SUARADARING.COM, PAREPARE — Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie (ITH) Kota Parepare, Sulawesi selatan, melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang didanai melalui program hibah internal ITH memperkenalkan Sistem LACAK (Layanan Cek Penerima Bantuan Kecamatan Bacukiki) sebagai solusi digital dalam pengelolaan bantuan sosial di Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare.
Perkenalan system itu dilakukan dalam kegiatan sosialisasi sekaligus pendampingan aparatur kecamatan dan kelurahan di kantor kecamatan Bacukiki, kota Parepare. Pada Selasa, 19 Mei 2026.
Melalui kegiatan sosialisasi dan pendampingan tersebut ITH mendorong penerapan Sistem LACAK sebagai upaya membantu pemerintah dalam melakukan pendataan, pemantauan, serta pengelolaan bantuan sosial secara lebih terstruktur dan akurat.
Aplikasi tersebut merupakan hasil penelitian dan pengembangan kolaboratif tim dosen dan mahasiswa ITH, serta pihak Pemerintah Kota Parepare yang dilaksanakan pada tahun 2025. Tim ITH terdiri dari Putri Ayu Maharani, S.T., M.Sc. selaku ketua tim, bersama Mardhiyyah Rafrin, S.T., M.Sc., Muh Agus, S.Kom., M.Kom., Nur Aini Oktaviani Bahar, Damar Kandi, dan Muhammad Mu’adz Ibda. Pengembangan sistem juga melibatkan Sekretaris Camat Bacukiki tahun 2025, Ibu Ita Purnamasari, S.T., M.M., dan Kepala Inspektorat Kota Parepare, Bapak Iwan Asaad, AP., M.S.i.
Pemanfaatan sistem digital dinilai menjadi kebutuhan penting dalam pelayanan publik, khususnya pada pengelolaan data bantuan sosial yang selama ini kerap menimbulkan berbagai persoalan di masyarakat, mulai dari ketidaksesuaian data penerima, kurangnya transparansi, hingga munculnya aduan terkait penyaluran bantuan.
Koordinator Program Studi Ilmu Komputer ITH, Ir. Muhammad Syafaat, S.Kom., M.Kom., menyampaikan bahwa pemanfaatan teknologi informasi di sektor pemerintahan menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, digitalisasi pengelolaan bantuan sosial dapat membantu aparatur pemerintah bekerja lebih efektif sekaligus meminimalisir kesalahan pendataan yang sering terjadi di lapangan.
Sekretaris Kecamatan Bacukiki, Andi Satria Burhanuddin, S.STP., turut mengapresiasi hadirnya Sistem LACAK yang dinilai mampu menjadi solusi terhadap persoalan bantuan sosial di masyarakat.
“Harapan kami dengan adanya aplikasi ini persoalan-persoalan di masyarakat bisa diminimalisir dan mungkin tidak ada lagi aduan-aduan terkait bantuan sosial,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Sekretaris Kelurahan Lompoe, Fahri Firman, S.Sos. Ia menilai sistem tersebut akan membantu pemerintah kelurahan dalam mengelompokkan data warga penerima bantuan secara lebih jelas dan terorganisir.
“Pelatihan ini sangat membantu kami untuk mengklasifikasikan warga yang sudah menerima bantuan maupun yang belum,” ungkapnya.
Melalui penerapan Sistem LACAK, ITH berharap digitalisasi pelayanan publik di Kecamatan Bacukiki dapat terus berkembang sehingga pengelolaan bantuan sosial menjadi lebih transparan, tepat sasaran, dan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan pemerintah. (Adv)










