SUARADARING.COM, PAREPARE – Pemerintah kota (Pemkot) Parepare, Sulawesi selatan, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (DISDIKBUD), melaksanakan proyek pembangunan WC sekolah yang anggarannya fantastis hingga ratusan juta rupiah.
Proyek tersebut menuai sorotan warganet di media sosial karena dinilai berlebihan. Wc senilai 166 juta rupiah setara dengan perumahan subsidi itu, juga menuai sorotan dari anggota Komisi II DPRD Parepare.
Anggota komisi II DPRD Parepare, Sappe, kepada awak media saat melakukan Inspeksi mendadak (SIDAK) di lokasi proyek pembangunan WC yang terdapat di SD Negeri 3 kota Parepare. Selasa, 11 November 2025.
“Viral di media sosial pembangunan wc dengan anggaran 166.500 ribu rupiah. Tapi sbenarnya yang kami tahu dan kami lihat datanya itu, sebenarnya anggarannya dulu itu 167 juta. Nah speknya yang kami lihat nah kemudian masyarakat melihat memperbandingkan antara anggaran wc yang dbuat di sekolah-sekolah ini dengan anggaran 166 juta dibandingkan dengan rumah subsidi yang kurang lebih 173 juta. Kalau rumah subsidi itu ada tanahnya ada bangunannya, sementara kalau wc ini itu hanya bangunannya ada nilainya tanahnya sudah tidak ada,”terangnya.
“Dengan besaran sepertii ini tentunya dengan anggaran 166 juta itu sudah kelewatan kami anggap itu terlalu banyak,”ungkapnya dengan nada tegas.
Meskipun diketahui DPRD Parepare telah menyetujui penggunaan anggaran tersebut, namun Sappe berkilah ia tidak tahu kalau hasilnya seperti itu, berbeda saat presentase dalam rapat.
“Ia kami merestui, karena persentasenya pada saat itu bahwa bangunan wc tidak seperti yang kami lihat, bangunannya itu ada 3 wc berpisah tidak satu ruangan di dalam kemudian ada 4 wc seperti ini,”pungkas juru bicara DPD PKS Parepare itu.
Proyek pembangunan WC SDN 3 Parepare, menelan biaya 166 juta rupiah lebih, dengan menggunakan anggaran Dana Alokasi Umum (DAU) tahun 2025, yang ditargetkan rampung hingga 25 November 2025 dikerjakan oleh CV. Ikhawal Ciptady.
Dieketahui total ada 13 SD dan 8 SMP yang akan melaksanakan pengerjaan toilet tersebut. Nilai kontraknya berbeda-beda namun rata-rata dimulai dari RP 163,9 juta hingga Rp 166,8 juta. (*)










