SUARADARING.COM, PAREPARE – ROKFest sukses digelar untuk pertama kalinya di Rumah Olah Kopi. Event yang memadukan pesta dan kompetisi itu terlaksana selama dua hari dari 15-16 November 2025.
Dalam event tersebut beberapa kategori yang dperlombakan seperti Coffe Talks, Fun Brewing, Workshop, hingga Fun Battle.
Ketua panitia Syahrani mengungkapkan tujuan dilaksanakannya event ROKFest tersebut, menjalin silaturahmi antara para pelaku kopi baik dari kota Parepare maupun di luar kota Parepare.
“Kegiatan ROKFest merupakan salah satu yang pertama kali kami lakuakan dengan tujuan sebenarnya bersilaturahmi dengan para pelaku kopi baik di Parepare dan daerah-daerah sekitarnya ada beberapa teman daerah yang datang seperti Enrekang, Pinrang, Sidrap dan barru. Salah satu eventnya adalah fun battle atau lomba seduh kopi,”jelas Rani sapaan akrabnya.
“Sebelumnya juga kami telah melakukan Workshop tentang kopi dan Coffee talk. Berharap event ini dapat menumbuhkan semangat bagi para pelaku UMKM khususnya usaha kopi, agar penyajian dan pelayanan akan lebih baik bagi pelaku usaha,”tambahnya.
Selama dua hari kegiatan itu berturut-turut dilakukan. Dihari pertama dimulai dengan sesi Fun Brewing, dimana audiens mencicipi berbagai jenis kopi dari berbagai daerah, mulai dari kopi lokal, hingga Internasional dengan proses pasca panen yang beragam.
Dilanjutkan dengan Workshop dengan tema menyeduh kopi dengan riang gembira, yang diikuti sedkitnya 16 peserta dan dipandu oleh Henry Hasrianto, seorang Roaster, Coffee enthusiast, juga Runner up Tarung Tiga (sebuah kompetisi menyeduh regional Makassar)
Dihari yang sama, Coffee Talks, ruang diskusi lintas generasi, membahas mengenai bagaimana bila 20 tahun dari sekarang, kopi sudah tiada? Syahriani Said, Owner Gudmud Coffee Roasterery sekaligus pengurus Rumah Olah kopi sebagai pemantik mengajak audiens untuk berbagai cerita, gagasan, hingga menawarkan solusi untuk masalah yang akan dihadapi oleh semua pegiat kopi, kekurangan bahan baku.
Dihari kedua, sesi terakhir berupa Fun Battle, sebuah kompetisi menyeduh tanpa tendensi, terbuka untuk siapapun mulai dari pegiat atau hanya sekedar penikmat kopi, barista hingga yang sekedar coba coba. Sebanyak 12 peserta menyeduhkan seduhan terbaik untuk mereka cicipi sendiri,
Menjadi peserta sekaligus juri tentu menyenangkan, sehingga kompetisi ini benar benar berjalan dengan fun dan tanpa ketegangan, Fun Battle terbagi menjadi 4 sesi dan menyisakan dua orang untuk bertarung di putaran final, Perwakilan Forest Coffee dari Pinrang dan Perwakilan Gudmud Coffee Roasterery memperebutkan posisi juara, hingga pada akhirnya Forest Coffee keluar sebagai pemenang. (*)











