Pemkot Parepare Teken MoU dengan BPJS Ketenagakerjaan Terkait Jaminan Sosial Pekerja Rentan dan Miskin

Senin, 28 April 2025 - 21:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARADARING.COM, PAREPARE – BPJS Ketenagakerjaan bersama Pemerintah Kota Parepare, Sulawesi selatan, menggelar penandatanganan perjanjian kerjasama terkait perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja rentan dan miskin di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Jalan Urip Sumoharjo, Senin, 28 April 2025.

Perjanjian kerja sama ini ditandatangani langsung Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Makassar, I Nyoman Hary Sujana dan Walikota Parepare Tasming Hamid disaksikan petinggi BPJS Ketenagakerjaan dan jajaran Kepala Dinas Parepare.

I Nyoman Hary Sujana menjelaskan, perjanjian kerjasama antara BPJS Ketenagakerjaan dan Pemerintah Parepare tahun ini hingga tahun depan dipatok dapat mencover masyarakat rentan hingga 70 Persen lebih. Tidak hanya itu, pihaknya merencanakan akan membuka cabang baru di Parepare

“Kami akan berdiri sendiri dan mandiri. Rencananya membuka kantor sendiri untuk cabang Parepare,” ucapnya

Sementara itu, Tasming Hamid menyambut baik rencana pembangunan cabang BPJS Ketenagakerjaan yang akan berdiri sendiri di Parepare. Apalagi kata dia, memberi kesejahteraan bagi masyarakat rentan dan miskin menjadi janji politik yang akan ia realisasi dimasa jabatannya.

“Kami memang memiliki program dimana kami ingin menerapkan BPJS Ketenagakerjaan untuk masyarakat rentan namun saat ini kami sedang menyesuaikan anggaran,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Parepare, Basuki mengungkapkan tahun lalu 744 keluarga rentan dan miskin di Parepare telah tercover dan akan dilakukan penambahan bertahap setiap tahunnya.

Lebih jauh pihaknya akan terus melakukan akselerasi dan percepatan karena penerapannya dipantau oleh pusat sehingga upaya membantu masyarakat lebih sejahtera bisa terwujud.

“Tahun lalu ada 744 keluarga miskin, tahun ini kita menargetkan 1000 keluarga rentan yang tercover. Kemudian tahun depan kami menargetkan angka yang lebih tinggi lagi mencapai 1500 hingga 2000 peserta,” ucapnya. (ADV)

Facebook Comments Box

Bagikan:

Berita Terkait

Pemkot Parepare Pastikan Pembayaran TPP Bagi ASN kembali Berjalan Normal
Wali Kota Edukasi Masyarakat Pentingnya Menjaga Kebersihan Lingkungan
Wali Kota Lakukan Safari Religi Kunjungi Jamaah Mushollah Nur Qolby Polsek KPN Polres Parepare
Menjadi Perhatian Publik, Wali Kota Tasming Hamid Tegas Pembayaran TPP Segera Dicairkan Bertahap
Penandatanganan LKPJ Tahun Anggaran 2025, Wali Kota Tasming Hamid Apresiasi Kinerja DPRD Parepare
Wali Kota Tasming Hamid Kunjungi Korban Kebakaran bersama Pimpinan OPD
Momen Hari Kesadaran Nasional, Wali Kota Tasming Hamid Tegaskan ASN Jalankan Peran Penyampai Informasi Akurat
Wali Kota Tasming Hamid Terima Kunjungan Anggota Komisi III DPR RI

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 11:41 WITA

Pemkot Parepare Pastikan Pembayaran TPP Bagi ASN kembali Berjalan Normal

Minggu, 26 April 2026 - 11:35 WITA

Wali Kota Edukasi Masyarakat Pentingnya Menjaga Kebersihan Lingkungan

Selasa, 21 April 2026 - 21:47 WITA

Wali Kota Lakukan Safari Religi Kunjungi Jamaah Mushollah Nur Qolby Polsek KPN Polres Parepare

Selasa, 21 April 2026 - 21:35 WITA

Menjadi Perhatian Publik, Wali Kota Tasming Hamid Tegas Pembayaran TPP Segera Dicairkan Bertahap

Selasa, 21 April 2026 - 21:02 WITA

Penandatanganan LKPJ Tahun Anggaran 2025, Wali Kota Tasming Hamid Apresiasi Kinerja DPRD Parepare

Berita Terbaru

Wajah terduga pelaku disamarkan saat dimankan aparat Polsek Ujung Polres Parepare

Hukum & Kriminal

Polsek Ujung Amankan Pemuda Usai Transaksi Narkoba

Senin, 15 Jun 2026 - 15:25 WITA

Warga sedang membawa tabung gas elpiji 3 kilogram dalam kondisi kosong untuk membeli gas

Ekonomi & Bisnis

Warga Keluhkan Gas Elpiji 3 Kg Langka di Pangkalan

Sabtu, 13 Jun 2026 - 20:40 WITA

Suasana antrean warga membeli minyakita di pasar tani yang digelar DPKP kota Parepare

Ekonomi & Bisnis

Mahal dan Langka di Pasar, Emak-emak Antre Beli Minyakita

Sabtu, 13 Jun 2026 - 15:10 WITA