SUARADARING.COM, PAREPARE – Upaya pemerintah dalam menjaga stabilisasi harga pangan khususnya beras yang menjadi komoditi utama masyarakat terus dilakukan.
Seperti yang saat ini telah dilakukan oleh pihak Perum Bulog Cabang Parepare, Sulawesi selatan. Pihaknya mulai memasarkan beras jenis premium berukuran 5kg di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp. 14.900.
Pimpinan cabang Bulog Parepare, Muhammad Junaedi yang dikonfirmasi menerangkan, pemasaran beras premium milik Bulog sebagai upaya mengimbangi harga beras premium komersil yang kerap mengalami kenaikan.
“Iya kami ada, mulai pasarkan beras premium, upaya kami untuk menjaga harga beras premium komersil, tapi tetap dibawah het 14.900,”terang Junaedi. Rabu, 24 Oktober 2025.
Adapun kualitas beras premium yang dikeluarkan oleh Bulog adalah kualitas premium broken max 15% dengan kemasan 5 Kg. Sama dengan kualitas premium lokal yang ada di pasaran
“Sama modelnya dengan premium lokal pak, sesuai kualitas premium broken max 15% sudah kemasan 5 kg,”tambahnya.
Sementara jumlah beras yang dikeluarkan untuk dipasarkan kata Junaedi, itu tidak dibatasi karena menurutnya bagian dari salah satu langkah dalam menjaga stabilitasi harga beras premium khususnya di kota Parepare.
“Bebas pak ga ada batasan kaya sphp mengingat untuk beras premium bukan penugasan pak, tetapi salah satu langkah yang kami ambil untuk menjaga stabilitas harga beras premium khususnya untuk kota Parepare,”pungkasnya.
Terpisah Kepala bidang Ketersediaan Kerawanan dan Distribusi Pangan, Dinas Ketahanan Pangan Kota Parepare, Abdul Wahid, yang dhubungi mengklaim selama pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan oleh Dinas ketahanan Pangan. Harga beras yang sebelumnya melonjak akhirnya bisa ditekan.
“Alhamdulillah dengan adanya GPM secara masif yang kita laksanakan ini secara terjadwal. Jadi setiap hari setiap selasa dan hari Jumat pasar tani. Alhamdulillah harga mulai kita tekan dengan adanya beras SPHP dan bulog juga sudah menurunkan beras premium di bawah HET,”terangnya. (*)










