Pengamanan Eksekusi Lahan di Pinrang Disambut Blokade Masyarakat

Senin, 29 Juli 2024 - 21:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana saat akan dilakukan eksekusi lahan di Maroneng, kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, Sulsel. Mereka memblokade petugas menolak eksekusi.

Suasana saat akan dilakukan eksekusi lahan di Maroneng, kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, Sulsel. Mereka memblokade petugas menolak eksekusi.

SUARADARING.COM, PINRANG– Sebanyak 125 personel Satbrimob Batalyon B Pelopor Polda Sulsel, dikerahkan untuk membantu pengamanan eksekusi lahan yang dilakukan oleh Pengadilan Negeri (PN)Pinrang, Sulawesi selatan. Senin, 29 Juli 2024.

Hanya saja sesaat sebelum dilakukan eksekusi, sejumlah kelompok masyarakat yang mengklaim lahan miliknya itu mulai memasang blokade menolak eksekusi lahan tersebut. Mereka menganggap bahwa lahan tersebut adalah milik mereka yang diperoleh dengan jalan membeli secara sah.

Akibat blokade itu, proses eksekusi lahan yang terjadi di Maroneng, kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, terlambat yang telah dijadwalkan.

Ditemui di Lokasi, Komandan Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Ramli mengatakan, pihaknya telah menurunkan 125 personel dilengkapi dengan membawa AWC (armoured water cannon) dan juga Mobil Apc sebagai kendaraan Excape.

“Sebelum sampai kelokasi atau Lokasi eksekusi, pasukan Pengamanan sudah dihadang dengan berbagai macam blokade dgn menumbangkan pohon pohon, tumpukan batu gunung pada beberapa tempat oleh masyarakat sebelum sampai di lokasi,” kata Ramli.

Sekelompok masyarakat tersebut menggunakan berbagai material seperti batang pohon, batu, dan ban bekas untuk memblokir akses menuju lokasi eksekusi. Mereka juga terlihat menyuarakan penolakan terhadap eksekusi lahan yang dianggap tidak adil.

Dikabarkan eksekusi lahan itu sempat diwarnai aksi bakar ban hingga menimbulkan insiden yang mengakibatkan beberapa masyarakat terluka, bahkan Danyon B Pelopor juga alami luka akibat terkena benda tumpul. (*)

Facebook Comments Box
Bagikan:

Berita Terkait

Polisi Amankan Tiga Warga Diduga Terlibat Peredaran Narkoba, Ada Juga Oknum Satpol PP
Perkuat Sinergi Antar Bagian Sekretariat DPRD Makassar Gelar Rakor
Cegah TPPO, Imigrasi Parepare Gelar Sosialisasi Desa Binaan di Lemoe
Satu Anggota Polres Parepare Dipecat Tidak Hormat
Sepekan Pasca Lebaran Jumlah Pasien RS dr Hasri Ainun Habibie Membludak
49 Jemaah Umrah Zakiah Dina Tayyibah Parepare Kembali ke Tanah Air
Beri Rasa Aman di Hari Raya Paskah, Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Laksanakan Patroli Pengamanan Ibadah
Polisi Dalami Kasus Pencurian 1 Kg Emas di Pinrang

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 22:47 WITA

Polisi Amankan Tiga Warga Diduga Terlibat Peredaran Narkoba, Ada Juga Oknum Satpol PP

Kamis, 9 April 2026 - 12:55 WITA

Perkuat Sinergi Antar Bagian Sekretariat DPRD Makassar Gelar Rakor

Rabu, 8 April 2026 - 09:15 WITA

Cegah TPPO, Imigrasi Parepare Gelar Sosialisasi Desa Binaan di Lemoe

Senin, 6 April 2026 - 23:27 WITA

Satu Anggota Polres Parepare Dipecat Tidak Hormat

Sabtu, 4 April 2026 - 14:43 WITA

Sepekan Pasca Lebaran Jumlah Pasien RS dr Hasri Ainun Habibie Membludak

Berita Terbaru

Salah satu perajin tahu tempe sedang merapikan hasil produksi tempenya

Ekonomi & Bisnis

Pelaku Usaha Tahu Tempe di Parepare Tertekan Tingginya Harga Bahan Baku

Jumat, 10 Apr 2026 - 15:05 WITA