Peringatan Dini Potensi Bencana Hidrometeorologi Terjadi di Kabupaten Barru

Jumat, 10 Januari 2025 - 16:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kesiapan armada penyelamatan tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Barru, stand bay di posko siaga bencana.

Kesiapan armada penyelamatan tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Barru, stand bay di posko siaga bencana.

SUARADARING.COM, BARRU – Pemerintah kabupaten Barru, Sulawesi selatan, diminta untuk siaga dalam mewaspadai adanya potensi bencana Hidrometeorologi yang diprediksi akan terjadi di wilayah kabupaten Barru.

Hal itu berdasarkan surat edaran dari pemerintah kabupaten Barru, nomor 02 tahun 2025 tentang peringatan dini potensi bencana Hidrometeorologi di kabupaten Barru, yang ditetapkan pada 9 Januari 2025. Tindaklanjut informasi peringatan dini itu berasal dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), yang disampaikan pada rapat koordinasi penanganan bencana Hidrometeorologi di wilayah provinsi Sulawesi selatan pada 2 Januari 2025.

BMKG Sulsel, menginformasikan bahwa puncak musim hujan diprediksi terjadi pada januari 2025 untuk Sulawesi selatan bagian barat. Curah hujan dengan kategori tinggi hingga sangat tinggi berpotensi terjadi di kabupaten Barru, yang mengindikasikan potensi banjir kategori tinggi dapat terjadi.

Berdasarkan informasi itu pihak pemerintah kabupaten Barru memberikan peringatan bagi seluruh pihak untuk meningkatkan kesiapsiagaan, untuk meminimalisir dampak bencana.

Bupati Barru Suardi Saleh, dalam surat edaran tersebut, pihaknya meminta kepada Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) terkait, camat, lurah dan kepala des se-kabupaten Barru, untuk menyiapkan langkah-langkah konkrit guna mengantisipasi bencana hidrometeorologi dan dampak buruknya, diantaranya.

1. Membentuk posko kesiapsiagaan, melakukan pemantauan secara cermat terhadap informasi cuaca dan atau peringatan dini dari BMKG, BPBD dan mitigasi bencana Geologi untuk mengetahui perkembangan situasi terkini

2. Menyiapkan seluruh aparatur pemerintah kecamatan, kelurahan/desa dan mengkoordinasikan dengan TNI, Polri, Instansi vertical di daerah dan relawan siaga bencana serta unsur masyarakat lainnya.

3. Menyiapkan sarana dan prasarana, khususnya kesiapan peralatan darurat di seluruh wilayah dengan risiko tinggi.

4. Meningkatkan jumlah relawan

5. Mendirikan dapur umum

6. Jalur distribusi peralatan dan personel tenaga evakuasi termasuk distribusi logistic dipetakan secara jelas

7. Dokumen kontigensi Banjir

8. Meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat di wilayah rawan banjir tentang tanda-tanda bahaya banjir.

Dikutif dari laman iklim.bmkg.go.id, yang menjelaskan Hidrometeorologi adalah suatu fenomena bencana alam atau proses merusak yang terjadi di atmosfer (meteorologi), air (Hidrologi) atau lautan (Oseanografi) yang dapat menghilangkan nyawa, cedera atau dampak kesehatan lainnya, kerusakan harta benda, kehilangan mata pencaharian dan layanan, gangguan sosial dan ekonomi atau kerusakan lingkungan. (*)

Facebook Comments Box
Bagikan:

Berita Terkait

Perkuat Sinergi Antar Bagian Sekretariat DPRD Makassar Gelar Rakor
Cegah TPPO, Imigrasi Parepare Gelar Sosialisasi Desa Binaan di Lemoe
Sepekan Pasca Lebaran Jumlah Pasien RS dr Hasri Ainun Habibie Membludak
49 Jemaah Umrah Zakiah Dina Tayyibah Parepare Kembali ke Tanah Air
Beri Rasa Aman di Hari Raya Paskah, Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Laksanakan Patroli Pengamanan Ibadah
Zakiah Dina Tayyibah Berangkatkan 49 Jamaah Umrah Menuju Baitullah
Libur Lebaran dan Nyepi, Imigrasi Kelas II TPI Parepare Tetap Buka Layani Permohonan Paspor Ini Jadwalnya
IJTI Sulsel Gelar FGD Soroti Perlindungan Hukum dan Resiko Jurnalis Dalam Peliputan Lingkungan

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 12:55 WITA

Perkuat Sinergi Antar Bagian Sekretariat DPRD Makassar Gelar Rakor

Rabu, 8 April 2026 - 09:15 WITA

Cegah TPPO, Imigrasi Parepare Gelar Sosialisasi Desa Binaan di Lemoe

Sabtu, 4 April 2026 - 14:43 WITA

Sepekan Pasca Lebaran Jumlah Pasien RS dr Hasri Ainun Habibie Membludak

Jumat, 3 April 2026 - 21:12 WITA

49 Jemaah Umrah Zakiah Dina Tayyibah Parepare Kembali ke Tanah Air

Jumat, 3 April 2026 - 11:59 WITA

Beri Rasa Aman di Hari Raya Paskah, Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Laksanakan Patroli Pengamanan Ibadah

Berita Terbaru

Salah satu perajin tahu tempe sedang merapikan hasil produksi tempenya

Ekonomi & Bisnis

Pelaku Usaha Tahu Tempe di Parepare Tertekan Tingginya Harga Bahan Baku

Jumat, 10 Apr 2026 - 15:05 WITA