SUARADARING.COM, PAREPARE – Pasca libur lebaran dan libur sekolah, sejumlah masyarakat akan kembali beraktifitas ke tempat mereka masing-masing. Begitupun masyarakat yang mudik ke kampung halaman, mereka akan melakukan perjalanan balik ke tempat asal.
Seperti yang terjadi di kota Parepare, Sulawesi selatan. Setiap tahunnya menjelang hari raya idul fitri dan hari besar lainnya, pelabuhan nusantara kota Parepare selalu ramai dengan para perantau, yang melakukan mudik ke kampung halaman di beberapa daerah di Sulawesi selatan.
Setelah libur hari raya usai, pelabuhan nusantara Parepare kembali ramai dengan masyarakat yang melakukan perjalanan balik ke tempat asal. Untuk itu, menghadapi arus balik pasca hari raya idul fitri 1446 hijriyah tahun ini, pihak Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Parepare, telah menyiapkan sedikitnya 15 armada kapal laut, untuk melayani penumpang selama arus balik.
Seperti yang diungkapkan Kepala kantor KSOP Parepare, Shaiful Khorry kepada awak media, pihaknya telah melakukan beberapa langkah dalam menghadapi arus balik salah satu diantaranya adalah kesiapan 15 armada yang telah diramcek. Sabtu, 5 April 2025.
“Dalam rangka antisipasi angkutan lebaran tahun 2025, ada beberapa langkah yang sudah kita laksanakan, pertamasatu bulan yang lalu kita sudah laksanakan kegiatan ramcek untuk 15 kapal yang rencana kita operasikan di Parepare,”ungkapnya
“kita juga sudah buka posko angkutan lebaran selama 22 hari. Memang terjadi perbedaan relatif signifikan dimana angkutan lebaran tahun yang lalu kita melaksanakannya 15 mines 15 plus,”lanjutnya Khorry
“Ya..alhamdulillah kalau penambahan saya kira dari tahun yang lalu di kita masih tetap 15 armada 4 Pelni 11 dioperasikan oleh swasta,”pungkasnya.
Pantauan media, hingga saat ini memasuki H+4 pasca libur hari raya idul fitri suasana di pelabuhan nusantara Parepare, terpantau masih sepi penumpang yang melakukan perjalanan balik, belum memperlihatkan adanya kepadatan penumpang. Namun ribuan penumpang yang turun masih saja terjadi. (*)










