warga negara Indonesia sesuai Undang-undang Dasar 1445.
“pembinaan kesadaran bela negara ini adalah merupakan suatu prorgam pemerintah dimana meupakan program nasional dalam menuju Indonesia emas di 2045. Diharapkan setiap warga negara tertanam nilai-nilai dasar bela negara, baik itu lingkup pekerja, leingkup pendidikan dan lingkup masyarakat,”jelasnya saat diwawancarai usai membuka kegiatan.
Ia juga berharap materi yang diterima materi-materi yang diterima dapat mensosialisasikan secara masif di masyarakat.
“untuk kali ini di kabupaten Sidrap, dalam lingkup masyarakat yang dihadiri tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, ormas. Ini diharapkan dengan nanti menerima tentang pembinaan kesadaran bela negara, dapat mensosialisasikan kepada lingkungan masing-masing, sehingga penyebaran nilai-nilai dasar bela negara ini dapat tersebar secara masif,;pungkasnya.
Sementara itu penjabat bupati Sidrap Basra, pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan tersebut, karena dapat menjadi wadah meningkatkan pemahaman tentang pentingnya peran setiap individu dalam menjaga dan membela negara, baik dalam konteks keamanan maupun sosial.
Kementerian pertahanan republik indonesia menggelar sosialisasi ini dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk para tokoh masyarakat, tokoh agama,toko adat serta unsur lainnya.
Dengan memahami bela negara dalam kehidupan sehari-hari dapat memperkuat rasa kebangsaan cinta tanah air. (*)










