Unik! Kedai Gudmud Jual Segelas Kopi untuk Kebaikan Lingkungan

Selasa, 14 Januari 2025 - 00:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gudmud Coffee & Roastery, di Jalan Sulawesi no.26, kecamatan Cappa Ujung Parepare, kota Parepare, Sulawesi selatan.

Gudmud Coffee & Roastery, di Jalan Sulawesi no.26, kecamatan Cappa Ujung Parepare, kota Parepare, Sulawesi selatan.

SUARADRING.COM, PAREPARE – Ada yang unik dari salah satu kedai kopi di sudut kota Parepare, Sulawesi selatan. Merupakan kota kelahiran presiden ke 3 Bj. Habibie.

Beralamatkan di Jalan Sulawesi no.26, Cappa Ujung, kota Parepare, Sulawesi selatan. Gudmud Coffee & Roastery hadir dengan desain interior vintage dan konsep slow bar, menyajikan kopi kopi berbeda mulai dari specialty Nusantara hingga mancanegara, yang jarang ditemukan di kedai kopi lainnya.

Selain sajian kopinya yang variatif, kedai kopi ini juga punya program yang sangat menarik, yaitu mengajak pelanggan berdonasi untuk kegiatan lingkungan. Dengan setiap pembelian kopi hitam, baik Americano ataupun manual brew, akan disisihkan untuk pembelian bibit mangrove atau bakau.

Pemilik kedai Syahrani Said, yang juga ketua yayasan Bumi Lestari, yang berfokus pada bidang lingkungan dan budaya mengatakan bahwa, program ini dimulai dengan semakin banyaknya isu yang muncul terkait menurunnya jumlah produksi kopi dikarenakan pemanasan global.

“Donasi yang didapatkan selama musim barat berlangsung akan dikumpulkan terlebih dahulu, dan baru akan digunakan untuk membeli bibit saat musim barat selesai, sehingga penanaman mangrove atau bakau dapat berjalan kondusif, pengunjung kedai juga dipersilahkan ikut berpartisipasi untuk menanam sendiri bibit yang telah mereka donasikan,” Jelas Rani sapaan akrabnya. Selasa, 14 Januari 2025.

Menurut Rani, belakangan ini dua Negara penghasil kopi terbesar di dunia yaitu Brazil dan Vietnam terus menerus mengalami gagal panen, sehingga mempengaruhi perputaran pasar kopi dunia, Indonesia dengan iklim yang mirip dengan Vietnam juga mengalami masalah yang sama.

Dengan adanya program ini, dia berharap semakin banyak masyarakat yang menyadari tentang seberapa bahanya pemanasan global dan pengaruhnya kepada hal hal yang tidak kita duga sebelumnya seperti secangkir kopi yang kita minum, semakin panas bumi, maka semakin langka kopi sehingga produk olahan turunannya juga akan mengalami kenaikan harga,”harapnya. (wn2)

Facebook Comments Box
Bagikan:

Berita Terkait

Wujud Komitmen Melayani Sepenuh Hati, Telkomsel Pamasuka Berhasil Jaga Kualitas Kenektivitas Pelanggan Selama Ramadan-Idulfitri 2026
Pelaku Usaha Tahu Tempe di Parepare Tertekan Tingginya Harga Bahan Baku
Lapas Parepare Gelar Donor Darah dalam Peringati Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62
Tetap Terhubung Meski Kuota Habis, Telkomsel Integrasikan Mode Dasar Instagram dengan SIMPATI
Halalbihalal Keluarga Besar Usman Balo, Refleksi Mengenang Sosok Pejuang Kharismatik Sulawesi Selatan
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Pastikan Stok Pertamax Turbo Makassar Aman di Tengah Peningkatan Konsumsi Jelang Idulfitri 1447 H
Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Sulsel Serahkan Zakat Fitrah kepada Kaum Duafa di Masjid Nurul Askar
Hari ke-26 Ramadan, Brimob Parepare bersama Bhayangkari Bagi Takjil ke Pengguna Jalan

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 14:31 WITA

Wujud Komitmen Melayani Sepenuh Hati, Telkomsel Pamasuka Berhasil Jaga Kualitas Kenektivitas Pelanggan Selama Ramadan-Idulfitri 2026

Jumat, 10 April 2026 - 15:05 WITA

Pelaku Usaha Tahu Tempe di Parepare Tertekan Tingginya Harga Bahan Baku

Kamis, 9 April 2026 - 11:46 WITA

Lapas Parepare Gelar Donor Darah dalam Peringati Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62

Rabu, 1 April 2026 - 23:49 WITA

Tetap Terhubung Meski Kuota Habis, Telkomsel Integrasikan Mode Dasar Instagram dengan SIMPATI

Kamis, 26 Maret 2026 - 15:54 WITA

Halalbihalal Keluarga Besar Usman Balo, Refleksi Mengenang Sosok Pejuang Kharismatik Sulawesi Selatan

Berita Terbaru