” Saya sangat puas dengan kondisinya, karena setelah ini sudah berdiskusi berbagai pihak bahwa pembangunan staduon ini dikerjakan dengan serius dengan banyak perubahan besar dari sebelumnya,”ungkapnya.
“Bahkan, hampir merombak total sebetulnya dan semuanya disesuaikan dengan standar yang diterapkan oleh fifa dan pssi,”ungkapnya lagi.
Teguh kepada kotraktor memberikan catatan agar pelaksanaan rehabilitasi dan renovasi stadion GBH Parepare bisa segera selesai tepat waktu setelah mendapatkan adendum.
” Yang menjadi catatan tentu saja adalah karena pembangunan ini sudah amendum atau penambahan. Harapannya agar bisa selesai tepat waktu agar masyarakat bisa menikmati,”harapnya
“Dengan Progres 95 persen kurang lebih. Mudah mudahan di sisa waktu sampai akhir februari. Pelaksana tadi mncoba optimis dan kami sangat berharap bisa tepat waktu,”ujaranya.
Sebagai anggota dewan di komisi V pihaknya menjadi atensi untuk melihat langsung kesiapannya, agar stadion ini bisa menjadi bechmarking
“Tentu ini menjadi atensi, saya juga dari komisi V dan juga dari dapil saya, berkewajiban untuk melihat langsung kesiapannya dan seperti kita ketahui bahwa di Sulawesi selatan ini masyarakatnya pecinta bola, tapi kita belum punya cukup banyak stadion representatif jadi harpaannya stadion ini bisa menjadi bechmarking agar ada stadion layak pakai di sulawesi selatan,”pungkasnya.
Sejatinya rehabilitasi dan renovasi stadion yang menjadi markas PSM Makassar tersebut ditargtetkan rampung bulan Desember 2024, namun pihak kontraktor meminta perpanjangan waktu selama dua bulan yang ditargetkan rampung Februari 2025, (*)
Halaman : 1 2










