SUARADARING.COM, PAREPARE – Masih dalam rangkaian memperingati hari Kesehatan Perempuan sedunia pada 28 Mei 2026 lalu. Srikandi PLN UP3 Parepare, Sulawesi selatan menggelar PLN Mobile Power Cup 2026 kompetisi Tenis perempuan.
Event olahraga yang digelar selama tiga hari itu resmi dibuka oleh Kepala Dinas Perdagangan Kota Parepare, Andi Wisnah, yang mewakili Wali Kota Parepare, di lapangan tennis PLN UP3 Parepare. Hadir dalam pembukaan Menejer PLN UP3 Parepare, Muhammad Akbar, Manager ULP Mattirotasi, Adriani yang juga ketua Srikandi PLN UP3 Parepare, serta seluruh peserta dan tamu undangan. Jumat, 5 Juni 2026.
Dalam kesempatan itu Adriani menyampaikan tujuan pelaksanaan event tersebut adalah dalam rangka memperingati hari Kesehatan perempuan sedunia pada 28 mei lalu dan menumbuhkan semangat olahraga sekaligus mencari dan mengembangkan bibit atlet tenis perempuan, khususnya pada kategori pemula.
“sebenarnya kegiatan kami ini adalah dalam rangka memperingati hari Kesehatan permpuan pada 28 mei 2026 lalu. Namun tujuan utama kegiatan ini adalah mencari bakat-bakat pemula dan menumbuhkan semangat olahraga bagi kaum perempuan. Karena itu kategori yang kami buka adalah beginner dan intermediate,”jelasnya.
Sebanyak 24 pasangan dari 19 klub yang berhasil lolos verifikasi dan berhak mengikuti pertandingan. Seleksi dilakukan secara ketat melalui tim screening yang dibentuk panitia untuk memastikan seluruh peserta sesuai dengan kategori yang ditentukan.
“ada 24 pasangan yang telah lolos seleksi dari hasil skrening sebenarnya ada 33 pasang yang mendaftar. Kami memastikan tidak ada atlet kategori advanced yang ikut bertanding. Beberapa pasangan yang mendaftar tidak lolos karena pernah menjuarai turnamen atau sudah masuk kategori atlet berpengalaman,” jelasnya.
Adriani menjelaskan, setiap pasangan peserta hanya diperbolehkan terdiri dari kombinasi satu atlet intermediate dan satu beginner atau dua atlet beginner.
Turnamen ini juga terbuka untuk masyarakat umum dan tidak hanya diperuntukkan bagi pegawai PLN maupun anggota Srikandi PLN. Aturan tersebut diterapkan untuk menjaga keseimbangan kompetisi dan memberikan kesempatan bagi atlet untuk berkembang.
“Ini kegiatan untuk umum. Kami ingin memberi ruang kepada para perempuan pecinta tenis untuk berkompetisi dan mengembangkan kemampuan mereka,” katanya.
Selain kegiatan kompetisi olaharga tenis juga menghadirkan tenant UMKM ramah lingkungan. Menariknya seluruh peserta tenant menggunakan peralatan serba listrik mulai tanpa bahan bakar. Sebagai sosialisasi mendorong masyarakat untuk efisiensi bahan bakar dan mendukung pemanfaatan energi listrik yang konvensional
“Kami mendesain seluruh tenant menggunakan peralatan listrik. Semua proses memasak menggunakan kompor listrik tanpa menggunakan kompor konvensional,”pungkas Adriani. (*)










