SUARADARING.COM, PAREPARE – Musim kemarau panjang yang terjadi hingga saat ini, menyebabkan kondisi debit air baku sungai karajae kota Parepare, Sulawesi selatan mulai berkurang.
Berkurangnya debit air baku dapat menimbulkan gangguan suplay air bersih ke sejumlah pelanggan air Perusahaan Air Minum (PAM) Tirta Karajae kota Parepare.
Mengatasi hal itu pihak manajemen PAM Tirta Karajae menyiapkan langkah-langkah antisipatif agar pelayanan suplay air bersih kepada warga atau pelanggan yang terdampak gangguan tetap terlayani.
Manager Tekhnik PAM Tirta Karajae Parepare, Zainuddin kepada suaradaring.com mengungkapkan, pihaknya telah melakukan berbagai upaya dalam mengatasi gangguan suplay air bersih ke pelanggan akibat menurunnya sumber air baku yang disebabkan kemarau panjang, dengan mengandalkan sumur dalam dan menyiagakan dua unit mobil tangki.
“Debit air kita sekarang berkurang karena kemarau, jadi sangat berpengaruh pelanggan kami di sana (Instalasi Pengolahan Air Salo Karajae) ada sekira 40 persen mengandalkan sumber air baku. Jadi kemungkinannya solusinya cara kami lakukan bergilir dan 60 persennya itu kami layani sumur dalam,”jelasnya, saat ditemui di kantornya. Jumat, 31 Juli 2026.
Menurut Zainuddin, IPA Salo Karajae yang biasanya mampu menghasilkan produksi air bersih sekira 180 liter per-detik ketika kondisi air baku sangat memadai. Namun dalam kondisi kemarau panjang saat ini hanya mampu memproduksi sekira 60 liter per-detik.
“Kalau maksimalnya untuk daerah salo karajae 180 liter per-detik itu kalau kondisi air baku bagus, tapi kalau kondii air baku kurang bagus itu kemungkinan besar sampai 60 sampai 40 liter per-detik. Jadi ini drastis penurunannya selama kemarau,”uraiannya.
Pelanggan yang berada di wilayah dataran rendah pihak PAM Tirta Karajae siap mengoperasikan sumur dalam agar tetap terlayani.
“Kalau daerah Tengah Galung (Tegal) Jalan Ambo Matti, ada beberapa sumur dalam dan ada juga satu di Jalan M Yusuf. nah disitu nanti rencananya kalau air kurang yang ada di salo karajae untuk mengantisipasi air yang melayani untuk pelanggan kemungkinan besarnya itu menggunakan sumur dalam tersebut,”pungkasnya.
Untuk itu Direktur PAM Tirta Karajae Parepare, Abdul Azis mengimbau warga atau pelanggan bijak menggunakan air bersih seperlunya di tengah kondisi cuaca kemarau saat ini.
Warga yang tidak mendapat air bersih dampak kemarau PAM tirta karajae Parepare membuka layanan mobil tangki melalui nomor kontak +62 813-2462-3861. (*)










