Reses Ketua DPRD, Kaharuddin Kadir: Pertumbuhan Ekonomi Parepare Kurang Bagus Dipicu Inflasi Tinggi

Kamis, 18 September 2025 - 19:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Parepare, Kaharuddin Kadir saat memaparkan dalam rangka reses

Ketua DPRD Parepare, Kaharuddin Kadir saat memaparkan dalam rangka reses

SUARADARING.COM, PAREPARE – Ketua DPRD Parepare, Sulawesi selatan, Kaharuddin Kadir kembali melaksanakan reses untuk meyerap aspirasi warga maupun para konstituen yang ada di wilayah pemilihan kecamatan Soreang.

Reses yang digelar di salah satu cafe di Jalan Abubakar Lambogo, kota Parepare, dihadiri dari berbagai latar belakang pekerjaan dan organisasi serta warga lainnya. Seperti pegiat aktivis, LSM, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, pelaku UMKM, RT/RW dan awak media. Rabu, 17 September 2025

Dalam pengantarnya, Kaharuddin Kadir memaparkan perkembangan pertumbuhan ekonomi di kota Parepare, dianggap kurang baik karena inflasi tinggi dan beberapa kebijakan wali kota Parepare yang dianggap sifatnya insidentil.

Menurut Kahar (Sapaan) kota Parepare sedikit mendapat rekor kurang bagus karena salah satu daerah di Sulsel memiliki tingkat inflasi tertinggi.

Dilansir dari detik.com, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Kota Parepare telah mengalami inflasi tertinggi di Sulawesi Selatan (Sulsel), sebanyak 4 kali secara tahunan (year on year/y-on-y) sepanjang 2025. Inflasi di Parepare dipicu kenaikan harga barang atau komoditas tertentu mulai dari emas hingga beras.

BPS Sulsel, inflasi Parepare selama Januari hingga Agustus 2025 cenderung dinamis. Namun inflasi Parepare tertinggi dibanding daerah lain di Sulsel terjadi pada Maret sebesar 1,98%, April 3,68%, Juli 4,35% dan Agustus sebesar 4,46%.

“Terkait dengan pertumbuhan ekonomi di kota Parepare, saya mncoba untuk membedah situasi ini, ini terkait dengan data yang saya dapat. Kita di kota Parepare ini mencatat rekor, cuman rekornya sedikit kurang bagus, karena kita daerah yang mempunyai tingkat inflasi yang tertinggi. Jadi beda kalau pertumbuhan ekonomi tinggi itu artnya positif, tapi kalau inflasi yang tinggi itu keadaannya kurang baik. itulah kita harus melakukan penghematan bukan cuman pemerintah tetapi juga masyarakat,”paparnya dalam reses.

Lebih jauh Kahar mendiskripsikan secara singkat, teori ekonomi moderen yang mampu menekan angka inflasi agar tidak melambung

“Kalau dalam teori ekonomi moderen itu mengatakan bahwa salah satu cara untuk menekan angka inflasi supaya tidak melambung, basis masyarakat ini yang harus didorong. Seperti UMKM kita harus dorong secara bersama, UMKM kita harus ditumbuhkan,”uraiannya.

Hanya saja politikus Partai Golkar itu, menyebut fenomenal yang ada di kota Parepare secara faktual, adalah ada kebijakan yang dilakukan pemerintah daerah yang kontradiktif dengan teori ekonomi moderen

” Nah fenomenal yang ada di kota Parepare secara faktual ada kebijakan yang dilakukan pemerintah daerah kelihatannya agak kontradiktif dengan teori ekonomi ini. Kalau teori ekonomi mengatakan bhawa dalam rangka memperkuat pertumbuhan ekonomi maka ekonomi yang berbasis masyarakat harus didorong UMKM, sementara ada kebijakan, kalau saya lihat catatan di dinas perindag ada 17 ribu umkm yang terdapat di kota parepare,”jelasnya.

“kami katakan kontradktif, karena seharusnya umkm ini yang akan kita dorong ke depan, harus didorong secara bersamaan dan substanabel, harus berkelanjutan jangka panjang. Nah kelihatan yang dilakukan oleh pemerinta adalah mendorong UMKM tapi sifatnya mematikan. Justru even yang dilakukan di lapangan ini mematikan sektor UMKM yang ada di pasar senggol, dii daerah lain juga seperti di cempae itu juga mematikan UMKM.

“Inilah juga kelihatannya yang memicu lemahnya pertumbuhan perekonomi kita, karena banyak UMKM yang melakukan stop kegiatan, ya karena mungkin kebijakan umkm yang melarang di atas trotoar mungkin ini salah satunya,”pungkasnya

Dalam reses itu salah satu pelaku UMKM yang hadir mempertanyakan kegiatan event di lapangan yang terus menerus, membuat omzet usahanya menurun drastis.

Seluruh aspirasi dan keluhan warga yang hadir dalam reses tersebut, Kaharuddin kadir siap mengawal dan akan dilakukan evaluasi terkait dengan pelaksanaan event tersebut. (*)

Facebook Comments Box

Bagikan:

Berita Terkait

Asyari Abdullah Serahkan Bantuan Pembangunan Masjid saat Reses di Lappa Anging
Anggota DPRD Parepare Jusvari Genda Serap Aspirasi Konstituen, Siap Perjuangkan di Parlemen
Konstituen Puji Kinerja Ligislator Sri Tanty Mariani Nasrah, Kawal Aspirasi Warga di DPRD Parepare
Reses Anggota DPRD Sappe, Warga Ramai Pertanyakan Perubahan Desil
Anggota DPRD Parepare Hj. Faridah Berjanji Tetap Kawal Aspirasi Warga di Tengah Efisiensi
Asy’ari Abdullah Berikan Kejutan Warga Saat Reses di Galung Maloang
Reses Anggota DPR RI: Taufan Pawe Serap Aspirasi Bagi Kelompok Disabilitas di Parepare
Wakil Ketua Komisi II DPRD Parepare Apresiasi Kunjungan Anggota DPR RI Ismail Bachtiar di Pelabuhan Nusantara Parepare

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 13:16 WITA

Asyari Abdullah Serahkan Bantuan Pembangunan Masjid saat Reses di Lappa Anging

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:43 WITA

Anggota DPRD Parepare Jusvari Genda Serap Aspirasi Konstituen, Siap Perjuangkan di Parlemen

Jumat, 15 Mei 2026 - 22:37 WITA

Konstituen Puji Kinerja Ligislator Sri Tanty Mariani Nasrah, Kawal Aspirasi Warga di DPRD Parepare

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:30 WITA

Reses Anggota DPRD Sappe, Warga Ramai Pertanyakan Perubahan Desil

Kamis, 14 Mei 2026 - 23:46 WITA

Anggota DPRD Parepare Hj. Faridah Berjanji Tetap Kawal Aspirasi Warga di Tengah Efisiensi

Berita Terbaru

kondisi korban saat mendapatkan pelayanan medis

Hukum & Kriminal

Kurir Dikeroyok Orang Tak Dikenal Hingga Alami Luka di Wajah dan Kepala

Rabu, 3 Jun 2026 - 14:06 WITA