SUARADARING.COM, PAREPARE – Institut Andi Sapada (IAS) kota Parepare, Sulawesi selatan, terus bertranspormasi melakukan peningkatan pengembangan pendidikan menyesuaikan kebutuhan masyarakat.
Sebagai perguruan tinggi swasta yang telah terakreditasi secara institusi baik sekali. IAS kembali memperlihatkan jatidirinya dengan membuka satu Program Studi (PRODI) baru bernama Kriminologi.
Pembukaan prodi baru tersebut itu tepat di hari jadi IAS yang ke 4 tahun ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) oleh Kepala LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi selatan dan Barat (SULTANBATARA), Dr. Andi Lukman.
Penyerahan SK itu diserahkan dalam sebuah kegiatan syukuran yang dihadiri ketua Yayasan perguruan Amsir, Ir. Mallombasi Andi Sapada, Rektor IAS, Prof.Dr. Bakhtiar Tijjang, seluruh jajaran akademik serta Mahasiswa, di halaman Kampus IAS kota Parepare. Sabtu, 28 Juni 2025.
“Ada kado ulang tahun ias yaitu penyerahan surat keputusan pembukaan prodi untuk kriminologi. Perlu diketahui Bersama bahwa program studi kriminologi ini baru satu-satunya pergruan tinggi di wilyh 9 di sulsel. sehingga memang kita berharap bahwa ini menjadi kebutuhan masyarakat utamanya kepada stake holder, kepolisian kejaksaan, dan terkait dengan penegak hukum,”jelas Andi Lukman kepada suaradaring.com saat ditemui usai menyerahkan SK tersebut.
Menurut Andi Lukman, bahwa berdasarkan data pihaknya menyebut, prodi Kriminologi yang ada di LLDIKTI Wilayah IX Sultanbatara, IAS kota Parepare yang pertama bahkan di Indonesia Timur.
“kalau data di dikti wilayah 9 baru IAS untuk Indonesia timur ya…mungkin ada di Jawa tapi tidak terlalu banyak,”sebutnya.
Ia juga memuji Langkah cepat IAS dalam melakukan transpormasi sehingga bisa menjadi Institut Andi Sapada yang sebelumnya hanya sekolah tinggi penggabungan.
“Oleh karena itu di usia ke 4 ini luar biasa ias terus melakukan transpormasi, sebelumnya itukan melakukan sekolah tinggi penggabungan hukum dan sekolah tinggi ekonomi empat tahun yang lalu bertransformasi menjadi institut Adi Sapada. memang usianya masih sangat mudah tetapi sudah memperlihatkan prestasi yang sangat luar biasa, ini ditandai dengan akreditasi institusi baik sekali dan semua prodi itu akreditasi baik sekali,”ujarnya.
Menjawab pertanyaan awak media, terkait dengan keunggulan daripada prodi tersebut. Iapun menjawab bahwa prodi kriminologi ini lebh khusus ditujukan kepada penegakan hukum karena kita ketahui Bersama saat ini bentuk-bentuk kejahatan kriminologi itu sudah prodinya yang membidangi sehingga kita harapkan penegak hukum yang berkecimpun di dalam kriminolog kriminologi,dapat menimba ilmunya di sini (IAS) ataukah mahasiswa yang berkecimpun di situ akan mendapatkan ilmu-ilmunya, praktek-praktenya dalam rangka bagaimana mengembangkan prodi kriminologi atau mengembangkan di masyarakat,”jelasnya.
Lebih lanjut, Andi Lukman mengungkapkan pembukaan prodi baru tergantung dari kejelihan kampus melihat peluang-peluang yang dibutuhkan masyarakat.
“Pembukaan prodi ini tergantung dari kejelihan kampus atau melihat peluang-peluang yang dibutuhkan masyarakat mungkin yang lain tidak melihat peluang itu. Kan kalau kita membuka prodi itu dipastikan dulu bahwa itu ada mahasiswa Ketika mungkin selesai lulusannya seperti apa,”ungkapnya.
“Sehingga kita mengharapkan kedepan ias ini semakin memperlihatkan jati dirinya sebagai perguruan tinggi yang memang dibanggakan di kota parepare ini. tidak lama lagi akan setara dengan perguruan tinggi hebat di dikti wilayah 9,”pugnkasnya.
Selain penyerahan SK Proi baru, rangkaian milad ke-4 kampus IAS dirangkaikan dengan berbagai kegiatan hiburan yang menampilkan bintang tamu Abid KDI dan penyerahan hadiah lombat debat hukum tingkat SMA se-Sulsel yang menjadi agenda kampus. (*)










