SUARADARING.COM, PAREPARE – Sebuah postingan yang beredar di media sosial, menuliskan adanya dugaan pungutan yang dilakukan oleh Pelaksana tugas (Plt) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (DISDIKBUD) kota Parepare, Adriani kepada seluruh kepala sekolah mulai dari tingkat TK, SD dan SMP.
“PLT Kepala Dinas Pendidikan Parepare memungut biaya 200 ribu setiap kpl sekolah mulai TK,SD dan SMP. Untuk hadiah lomba gerak jalan, barusan terjadi . info dari kepsek baru. Mantap PLT Dinas Pendidikan. Ada STOR Tunai ada yg transper,”tulis si pemilik akun Facebook bernama putra bugis yang dibagikan di group facebook Parepare Independent.
Postingan itu telah tersebar luas di media sosial dan mendapat banyak komentar, serta berkali-kali dibagikan.

Hingga berita ini diturunkan, plt Disdik kota Parepare, Adriani selaku ketua panitia pelaksana kegiatan, belum memberikan klarifikasi terkait dengan isu tersebut. Meski media ini telah mencoba melakukan konfirmasi melalui pesan Whatsapnya, namun tak kunjung mendapat jawaban.
Terpisah ketua Komisi II DPRD Parepare, yang bermitra dengan Dinas Pendidikan. S Parman Agus Mante sangat menyayangkan jika hal itu benar adanya. Bahkan ia menyarankan cara solutif yang bisa dilakukan berupa menawarkan proposal tanpa harus memungut dengan menentukan nilai.
“Disayangkan sekali kalau betul ini tulisan bahwa ada pungutan. Seharusnya pemerintah daerah atau ketua atau panitia pelaksana boleh membuat proposal, tapi nilainya tidak wajib jangan ditetapkan minta seikhlasnya,”ungkapnya saat dihubungi terpisah. Jumat, 28 Agustu 2026.
Politikus partai Gelora itu menegaskan, seharusnya kegiatan lomba gerak jalan dianggarkan dalam APBD karena menurutnya kegiatan tersebut rutin dilakukan setiap tahun dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI.
Pemerintah kota Parepare melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar saat ini menggelar kegiatan lomba gerak jalan indah yang diikuti oleh peserta dari berbagai sekolah hingga instansi dalam rangka menyemarakkan HUT ke-81 kemerdekaan RI. (*)










