Emak-emak Demo di SD Negeri 20 Parepare, Tuntut Oknum Guru Bermasalah Dimutasi Bukan Kepala Sekolah

Selasa, 18 November 2025 - 22:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi demonstrasi di lingkungan SD Negeri 20 kelurahan Lapadde, kecamatan Ujung Kota Parepare, Sulawesi selatan.

Aksi demonstrasi di lingkungan SD Negeri 20 kelurahan Lapadde, kecamatan Ujung Kota Parepare, Sulawesi selatan.

SUARADARING.COM, PAREPARE – Sejumlah orang tua siswa yang tergabung dalam paguyubuan SDN 20 kota Parepare, menggelar aksi demonstrasi di lingkungan SD Negeri 20 kelurahan Lapadde, kecamatan Ujung Kota Parepare, Sulawesi selatan.

Orang tua siswa yang didominasi emak-emak itu berteriak dengan suara lantang, “Kepala sekolah jangan mundur, kami bersamamu,”teriak emak-emak sambil membawa spanduk bertulis kata-kata tolak Kepsek dimutasi, oknum guru yang berbuat masalah harus dimutasi.

“Kami demo karena kami ingin mempertahankan kepala sekolah kami, karena anak-anak kami sudah merasa nyaman dengan kepala sekolah mereka,”ungkap Bulan salah satu orang tua siswa yang ikut aksi.

“Bukan menolak kepala sekolah dimutasi tetapi menolak mengundurkan diri,”kata Bulan.

Menurut keterangan orang tua siswa yang ikut aksi demonstrasi mengatakan, aksi tersebut dipicu karena kepala sekolah bakal mundur dan terancam dimutasi. Tak hanya itu emak-emak yang ikut aksi tersebut juga mengaku jika penyebab kepala sekolah ingin mundur dan terancam akan dimutasi, diduga karena ulah oknum guru di internal sekolah mereka yang kerap mengintimidasi kepala sekolah bahkan melaporkannya ke akun resmi “Lapor Pak Wali”.

“Sudah capek pak, katanya kepala sekolah menurut informasi yang kami terima, karena banyak laporan selalu diintimidasi guru. Termasuk kami orang tua murid selalu disenggol. Jadi kepala sekolah banyak laporannya ke dinas Pendidikan, di DPRD juga awalnya 5 oknum guru dan lsm yang seret kepala sekolah ke kantor DPRD, juga ada dari Inspektorat,”ungkap orang tua murid yang ikut aksi.

Mereka juga mengancam jika kepala sekolah tetap akan keluar atau dimutasi. Orang tua murid akan menarik seluruh anaknya keluar dari sekolah tersebut dan akan melakukan aksi mogok belajar.

“Kami ini hanya mempertahankan soalnya kami ibu-ibu murid kalau kepala sekolah ini dipindahkan atau dimutasi tidak menerima. Dan apabila kepala sekolah itu pindah atau keluar dari sd 20, anak murid kami pindahkan ke sekolah lain,” ancam orang tua siswa.

Akibat aksi itu, aktivitas belajar mengajar sempat terganggu. Aksi tersebut berjalan aman dan tertib dengan pengawalan dari pihak keamanan Polres Parepare. (*)

Facebook Comments Box
Bagikan:

Berita Terkait

KemenHAM Sambangi UNM, 300 Mahasiswa Disiapkan Jadi Garda Depan Isu HAM
Ponpes Hilyatul Irsyad Siap Sambut Syekh Dr. Mohamed El-Desouki Amin Muhamed Khalila di Parepare
IAIN Parepare Resmi Jalani Asesmen Lapangan Akreditasi Perguruan Tinggi
Disperpustakaan Parepare Sosialisasikan Literasi Digital Bagi Pelajar Tangkal Hoax dan Hate Speech
Mahasiswa Teknologi Hasil Perikanan FIKP Unhas Laksanakan Praktik Lapang Terpadu di Perusahaan Biota Laut Ganggang Pinrang
FIKP Unhas Mengabdi, Bangun Kewirausahaan di Desa Biring Kassi Takalar
Resmi Sandang Gelar Doktor, Kompol Ramli Ikuti Wisuda Strata tertinggi Akademik S3
Libatkan Pustakawan dan Konten Kreator, MAN Pinrang Gelar Workshop Moderasi Beragama

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 20:56 WITA

KemenHAM Sambangi UNM, 300 Mahasiswa Disiapkan Jadi Garda Depan Isu HAM

Rabu, 28 Januari 2026 - 22:46 WITA

Ponpes Hilyatul Irsyad Siap Sambut Syekh Dr. Mohamed El-Desouki Amin Muhamed Khalila di Parepare

Selasa, 18 November 2025 - 22:07 WITA

Emak-emak Demo di SD Negeri 20 Parepare, Tuntut Oknum Guru Bermasalah Dimutasi Bukan Kepala Sekolah

Sabtu, 8 November 2025 - 16:34 WITA

IAIN Parepare Resmi Jalani Asesmen Lapangan Akreditasi Perguruan Tinggi

Rabu, 5 November 2025 - 13:56 WITA

Disperpustakaan Parepare Sosialisasikan Literasi Digital Bagi Pelajar Tangkal Hoax dan Hate Speech

Berita Terbaru