SUARADARING.COM, PAREPARE – Orado Pengurus Cabang (Pengcab) kota Parepare, Sulawesi selatan, menggelar tournament cup 2026, sebagai langkah awal pengembangan prestasi olahraga dan ajang penjaringan atlet muda berbakat.
Untuk pertama kalinya tournament orado cup 2026 digelar di kota Parepare. Kompetisi ini dipusatkan di Gedung Pratista Polres Parepare dalam rangka hut Bhayangkara ke-80 tahun.
Sebanyak 112 pasang peserta dari berbagai daerah di Sulawesi selatan berpartisipasi mengikuti tournamen tersebut. Adapun kelas yang dipertandingkan adalah mulai dari tingkat junior, senior dan eksekutif.
Kompetisi yang dibuka langsung Kapolres Parepare, AKBP. Indra Waspada Yuda merespon baik kompetisi tersebut, dan sangat mengapresiasi karena dapat melahirkan atlet-atlet muda berbakat mewakili daerah masing-masing, seperti dengan taklainnya “Memintarkan Indonesia” berharap kompetisi ini bisa dipertahankan dan berjalan lebih sportif.
Sementara ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Fadly Agus Mante, menyampaikan apresiasi atas terlaksananya tournament orado cup 2026 dalam rangka HUT ke-80 Bhayangkara. Menurutnya kompetisi ini adalah langkah awal dalam pengembangan atlet baru dan prestasi olahraga Orado khususnya di kota Parepare.
“Dengan adanya pelaksanaan tournament orado dalam rangka hut ke 80 bhayangkaran. Tentu sebagai wadah berhimpunnya olahrga prestasi. Kami dari koni mengapresiasi pelaksanaan tournament tersebut. Hal lain tentu ini sangat menggembirakan sebagai cabor yang paling bungsu di koni kota Parepare orado adalah cabor ke 45 nantinya akan disahkan di dalam rapat kerja kota koni Parepare,”ungkapnya.
Dalam pembukaan itu ketua KONI juga telah menyerahkan rekomendasi untuk segera melengkapi struktur kepengurusan dan syarat-sayarat lainnya agar supaya dapat diharmonisasi dalam rapat kerja KONI kota Parepare untuk pengembangan prestasi dan pembinaan atlet.
“Kami juga telah menyerahkan rekomendasi agar struktur kepengrusan serta syarat-syarat lainnya untuk disampaikan ke pengurus kota. Agar supaya dapat kita harmonisasi dalam program besar koni dalam mewujudkan program pembinaan prestasi yang berjenjang system matis dan terukur. Dan tentu putra-putri terbaik yang ada di kota Parepare bisa menyumbangkan prestasinya melalui cabang-cabang olahrga yang berhimpun di koni,”pungkasnya.
Sementara Ketua panitia Marselino mengatakan, tournamen yang digelar pertama kali di kota Parepare ini, dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80 sekaligus sebagai ajang penjaringan atlet-atlet muda berbakat mewakili daerah di kompetisi-kompetisi berikutnya.
“Orado ini adalah olahraga domino yang menggunakan batu. Kegiatan ini dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80 selain itu di kompetisi ini kami juga menjaring bibit- bibit atlet muda dari peserta junior untuk mewakili kota Parepare di kompetisi-kompetisi berikutnya,”jelasnya.
“Pesertanya dari berbagai daerah di Sulsel, peserta di kapolres cup ini seniornya ada 64 pasang, junior 16 pasang dan untuk eksekutif Bhayangkara ada 32 pasang jadi total 112 peserta,”tandasnya.
Para peserta terlihat antusias mengikuti turnamen tersebut. Mereka menilai kejuaraan seperti ini menjadi kesempatan untuk mengukur kemampuan sekaligus menambah pengalaman menghadapi lawan dari berbagai daerah.
Dengan adanya pembinaan yang berkelanjutan melalui kompetisi, Turnamen Orado diharapkan dapat melahirkan atlet-atlet muda berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat regional maupun nasional. (*)










