Selain itu, demplot juga bertujuan untuk melakukan berbagai bentuk eksperimen dalam hal pengelolaan kebun hingga pengolahan pasca panen kopi.
Pada seremonial penyerahan bantuan yang dilaksanakan belum lama ini, di Kampung Solan, Desa Letta turut hadir Manager PLN UP Bakaru (Syamsur), Pimpinan Cabang DD Sulsel (Pandu), Perwakilan Camat Lembang, Sekretaris Desa Letta, Kepala Dusun Sipatokkong, Babinsa Desa Letta, Babinkantibnas dan tokoh masyarakat.
Dalam rangkaian kegiatan seremonial ini juga dilakukan agenda pasar murah yang menjajakan sembako seperti minyak goreng, gula pasir, terigu dan sirup. Pasar murah ini dilakukan atas dasar jauhnya letak pasar dari perkampungan, serta biaya yang cukup mahal dikeluarkan untuk satu kali perjalanan ke pasar.
Selain itu, pasar murah juga bertujuan untuk membentuk pagar sosial kepada masyarakat agar ada manfaat langsung yang mereka dapatkan dari menjadi petani mitra program. Usai pasar murah, waktunya melakukan shalat jumat kemudian para rombongan mengunjungi lahan demplot seluas kurang lebih 1 hektar yang tergabung menjadi 3 orang pemilik.
Pandu Heru Satrio selaku pimpinan cabang DD Sulsel berkata “Selama ini kami mengoptimalkan pengelolaan dan ziswaf pada program pemberdayaan, namun kehadiran CSR PLN UP Bakaru memberi support pada program adalah sesuatu yang sangat membantu menciptakan banyak dampak baik pada masyarakat”. Ungkapnya.
Pada kesempatan itu juga, manajer PLN UP Bakaru, Syamsur menegaskan bahwa “Semoga bantuan ini dapat digunakan untuk membangun masyarakat yang lebih berdaya, dan tentunya saya berharap dapat memperluas kolaborasi dan memberi support di wilayah-wilayah yang lain utamanya yang termasuk dalam jangkauan wilayah pembangkit bakaru” tegasnya.
Diharapkan program ini dapat menjadi program yang memberi dampak dan kontribusi skala lokal dan nasional serta terpenting membawa kesejahteraan bagi masyarakat Dusun Sipatokkong, Desa Letta, Kab. Pinrang. (**)
Halaman : 1 2










