SUARADARING.COM, PAREPARE – Sejumlah pengemudi ojek online yang tergabung dalam komunitas ojol kota Parepare, sulawesi seatan, menggelar aksi damai di depan kantor mapolres Parepare, dan doa bersama untuk dua korban sahabat pengemudi ojol. Minggu, 31 Agustus 2025.
Aksi Mereka diterima langsung oleh Wali Kota, Kapolres, Dandim 1405 Parepare, dan Ketua DPRD, Kaharuddin Kadir.
Dalam aksinya itu mereka berorasi menuntut, kasus kematian dua sahabat ojol yang menjadi korban yakni Afan Kurniawan dan Rusdamdiansyah, saat aksi demonstrasi terjadi di Jakarta dan Makassar. Agar diusut tuntas seadil-adilnya dan secara transparan.
“Kami seluruh ojol di kota Parepare, melakukan aksi doa bersama dan ada juga tadi surat pernyataan kam sampaikan ke pihak polres untuk ditujukan ke pihak polri. Semoga aspirasi kami diterima dengan baik karena kam punya niat yang baik, niat yang tulus untuk datang ke sini (Mapolres Parepare) melakukan aksi damai,”terang Aswar selaku kordinator Ojol Parepare kepada awak media.
“Tuntutan kami tadi adalah, bagaimana pihak dari 7 pelaku ini supaya dihukum seberat-beratnya dari pihak hukum yang berlaku di Indonesia ini. Dan jangan jadikan hukum ini sebaga tajam ke bawah tumpul ke atas,”teganya.
Aswar juga berharap, teman-teman yang melakukan aksi demo besar-besaran di kota Parepare tidak anarkis seprti yang terjad di kota-kota besar saat ini.
“Semoga perjuangan kami, diberkahi dan dirahmati oleh Allah SWT,”harapnya.
Aksi damai dan doa bersama yang dilakukan para pengemudi ojol di kota Parepare, mendapat apresiasi dari semua pihak, termasuk Forkopimda yang hadir malam itu, karena dapat menjaga keamanan dan ketertiban saat menggelar aksi.
“Tentu kami mengapresiasi setnggi-tingginya kepada teman-teman ojol. Apa yang menjadi rool model idealnya di seluruh Indonesia penyampaian aspirasi inilah yang kita butuhkan, apa yang menjadi tuntutan dari teman-teman dan alhamdulillah diterima dengan baik dan insyallah di atensi untuk disampaikan ke tingkat yang lebih tinggi, khususnya tadi tuntutan bahwa pelaku harus diadili sesuai hukum yang berlaku dan transparan sehingga semoga pihak nanti bisa menerima dengan baik,” Ujar Wali kota Parepare, Tasming Hamid.
Usai berorasi mereka melakukan doa bersama sambil menyalakan lilin, sebagai simbol persaudaraan. Doa bersama dipimpin langsung perwakilan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) kota Parepare.
Aksi damai dan doa bersama komunitas Ojol berjalan aman. Usai menggelar aksi mereka membubarkan diri dengan tertib. (*)










