Pastikan Kelayakan Eks Swalayan Cahaya Ujung Jadi Pusat Kuliner, Pj Walikota Cek Kondisi Bangunan

Senin, 20 Januari 2025 - 17:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat (Pj) Wali Kota Parepare, Abdul Hayat Ghani turun langsung melihat kondisi bangunan eks swalayan Cahaya Ujung (CU) lama yang berlokasi di Jalan Bau Massepe, Kelurahan Labukkang, Kecamatan Ujung, kota Parepare, Sulawesi selatan (Sulsel).

Penjabat (Pj) Wali Kota Parepare, Abdul Hayat Ghani turun langsung melihat kondisi bangunan eks swalayan Cahaya Ujung (CU) lama yang berlokasi di Jalan Bau Massepe, Kelurahan Labukkang, Kecamatan Ujung, kota Parepare, Sulawesi selatan (Sulsel).

SUARADARING.COM, PAREPARE – Penjabat (Pj) Wali Kota Parepare, Abdul Hayat Ghani turun langsung melihat kondisi bangunan eks swalayan Cahaya Ujung (CU) lama yang berlokasi di Jalan Bau Massepe, Kelurahan Labukkang, Kecamatan Ujung, kota Parepare, Sulawesi selatan (Sulsel). Senin, 20 Januari 2025.

Peninjauan tersebut bertujuan untuk menilai kelayakan bangunan yang rencananya akan direhabilitasi oleh pemerintah daerah.
Dari hasil peninjauan itu, Komisi III menilai bangunan eks toko CU perlu dilakukan pembangunan total untuk dapat difungsikan sebagai pusat UMKM.

“InsyaAllah segera kita jadikan sebagai pusat UMKM agar dapat menggerakkan roda perekonomian Parepare,” ujar Abdul Hayat Ghani didampingi Sekretaris Daerah Kota Parepare, Husni Syam.

Gayung bersambut tidak lama berselang, tinjauan bangunan juga disusul oleh Anggota Komisi III DPRD Parepare.

“Setelah kami lihat langsung, kondisi bangunan ini sudah tidak memungkinkan untuk sekadar direhabilitasi. Dibutuhkan pembangunan total,” kata anggota Komisi III DPRD Parepare, Rudi Najamuddin.

Selain itu, dia menyambut baik langkah pemerintah daerah yang berupaya mengembangkan sektor UMKM di lokasi strategis tersebut.
Ia menilai, keberadaan pusat UMKM di kawasan ini dapat menjadi solusi di tengah terbatasnya lapangan kerja di Parepare.

“Parepare memiliki perkembangan UMKM yang luar biasa. Dengan lokasi ini yang berada di pusat kota, sangat potensial untuk dijadikan pusat kuliner,” jelasnya.

Di juga menekankan bahwa pembangunan harus dilakukan secara profesional mengingat luas area yang cukup besar. Terkait keberadaan kampung kuliner yang sudah ada sebelumnya, Najamuddin memastikan akan ada kesetaraan dalam pelayanan pemerintah.

“Pemerintah akan memfasilitasi semua pelaku UMKM secara merata, baik di lokasi baru maupun yang lala” tandasnya.(*)

Facebook Comments Box

Bagikan:

Berita Terkait

Hadiri Rakor Bersama Menteri ATR/BPN, Tasming Hamid Komitmen Jaga Lahan Pertanian Berkelanjutan
Prestasi Mendunia Diraih Pemkot Parepare Berkat Inovasi DPKP
Pemkot Parepare Ukir Prestasi di Kanca Internasional Melalui Inovasi “Berdaya Srikandi”
Momen HKN Wali Kota Serukan Tingkatkan Etos Kerja dan Menjaga Profesionalisme sebagai Abdi Negara
Sekda Jelaskan Penggunaan Anggaran 7,2 Miliar untuk Makan Minun Dukung Jamuan Tamu Resmi
Pemkot Parepare Peringati Hardiknas, Momentum Refleksi untuk Meneguhkan dan Menghidupkan Semangat Pendidikan Nasional
Wali Kota Turun Langsung Pantau Pengerukan Drainase Tersumbat
Wali Kota Terima Audiensi KBPP Bahas Sinergi antara Pemerintah Dukung Pembangunan Daerah

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:13 WITA

Hadiri Rakor Bersama Menteri ATR/BPN, Tasming Hamid Komitmen Jaga Lahan Pertanian Berkelanjutan

Jumat, 26 Juni 2026 - 16:49 WITA

Prestasi Mendunia Diraih Pemkot Parepare Berkat Inovasi DPKP

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:13 WITA

Pemkot Parepare Ukir Prestasi di Kanca Internasional Melalui Inovasi “Berdaya Srikandi”

Senin, 18 Mei 2026 - 17:32 WITA

Momen HKN Wali Kota Serukan Tingkatkan Etos Kerja dan Menjaga Profesionalisme sebagai Abdi Negara

Minggu, 17 Mei 2026 - 15:30 WITA

Sekda Jelaskan Penggunaan Anggaran 7,2 Miliar untuk Makan Minun Dukung Jamuan Tamu Resmi

Berita Terbaru