Langkah Antisipasi PAM Tirta Karajae Parepare Hadapi Musim Kemarau

Kamis, 19 Juni 2025 - 08:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana di luar ruangan Sekretariat Dewan Pengawas dan Satuan Pengawasan Internal PAM Tirta Karajae Parepare

Suasana di luar ruangan Sekretariat Dewan Pengawas dan Satuan Pengawasan Internal PAM Tirta Karajae Parepare

SUARADARING.COM, PAREPARE— PAM Tirta Karajae Parepare, Sulawesi selatan, telah melakukan berbagai persiapan langkah antisipasi menghadapi musim kemarau. Itu dilakukan, untuk memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi.

Manajer Teknik dan Perencanaan PAM Tirta Karajae, Wahid mengatakan, pihaknya sudah melakukan pemetaan wilayah yang berpotensi mengalami gangguan distribusi selama kemarau berlangsung.

“Kami sudah punya peta wilayah yang biasanya terdampak saat debit air menurun. Itu menjadi acuan kami untuk mengatur sistem distribusi dan tekanan air agar tetap merata,” jelas Wahid, Rabu 18 Juni 2025.

Ia menyebut bahwa meski sebagian wilayah Sulawesi Selatan mulai mengalami penurunan curah hujan sejak Mei, kondisi sumber air baku di Parepare masih dalam batas aman.

“Kami prediksi Parepare akan mengalami puncak kemarau pada September. Tapi kondisi sumber air baku sejauh ini masih stabil dan mencukupi untuk kebutuhan pelanggan,” katanya.

Hingga pertengahan Juni ini, ketersediaan air baku masih dalam kondisi aman dan cukup untuk melayani seluruh pelanggan di Kota Parepare, termasuk jika kemarau mencapai puncaknya pada Juli atau September mendatang.

“Kondisi air baku di Parepare saat ini masih stabil. Kita tetap melakukan monitoring harian, terutama terhadap sumber-sumber utama yang selama ini menjadi andalan,” ungkapnya.

PAM Tirta Karajae diketahui mengandalkan dua sumber air baku utama, yaitu Sungai Karajae, dan sumur dalam di beberapa titik strategis.

Ketergantungan terhadap curah hujan disebut relatif rendah karena sumber air tersebut masih memiliki debit yang mencukupi meski intensitas hujan menurun.

“Suplay air baku karajae dalam kondisi kemarau masih mampu menyuplai air hingga 80 liter /detik meski tentu harus tetap diatur dengan efisiensi,” bebernya.

Ia menambahkan, sebagai bentuk kesiapsiagaan, PAM Tirta Karajae juga mengatur pola distribusi secara dinamis dan menyiagakan armada tangki air bersih sebagai solusi alternatif jika sewaktu-waktu dibutuhkan di wilayah tertentu.

“Kita juga sudah siapkan armada tangki jika ada daerah yang memerlukan suplai tambahan. Prinsipnya, kebutuhan dasar masyarakat tetap jadi prioritas utama,” tandasnya.

Dengan berbagai upaya ini, PAM Tirta Karajae optimistis dapat menjaga pelayanan air bersih tetap berjalan maksimal di tengah tantangan cuaca ekstrem dan musim kering. (*)

Facebook Comments Box

Bagikan:

Berita Terkait

Pengendera Sepeda Motor Ditabrak Truk saat Berhenti di Pinggir Jalan, Korban Terjepit Hingga Terseret Sejauh 7 Meter
Rombongan Jemaah Umrah Tertahan di Arab Saudi Terancam Deportasi
Diduga Tertipu Travel Umrah, 44 Jamaah Umrah Parepare Terlantar Belum Pulang
Viral! Video Laka Lantas, Pengendara Sepeda Motor Tabrak Truck Sedang Parkir Gunakan Sebagian Badan Jalan
Konflik Timur Tengah, Kementerian Haji dan Umrah Parepare Minta JCH Tetap Tenang
Arus Mudik Lebaran Pelabuhan Nusantara Masih Terpantau Padat
Bocah 12 Tahun Hanyut di Sungai Saddang Berhasil Ditemukan Tim SAR Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Sulsel
Ramai Isu Larangan Berhijab Bagi Pegawai Muslim di RS Fatima Parepare, Komisi II DPRD Temui Direktur Rumah Sakit

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 20:44 WITA

Pengendera Sepeda Motor Ditabrak Truk saat Berhenti di Pinggir Jalan, Korban Terjepit Hingga Terseret Sejauh 7 Meter

Rabu, 8 April 2026 - 16:03 WITA

Rombongan Jemaah Umrah Tertahan di Arab Saudi Terancam Deportasi

Kamis, 2 April 2026 - 19:27 WITA

Diduga Tertipu Travel Umrah, 44 Jamaah Umrah Parepare Terlantar Belum Pulang

Kamis, 2 April 2026 - 12:11 WITA

Viral! Video Laka Lantas, Pengendara Sepeda Motor Tabrak Truck Sedang Parkir Gunakan Sebagian Badan Jalan

Senin, 30 Maret 2026 - 16:11 WITA

Konflik Timur Tengah, Kementerian Haji dan Umrah Parepare Minta JCH Tetap Tenang

Berita Terbaru