Tingkatkan Kewaspadaan, Dinas PKP Parepare Imbau Masyarakat Sigap Laporkan Ternak Sakit Melalui Call Nak Centre

Selasa, 28 Januari 2025 - 16:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadis PKP kota Parepare, Wildana saat diwawancarai

Kadis PKP kota Parepare, Wildana saat diwawancarai

SUARADARING.COM, PAREPARE – Merebaknya kembali virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) terhadap hewan ternak sapi, di sejumlah daerah di nusantara, membuat Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan (DPKP) kota Parepare, provinsi Sulawesi selatan (Sulsel), sigap melakukan langkah antisipatif dengan membuka layanan aduan PMK dan vaksinasi.

Dpkp kota Parepare sigap melakukan langkah antisipatif dalam rangka mencegah penularan PMK terhadap hewan ternak sapi milik para peternak di wilayah kota Parepare.

Langkah antisipatif tersebut adalah, berupa layanan aduan PMK yang diberi nama call nak center dengan nomor aduan 082187688123. Masyarakat dapat melaporkan jika menemukan adanya sapi mengalami sakit maupun gejala lainnya, melalui layanan tersebut.

“Peningkatan kewaspadaan ini, kami dari dinas PKP mengimbau kepada seluruh masyarakat kota Parepare, jika menemukan ternak yang sakit, supaya menghubungi call nak centre 082187688123,”imbau kepala Dinas PKP kota Parepare, Wildana, kepada suaradaring.com. Selasa, 28 Januari 2025.

Wildana mengakui pihaknya mengalami kendala dan tantangan berat dalam mencegah masuknya wabah PMK terhadap hewan ternak, karena menurutnya kota Parepare adalah merupakan wilayah perlintasan dan memiliki Pelabuhan yang ramai lalulintas hewan ternak menyeberang ke pulau Kalimantan.

“Itu memang kami akui suatu kendala besar bagi kami, mengingat kota Parepare sebagai kota lalulintas ternak dan juga mempunyai Pelabuhan itu merupakan tantangan. Tetapi bagaimana kita berupaya tetap menjaga Parepare ini agar tidak dimasuki atau melintasi ternak yang ada di Parepare ataupun melintas itu mempunyai SKKH dari daerah,”akunya.

“Termasuk juga kendala petugas kami di lapangan sangat terbatas,”ujarnya.

Selain membuka layanan aduan, DPKP juga saat ini telah membentuk tim, untuk melakukan vaksinasi serta memberikan edukasi dan penyuluhan terkait dengan penyakit PMK yang kembali mewabah.

Sebelumnya DPKP Parepare telah melakukan bulan pencanangan vaksinasi tahap pertama yang dijadwalkan berakhir hingga maret 2025.

Berdasarkan pengamatan DPKP Parepare, hingga saat ini kasus PMK di kota Parepare belum terdeteksi, namun pihaknya meminta masyarakat jika menemukan sapi yang sakit segera memberikan informasi melalui nomor kontak call nak center yang telah dibuka.

Diketahui 7 daerah di Sulsel dilaporkan telah masuk PMK Di antaranya Kabupaten Gowa, Takalar, Sinjai, Makassar, Toraja Utara, Palopo, dan Bone. (*)

Facebook Comments Box
Bagikan:

Berita Terkait

Kolaborasi IDI, PPNI, dan INKAVIN Sambut Hari Jantung Sedunia 2025 di Parepare
Dekatkan Program JKN Melalui Media Gathering BPJS Kesehatan Parepare
Cegah Penyebaran HIV/AIDS di Kalangan Pelajar Puluhan Guru BK Ikuti Pelatihan Penguatan Konselor
Baru Lima Bulan Dibuka, RS Hasri Ainun Habibie Parepare Sudah Layani 146 Pasien Operasi Bedah Otak
Hari Asma Sedunia 2025, dr.Nevy Shinta D SpP MARS FISR FISQUA: Akses Obat Asma Untuk Semua
Hilangkan Stigma Diskriminasi ODHA, YPKT-AHF Buka Workshop Jurnalistik Peduli HIV/AIDS
Manajemen RSUD Andi Makkasau Sebarkan Pesan Kesehatan, Pastikan Tubuh Terhidrasi dengan Baik saat Berpuasa
Dokter RSUD Andi Makkasau Edukasi Masyarakat Tentang Ginjal Melalui Tayangan Program Talkshow di TVPeduli Parepare

Berita Terkait

Senin, 22 September 2025 - 13:06 WITA

Kolaborasi IDI, PPNI, dan INKAVIN Sambut Hari Jantung Sedunia 2025 di Parepare

Rabu, 27 Agustus 2025 - 23:11 WITA

Dekatkan Program JKN Melalui Media Gathering BPJS Kesehatan Parepare

Selasa, 29 Juli 2025 - 10:56 WITA

Cegah Penyebaran HIV/AIDS di Kalangan Pelajar Puluhan Guru BK Ikuti Pelatihan Penguatan Konselor

Minggu, 1 Juni 2025 - 21:18 WITA

Baru Lima Bulan Dibuka, RS Hasri Ainun Habibie Parepare Sudah Layani 146 Pasien Operasi Bedah Otak

Selasa, 6 Mei 2025 - 19:26 WITA

Hari Asma Sedunia 2025, dr.Nevy Shinta D SpP MARS FISR FISQUA: Akses Obat Asma Untuk Semua

Berita Terbaru