Komisi III DPRD Parepare Soroti Proyek Masjid Terapung Bj Habibie Dianggap Pemborosan Anggaran

Selasa, 20 Januari 2026 - 17:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota komisi III DPRD Parepare saat meninjau lokasi proyek di kawasan masjid terapung Bj Habibie

Anggota komisi III DPRD Parepare saat meninjau lokasi proyek di kawasan masjid terapung Bj Habibie

SUARADARING.COM, PAREPARE – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Parepare, Sulawesi selatan, melakukan Inspeksi mendadak (Sidak) di beberapa pekerjaan proyek strategis Pemerintah Kota (Pemkot). Senin, 19 Januari 2026

Salah satu proyek yang menjadi sorotan bagi anggota komisi III DPRD adalah pengerjaan Talut dan Tempat Wudhu Wanita masjid terapung Bj Habibie dinilai buang-buang anggaran.

Sidak yang dipimpin langsung ketua komisi III DPRD Hamran Hamdani bersama dengan wakil ketua DPRD Yusuf Lapanna. Selain itu pihak komisi III juga menghadirkan pakar Teknik sipil Dr. Ir. Muh. Nashir T ST MT.

Dalam sidak anggota komisi III DPRD Parepare, melihat pengerjaan proyek yang dinilai tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Belanja (RAB). Itu terlihat saat meninjau perkembangan pembangunan talut mesjjid terapung Bj Habibie menggunakan bahan bekas yang tidak ada dalam RAB.

Hamran Hamdani menjelaskan kegiatan on the spot di beberapa titik pekerjaan proyek strategis Pemkot Parepare telah di agendakan sebelumnya. Utamanya kegiatan-kegiatan fisik yang telah menyeberang tahun.

“Jadi komisi III melakukan kegiatan on the spot di beberapa kegiatan-kegiatan fisik pemerintah kota Parepare, terutama kegiatan-kegiatan fisik yang telah menyeberang tahun inikan menggunakan anggaran tahun 2025 semua tapia ada yang menyeberang. Termasuk juga masjid terapung ada yang kami soroti itu ada beberapa paket yang belum jalan, sampai juga ada kegiatan yang kami lihat ada beberapa tadi item pekerjaan itu yang kita sempat soroti itu menggunakan semacam bahan bekas yang beton bekas itu. Dan tadi kita sudah klarifikasi itu dan ternyata memang tidak bisa digunakan,”jelasnya

Sementara pekerjaan lainnya masih di seputaran masjid terapung, komisi III DPRD menyayangkan sejumlah bangunan lama yang dinilai masih layak digunakan dan belum seluruhnya rusak dibongkar dan diganti dengan yang baru, Hamran menilai itu pemborosan anggaran.

“Ini juga jadi perhatian kita, di tengah efisiensi ada beberapa bangunan yang baru 3 tahun sudah diganti dan memang kami liahat tadi juga termasuk pintu-pintu kamar mandi ada yang kualitas materialnya agak tertinggal. Inikan tadi kita lihat diganti tapi ya tetap sama, artinya kalau dalam sisi estetiknya agak samalah padahal inikan efisiensi jadi ini pemborosan,”ungkapnya

“Jadi kita pastikan dulu kepada konsultan pengawasnya apa yang betul-betul mengawal pekerjaan. Inikan kita mau sekali kerja dan dalam waktu lama, jangan dikerja tahun depan direhab lagi inikan merugikan masyarakat sendiri,” ujarnya.

Pihak komisi III berjanji akan terus mengawal proyek yang dilakukan oleh pemerintah kota dan mengajak masyarakat bersama-sama mengawasinya. Selain meninjau pekerjaan proyek Kawasan masjid Terapung komisi III DPRD juga memantau proyek kampung enjoy yang nilainya Rp 1,5 miliar lebih

“Kami dari komisi III memaksimalkan pengawasan khusus dan termasuk juga pembangunan kampung enjoy inikan mesti nyaman, jadi beberapa kegiatan yang kita lihat ini termasuk yang terakhir ini memang ada masalah sedikit, saya lihat sudah diratakan dan dilanjutkan pembangunannya. Dan yang kami pastikan ini sudah kena denda,,”lanjutnya.

Komisi III DPRD Parepare berencana akan memanggil SKPD terkait juga kontraktor, konsultan, pengawas hingga PPK yang mengerjakan proyek masjid Terapung Bj Habibie untuk memberikan penjelasan mengenai proyek pengerjaan terebut.

Diketahui ada lima paket pekerjaan proyek di Kawasan masjid terapung Bj Habibie kota Parepare, yang menjadi sorotan komisi III DPRD. (*)

Facebook Comments Box

Bagikan:

Berita Terkait

Pemkot Parepare Pastikan Pembayaran TPP Bagi ASN kembali Berjalan Normal
Wali Kota Edukasi Masyarakat Pentingnya Menjaga Kebersihan Lingkungan
Wali Kota Lakukan Safari Religi Kunjungi Jamaah Mushollah Nur Qolby Polsek KPN Polres Parepare
Menjadi Perhatian Publik, Wali Kota Tasming Hamid Tegas Pembayaran TPP Segera Dicairkan Bertahap
Penandatanganan LKPJ Tahun Anggaran 2025, Wali Kota Tasming Hamid Apresiasi Kinerja DPRD Parepare
Wali Kota Tasming Hamid Kunjungi Korban Kebakaran bersama Pimpinan OPD
Momen Hari Kesadaran Nasional, Wali Kota Tasming Hamid Tegaskan ASN Jalankan Peran Penyampai Informasi Akurat
Wali Kota Tasming Hamid Terima Kunjungan Anggota Komisi III DPR RI

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 11:41 WITA

Pemkot Parepare Pastikan Pembayaran TPP Bagi ASN kembali Berjalan Normal

Minggu, 26 April 2026 - 11:35 WITA

Wali Kota Edukasi Masyarakat Pentingnya Menjaga Kebersihan Lingkungan

Selasa, 21 April 2026 - 21:47 WITA

Wali Kota Lakukan Safari Religi Kunjungi Jamaah Mushollah Nur Qolby Polsek KPN Polres Parepare

Selasa, 21 April 2026 - 21:35 WITA

Menjadi Perhatian Publik, Wali Kota Tasming Hamid Tegas Pembayaran TPP Segera Dicairkan Bertahap

Selasa, 21 April 2026 - 21:02 WITA

Penandatanganan LKPJ Tahun Anggaran 2025, Wali Kota Tasming Hamid Apresiasi Kinerja DPRD Parepare

Berita Terbaru

Suasana antrean warga membeli minyakita di pasar tani yang digelar DPKP kota Parepare

Ekonomi & Bisnis

Mahal dan Langka di Pasar, Emak-emak Antre Beli Minyakita

Sabtu, 13 Jun 2026 - 15:10 WITA