Antrean Truk Gabah di Penggilingan Sebabkan Keterlambatan Penjemputan Gabah

Kamis, 24 April 2025 - 17:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala bulog sub divre cabang Parepare, Muhammad Junaedi

Kepala bulog sub divre cabang Parepare, Muhammad Junaedi

SUARADARING.COM, PAREPARE – Panen raya yang terjadi secara bersamaan di beberapa daerah di Sulawesi selatan, membuat tempat penggilingan dan pengeringan gabah di Kabupaten Sidrap dan Pinrang kewalahan melayani truk yang mengangkut ratusan ton gabah dari wilayah kabupaten Barru dan Parepare, mengantre berhari-hari.

Lamanya mengantre di tempat penggilingan mengakibatkan gabah petani yang telah ditimbang, mengalami keterlambatan penjemputan. Seperti yang diungkapkan Pimpinan Cabang (Pimcab) Bulog Parepare, Sulawesi selatan, Muhammad Junaedi yang dikonfirmasi. Kamis, 24 April 2025.

“Untuk penjemputan gabah, seperti yang kita ketahui di 24 kabupaten kota se-Sulawesi selatan sedang panen raya. untuk itu angkutan atau armada semua kegiatannya cukup tinggi, tapi kami tetap berusaha untuk melakukan penjemputan semaksimal mungkin untuk wilayah kabupaten Barru dan Parepare, untuk mengantisipasi keterlambatan penjemputan,”jelasnya.

Junaedi juga menyebut pihaknya telah menyiapkan sedikitnya 40 hingga 50 armada untuk menjemput gabah petani ke beberapa desa di wilayah Barru dan Parepare.

“Kami sendiri tiap harinya menjemput sekitar 40 sampai 50 truk kami siapkan melakukan penjemputan dan itu dibagi seluruh desa di kabupaten Barru dan kota Parepare sendiri, dengan harga gabah 6.500/kg, tanpa potongan apapun,”sebutnya.

Suasana antrean truk di salah satu penggiingan gabah di Kabupaten SIdrap, Sulsel

Dengan begitu, pihak Bulog meminta kepada petani untuk tetap bersabar, karena gabah tetap akan dijemput di tempat masing-masing.

“Kami meminta kepada para petani agar tetap bersabar, kami tetap menjemput gabah petani, mohon dimaklumi karena kondisi penggilingan yang lagi kewalahan,”harapnya

Berdasarkan data Bulog Parepare, hingga saat ini serapan gabah di dua wilayah telah mencapai 137 persen atau sekitar 60 ribu ton, bahkan melampau dari target yakni 43 ribu ton. (*)

Facebook Comments Box

Bagikan:

Berita Terkait

PT.Cahaya Ilahi Barokah-BSN Akad Massal, Dukung Program Pemerintah 1 Juta Rumah
Bulog Parepare Klaim Pendistribusian SPHP ke RPK sudah Sesuai Prosedur
Bulog Parepare Bersama Disperindag, Ketapang dan Polisi Sidak Rumah Pangan Kita di Pasar
Imigrasi Catatkan Kenaikan PNBP 6.42% dari Sektor Visa di Tengah Isu Global pada Semester I Tahun 2026
Libur Sekolah Kapal PELNI Makin Diminati Masyarakat
Super Brand Day Telkomsel dan Erajaya di Indonesia Timur, Berikan Banyak Keuntungan Pelanggan dari Diskon hingga Hiburan Digital Gratis
Warga Keluhkan Gas Elpiji 3 Kg Langka di Pangkalan
Mahal dan Langka di Pasar, Emak-emak Antre Beli Minyakita

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:30 WITA

PT.Cahaya Ilahi Barokah-BSN Akad Massal, Dukung Program Pemerintah 1 Juta Rumah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:22 WITA

Bulog Parepare Klaim Pendistribusian SPHP ke RPK sudah Sesuai Prosedur

Selasa, 7 Juli 2026 - 20:27 WITA

Imigrasi Catatkan Kenaikan PNBP 6.42% dari Sektor Visa di Tengah Isu Global pada Semester I Tahun 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:24 WITA

Libur Sekolah Kapal PELNI Makin Diminati Masyarakat

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:39 WITA

Super Brand Day Telkomsel dan Erajaya di Indonesia Timur, Berikan Banyak Keuntungan Pelanggan dari Diskon hingga Hiburan Digital Gratis

Berita Terbaru

Pimpinan Cabang Bulog Parepare saat diwawancarai usai melakukan Sidak di pasar

Ekonomi & Bisnis

Bulog Parepare Klaim Pendistribusian SPHP ke RPK sudah Sesuai Prosedur

Sabtu, 25 Jul 2026 - 15:22 WITA

Tim Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar, Sulawesi selatan, merupakan bagian dari Koalisi Advokasi Jurnalis (KAJ) Sulawesi Selatan mendatangi Kantor Ditreskrimum Polda Sulsel mempertanyakan perkembangan kasus dugaan kekerasan jurnalis LKBN ANTARA M Darwin Fatir

Hukum & Kriminal

Dikhawatrikan Mendek Tim KAJ Pertanyakan Kasus Kekerasan Jurnalis

Jumat, 24 Jul 2026 - 22:46 WITA