SUARADARING.COM, PANGKEP – Seluruh korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, akhirnya berhasil ditemukan. Kepastian tersebut diperoleh setelah tujuh hari operasi pencarian dan pertolongan di medan ekstrem dengan cuaca buruk.
Gunung Bulusaraung menjadi saksi perjuangan tim SAR yang harus menembus hutan lebat, kabut tebal, dan hujan yang terus mengguyur selama proses pencarian. Medan yang terjal dengan tingkat kemiringan mencapai 80 hingga 90 derajat membuat proses evakuasi berlangsung sangat sulit dan berisiko tinggi.
Pesawat ATR 42-500 tersebut diketahui jatuh setelah menabrak tebing, berputar, lalu terhempas di lereng Gunung Bulusaraung. Kondisi lokasi kejadian yang curam dan tertutup vegetasi lebat menjadi tantangan utama bagi personel SAR di lapangan.
Kepala Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengatakan seluruh korban telah ditemukan pada hari ketujuh operasi pencarian meski tim bekerja dalam keterbatasan perlengkapan dan cuaca ekstrem.
“Pada hari ketujuh seluruh korban berhasil ditemukan dan dinyatakan lengkap. Proses pencarian berjalan sangat berat karena medan ekstrem dan cuaca yang tidak bersahabat, namun seluruh personel tetap maksimal menjalankan tugas,” ujar Andi Sultan. Jumat, 23 Januari 2026.
Selama proses pencarian, tim SAR bahkan terpaksa menginap di tengah hutan yang belum pernah dijamah warga lokal. Demi menjaga jenazah korban, personel bertahan dengan konsumsi seadanya dan perlengkapan yang terbatas.
Meski seluruh korban telah ditemukan, Andi Sultan menyampaikan bahwa proses evakuasi masih terus berlangsung. Dengan kondisi cuaca yang mulai membaik, evakuasi direncanakan dilakukan melalui jalur udara.
“Saat ini proses evakuasi masih berjalan. Rencananya akan dilakukan melalui jalur udara, dan ada lima korban yang tengah dalam proses evakuasi dari lokasi jatuhnya pesawat,” tambahnya.
Operasi SAR akan terus dilanjutkan hingga seluruh korban berhasil dievakuasi ke posko utama dan diserahkan kepada pihak berwenang. (*)
Penulis : Ria











