Banjir Telan Korban Jiwa Hingga Jembatan Putus di Barru

Senin, 23 Desember 2024 - 13:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi jembatan putus di Pudee akibat tersapu arus banjir di Barru, Sabtu 21 Desember 2024

Kondisi jembatan putus di Pudee akibat tersapu arus banjir di Barru, Sabtu 21 Desember 2024

SUARADARING.COM, BARRU – Banjir bandang yang menerjang wilayah Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, mengakibatkan korban jiwa dan jembatan putus hanyut terbawa arus banjir.

Seorang bocah berusia 10 tahun tewas akibat terseret arus banjir saat pulang sekolah, di desa Libureng, Kecamatan Tanete Riaja Kabupaten Barru. Peristiwa itu terjadi pada sabtu lalu saat hujan deras melanda wilayah kabupaten Barru.

Selain menelan korban jiwa. salah satu jembatan di Desa Pudee Kelurahan Takkalasi Kecamatan Balusu, terputus disapu bersih oleh derasnya arus banjir saat itu.

Jembatan yang diketahui masih dalam proses pembangunan itu, hancur saat banjir melanda wilayah kabupaten Barru. warga yang berada di wilayah tersebut terpaksa di evakuasi menggunakan perahu karet.

Menurut kabid pencegahan dan kesiapsiagaan Badan Penganggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Barru, Abdul Muhaemin Hasan, menyebutkan, kondisi di kabupaten barru saat ini mulai terkendali dan air mulai surut.

“ Pasca kejadian banjir di kabupaten barru 21 Desember. Situasi sudah terkendali beberapa titik banjir sudah surut signifikan. Dan terkait penanganan kita sudah melakukan beberapa Langkah pertama penyaluran logistik makanan terhadap korban bencana, dan mulai melakukan inventarisir kerugian material bencana yang sudah ada,”ungkap Muhaemin yang dikonfirmasi. Senin, 23 Desember 2024.

Lebih lanjut Muhemin menyebutkan dari tujuh kecamatan di kabupaten Barru semuanya melaporkan adanya dampak banjir.

“Dari hasil pemantauan data di lapangan, untuk banjir ini kabupaten Barru dari tujuh kecamatan semua melaporkan situasi kebencanaan yang ada. Adapun kerusakan material dampak banjir adalah jalan tani, persawahan. Disamping itu juga terdapat jembatan hanyut di pudee, akibat derasnya arus banjir, sebenarnya sudah dalam proses kembali tetapi karena derasnya arus akhrinya jembatan tersebut hanyut dan roboh,”

“satu anak korban meninggal dunia karena juga terbawa arus di desa libureng,”sambung Muhaemin

Tingginya intensitas hujan yang terjadi di wilayah kabupaten Barru, pada sabtu 21 desember lalu, mengakibatkan tujuh kecamatan di wilayah ini terendam banjir setinggi satu hingga dua meter.

Pihak BPBD kabupaten Barru pun telah melakukan upaya penanganan, berupa pemberian bantuan makanan melalui dapur umum, dan assesment terhadap kerugian material dampak banjir. (*)

Facebook Comments Box

Bagikan:

Berita Terkait

Urus Paspor Makin Mudah, Imigrasi Parepare Hadirkan Layanan Appatuju
Imigrasi Parepare Hadirkan Layanan Ramah HAM, Pemohon Kelompok Rentan Jadi Prioritas Tanpa Pendaftaran Online
Dukung Program Jumat Peduli, Imigrasi Parepare Gelar Layanan Kesehatan Gratis dan Sosialisasi
Jalan Ambo Matti Masuk Proses Tender Nilai Anggaran 3,1 Miliar
Memprihatinkan Fenomena LGBT di Makassar, Komisi D DPRD Makassar Dorong Pemkot Segera Susun Perda LGBT
WNA/WNI dari Luar Negeri Masuk ke Indonesia Wajib Instal Aplikasi ALL Indonesia
Dorong Kepatuhan Wajib Pajak, Jasa Raharja Cabang Parepare Laksanakan Ops Gab PKB & SWDKLLJ Bersama UPT Pendapatan di Tiga Daerah
Transportasi di Sulawesi Selatan Kian Aman bagi Masyarakat, Jasa Raharja Perkuat Sistem Lewat Pendekatan Penta Helix

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 15:15 WITA

Urus Paspor Makin Mudah, Imigrasi Parepare Hadirkan Layanan Appatuju

Rabu, 29 April 2026 - 11:01 WITA

Imigrasi Parepare Hadirkan Layanan Ramah HAM, Pemohon Kelompok Rentan Jadi Prioritas Tanpa Pendaftaran Online

Jumat, 24 April 2026 - 13:48 WITA

Dukung Program Jumat Peduli, Imigrasi Parepare Gelar Layanan Kesehatan Gratis dan Sosialisasi

Rabu, 22 April 2026 - 14:36 WITA

Jalan Ambo Matti Masuk Proses Tender Nilai Anggaran 3,1 Miliar

Selasa, 21 April 2026 - 22:45 WITA

Memprihatinkan Fenomena LGBT di Makassar, Komisi D DPRD Makassar Dorong Pemkot Segera Susun Perda LGBT

Berita Terbaru