Pemkot Parepare Melarang Pengibaran Bendera “One Piece” Berdampingan Bendera Merah Putih

Selasa, 5 Agustus 2025 - 17:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

SUARADARING.COM, PAREPARE –Pemerintah kota Parepare, Sulawesi selatan, melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (KESBANGPOL), melarang keras pengibaran bendera fiksi “One Piece” yang berdampingan dengan bendera merah putiih di kota Parepare.

Hal itu diungkapkan sekretaris Kesbangpol kota Parepare, Bahar saat ditemui di kantornya. Selasa, 5 Agustus 2025. Ia menegaskan pelarangan pengibaran bendera “One Piece” pada momen Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 itu, berdasarkan perintah dari pimpinan untuk melakukan pemantauan pengibaran bendera “One Piece”

“Terkait dengan bendera one piece ini, karena ada informasi sudah ada ditemukan di daerah kabupaten Barru, Sulsel. Tapi inikan bukan wilayah kota Parepare, sehingga kepala badan kesbangpol kota Parepare, memerintahkan kepada kami selaku staf, secara kebetulan melakukan imbauan kepada masyarakat untuk menaikan bendera merah putih dalam rangka peringatan 17 agustus, juga mengimbau agar supaya tidak menaikan bendera one piece berdampingan dengan bendera merah putih,”ujarnya.

Meski hingga kini pihak Kesbangpol Parepare belum menemukan adanya pengibaran bendera tersebut, namun pihaknya tetap mengimbau kepada warga di kota Parepare untuk tidak mengibarkan bendera “One Piece”

“kami melakukan pemantauan dan imbauan kalau ada yang di dapat kita menurunkan atau melarang untuk menaikan bendera one piece,”tegasnya.

Beberapa hari terakhir menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, publik digemparkan dengan adanya aksi pengibaran bendera fiksi bajak laut serial dari “One Piece” terjadi beberapa daerah di Indonesia.

Tindakan tersebut dinilai mencederai kehormatan simbol negara dan memicu kekhawatiran akan melemahnya penghormatan terhadap nilai-nilai kebangsaan.

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menkopolkam) Budi Gunawan menyebut gerakan tersebut sebagai bentuk provokasi yang dapat merendahkan martabat bangsa. Simbol-simbol asing, apalagi fisik, tidak relevan dan tidak pantas disandingkan dengan simbol perjuangan bangsa.

“Sebagai bangsa besar yang menghargai sejarah, sepatutnya kita semua menahan diri untuk tidak memprovokasi dengan simbol-simbol yang tidak relevan dengan perjuangan bangsa,” ujarnya. (*)

Facebook Comments Box
Bagikan:

Berita Terkait

Rombongan Jemaah Umrah Tertahan di Arab Saudi Terancam Deportasi
Diduga Tertipu Travel Umrah, 44 Jamaah Umrah Parepare Terlantar Belum Pulang
Viral! Video Laka Lantas, Pengendara Sepeda Motor Tabrak Truck Sedang Parkir Gunakan Sebagian Badan Jalan
Konflik Timur Tengah, Kementerian Haji dan Umrah Parepare Minta JCH Tetap Tenang
Arus Mudik Lebaran Pelabuhan Nusantara Masih Terpantau Padat
Bocah 12 Tahun Hanyut di Sungai Saddang Berhasil Ditemukan Tim SAR Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Sulsel
Ramai Isu Larangan Berhijab Bagi Pegawai Muslim di RS Fatima Parepare, Komisi II DPRD Temui Direktur Rumah Sakit
Ada Pekerja Migran Indonesia Asal Pinrang di Tengah Perang Timur Tengah

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 16:03 WITA

Rombongan Jemaah Umrah Tertahan di Arab Saudi Terancam Deportasi

Kamis, 2 April 2026 - 19:27 WITA

Diduga Tertipu Travel Umrah, 44 Jamaah Umrah Parepare Terlantar Belum Pulang

Kamis, 2 April 2026 - 12:11 WITA

Viral! Video Laka Lantas, Pengendara Sepeda Motor Tabrak Truck Sedang Parkir Gunakan Sebagian Badan Jalan

Senin, 30 Maret 2026 - 16:11 WITA

Konflik Timur Tengah, Kementerian Haji dan Umrah Parepare Minta JCH Tetap Tenang

Jumat, 27 Maret 2026 - 17:21 WITA

Arus Mudik Lebaran Pelabuhan Nusantara Masih Terpantau Padat

Berita Terbaru