SUARADRING.COM, PAREPARE – Ada yang unik dari salah satu kedai kopi di sudut kota Parepare, Sulawesi selatan. Merupakan kota kelahiran presiden ke 3 Bj. Habibie.
Beralamatkan di Jalan Sulawesi no.26, Cappa Ujung, kota Parepare, Sulawesi selatan. Gudmud Coffee & Roastery hadir dengan desain interior vintage dan konsep slow bar, menyajikan kopi kopi berbeda mulai dari specialty Nusantara hingga mancanegara, yang jarang ditemukan di kedai kopi lainnya.
Selain sajian kopinya yang variatif, kedai kopi ini juga punya program yang sangat menarik, yaitu mengajak pelanggan berdonasi untuk kegiatan lingkungan. Dengan setiap pembelian kopi hitam, baik Americano ataupun manual brew, akan disisihkan untuk pembelian bibit mangrove atau bakau.
Pemilik kedai Syahrani Said, yang juga ketua yayasan Bumi Lestari, yang berfokus pada bidang lingkungan dan budaya mengatakan bahwa, program ini dimulai dengan semakin banyaknya isu yang muncul terkait menurunnya jumlah produksi kopi dikarenakan pemanasan global.
“Donasi yang didapatkan selama musim barat berlangsung akan dikumpulkan terlebih dahulu, dan baru akan digunakan untuk membeli bibit saat musim barat selesai, sehingga penanaman mangrove atau bakau dapat berjalan kondusif, pengunjung kedai juga dipersilahkan ikut berpartisipasi untuk menanam sendiri bibit yang telah mereka donasikan,” Jelas Rani sapaan akrabnya. Selasa, 14 Januari 2025.

Menurut Rani, belakangan ini dua Negara penghasil kopi terbesar di dunia yaitu Brazil dan Vietnam terus menerus mengalami gagal panen, sehingga mempengaruhi perputaran pasar kopi dunia, Indonesia dengan iklim yang mirip dengan Vietnam juga mengalami masalah yang sama.
Dengan adanya program ini, dia berharap semakin banyak masyarakat yang menyadari tentang seberapa bahanya pemanasan global dan pengaruhnya kepada hal hal yang tidak kita duga sebelumnya seperti secangkir kopi yang kita minum, semakin panas bumi, maka semakin langka kopi sehingga produk olahan turunannya juga akan mengalami kenaikan harga,”harapnya. (wn2)










