Perum Bulog Cabang Parepare Serap Gabah Petani Tanpa Potongan Apapun

Selasa, 15 April 2025 - 22:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Bulog cabang Parepare membeli langsung gabah petani dengan pengawasan oleh anggota TNI dan Dinas Pertanian terkait, dalam penyerapan gabah

Petugas Bulog cabang Parepare membeli langsung gabah petani dengan pengawasan oleh anggota TNI dan Dinas Pertanian terkait, dalam penyerapan gabah

SUARADARING.COM, PAREPARE – Dalam rangka memenuhi target swasembada pangan nasional, yang dicanangkan presiden Prabowo Subianto. Perum Bulog cabang Parepare, provinsi Sulawesi Selatan, terus melakukan penyerapan gabah ke petani, yang dibeli seharga 6.500 perkilogram tanpa potongan apapun.

Bulog Parepare membeli langsung gabah petani seharga 6.500 per-kilogram dalam kondisi apapun dan tanpa potongan apapun juga, sesuai dengan arahan presiden. Sesuai yang diungkapkan Pimpinan Cabang (Pimcab) Perum Bulog Parepare, Muhammad Junaedi saat dikonfirmasi. Selasa, 15 April 2025.

“Alhamdulillah perum bulog cabang Parepare sendiri berkat koordinasi dengan TNI/Dandim 1405, Dinas pertanian terkait kami berhasil menjaga harga gabah di angka Rp. 6.500 per-kilogram,”ujarnya.

Pimcab Bulog Parepare, membantah jika adanya keluhan petani terkait dengan pemotongan timbangan, karena menurutnya penyerapan gabah ke petani di awasi langsung oleh anggota Babinsa TNI dan Dinas terkait untuk wilayah Barru dan Parepare.

“Untuk Bulog Parepare sendiri tidak pernah melakukan pemotongan timbangan sesuai dengan perintah presiden, bahwa gabah yang dibeli itu anyquality dan tanpa ada faksi timbangan,”jelasnya.

“Jadi kami dari pihak bulog Parepare sendiri melakukan pembelian pengamanan harga Rp. 6.500 tanpa ada rafaksi timbangan dan itu sudah kami lakukan pembelian sebanyak 12 ribu ton,”tegasnya.

Berdasarkan informasi Bulog cabang Parepare, hingga saat ini penyerapan gabah telah mencapai target 100 persen, dengan jumlah 43 ribu ton.

Perum bulog akan terus melakukan penyerapan gabah sepanjang tahun, di bulan april hingga mei. Sementara untuk penyerapan beras saat ini telah mencapai kurang lebih 12 ribu ton. (*)

Facebook Comments Box

Bagikan:

Berita Terkait

PT.Cahaya Ilahi Barokah-BSN Akad Massal, Dukung Program Pemerintah 1 Juta Rumah
Bulog Parepare Klaim Pendistribusian SPHP ke RPK sudah Sesuai Prosedur
Bulog Parepare Bersama Disperindag, Ketapang dan Polisi Sidak Rumah Pangan Kita di Pasar
Imigrasi Catatkan Kenaikan PNBP 6.42% dari Sektor Visa di Tengah Isu Global pada Semester I Tahun 2026
Libur Sekolah Kapal PELNI Makin Diminati Masyarakat
Super Brand Day Telkomsel dan Erajaya di Indonesia Timur, Berikan Banyak Keuntungan Pelanggan dari Diskon hingga Hiburan Digital Gratis
Warga Keluhkan Gas Elpiji 3 Kg Langka di Pangkalan
Mahal dan Langka di Pasar, Emak-emak Antre Beli Minyakita

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:30 WITA

PT.Cahaya Ilahi Barokah-BSN Akad Massal, Dukung Program Pemerintah 1 Juta Rumah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:22 WITA

Bulog Parepare Klaim Pendistribusian SPHP ke RPK sudah Sesuai Prosedur

Selasa, 7 Juli 2026 - 20:27 WITA

Imigrasi Catatkan Kenaikan PNBP 6.42% dari Sektor Visa di Tengah Isu Global pada Semester I Tahun 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:24 WITA

Libur Sekolah Kapal PELNI Makin Diminati Masyarakat

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:39 WITA

Super Brand Day Telkomsel dan Erajaya di Indonesia Timur, Berikan Banyak Keuntungan Pelanggan dari Diskon hingga Hiburan Digital Gratis

Berita Terbaru

Pimpinan Cabang Bulog Parepare saat diwawancarai usai melakukan Sidak di pasar

Ekonomi & Bisnis

Bulog Parepare Klaim Pendistribusian SPHP ke RPK sudah Sesuai Prosedur

Sabtu, 25 Jul 2026 - 15:22 WITA

Tim Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar, Sulawesi selatan, merupakan bagian dari Koalisi Advokasi Jurnalis (KAJ) Sulawesi Selatan mendatangi Kantor Ditreskrimum Polda Sulsel mempertanyakan perkembangan kasus dugaan kekerasan jurnalis LKBN ANTARA M Darwin Fatir

Hukum & Kriminal

Dikhawatrikan Mendek Tim KAJ Pertanyakan Kasus Kekerasan Jurnalis

Jumat, 24 Jul 2026 - 22:46 WITA