SUARADARING.COM, PAREPARE – Laga kandang PSM Makassar vs Bhayangkara FC pada pekan ke 31 lanjutan super league 2025/2026, digelar tanpa penonton di stadion Bj Habibie kota Parepare, Sulawesi selatan. Berdampak buruk terhadap ekonomi para Pedagang Kaki Lima (PKL) di sekitar Kawasan Stadion. Senin, 4 Mei 2026.
Pantauan media terlihat suasana di luar stadion Bj Habibie kota Parepare yang biasanya ramai penonton saat laga kandang PSM Makassar. Namun di laga ini tidak ada penonton terlihat memadati stadion saat PSM Makassar menjamu Bhayangkara FC.
Kondisi ini dikeluhkan oleh para PKL yang berjualan di sekitar stadion, karena omset penjualan mereka drastis turun. Jika di laga-laga sebelumnya mereka bisa mendapatkan penghasilan berkisar Rp 500 ribu ke atas. Karena laga kandang PSM Makassar pekan ke 31 ini digelar tanpa penonton mereka hanya mampu mendapatkan Rp 100 ribu.
Seperti yang dirasakan Ibu Iyari, ia mengaku omset jualannya sangat terasa di laga kali ini, biasanya satu jam sebelum laga dimulai tempatnya sudah ramai pembeli.
“Tidak ada penghasilan ini karena tidak ada penonton, bagaimana caranya ada pembeli kalau tidak ada penonton. Ini baru satu kali tidak ada penonton. Biasanya kalau ada penonton biasa ada 300 – 400 ribu barusan ini tidak ada penonton,”keluhnya
“harapanku ya mauka ada penonton banyak, supaya banyak barangku laku,”harapnya sambil tersenyum.
Keluhan serupa juga dirasakan Ummul, pertandingan tanpa penonton kali ini sangat berdampak bagi usahanya, omset penjualannya turun drastis.
“Berdampak karena tidak ada pembeli karena penonton tida ada. Alhamdulillah biasanya kalau ada penonton banyak pendapatan. Karena kan tergantung banyaknya penonton kalau banyak ya banyak juga alhamdulillah,”ujarnya.
Para PKL maupun pedagang asongan di sekitar stadion BJ Habibie kota Parepare, berharap di laga-laga berikutnya tetap dihadirkan penonton agar perekonomian masyarakat sekitar bisa meningkat untuk membantu penghidupan perekonomian keluarganya.
Diketahui Pertandingan tanpa penonton ini merupakan tindak lanjut dari surat resmi Polda Sulsel nomor B/1023/IV/PAM.3.3./2026/Roops.
Kepolisian melakukan analisis kerawanan Kamtibmas yang cukup tinggi pada awal Mei, mengingat adanya agenda besar seperti MayDay, Hardiknas, hingga aksi konsolidasi terkait gaji honorer PPPK.
Menghadapi situasi ini, Amiruddin berharap anak asuhnya tetap mampu menjaga performa demi mengamankan tiga poin.
“Mudah-mudahan anak-anak bisa tampil perform besok supaya kita bisa meraih kemenangan untuk memperbaiki posisi di klasemen,” pungkasnya. (*)










