Ketua Askot PSSI Parepare Sebut Wasit Pimpin Pertandingan Indonesia Vs Uzbekistan di Piala Asia U-23 AFC Rugikan Timnas

Selasa, 30 April 2024 - 16:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto dilansir laman resmi PSSI

Foto dilansir laman resmi PSSI

SUARADARING.COM- Tim U-23 Indonesia harus mengakui keunggulan 0-2 dari Uzbekistan pada laga semifinal Piala Asia U-23 2024 di Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha, Senin, 29 April 2024.

Pada laga ini, skuad Garuda Muda bermain menyerang sejak menit pertama dan spartan.
Indonesia berusaha keluar dari tekanan dengan mengandalkan serangan balik cepat. Tetapi skor 0-0 tidak berubah sampai turun minum.

Pada babak kedua, Indonesia mulai bisa menembus pertahanan Uzbekistan. Garuda Muda bahkan sempat merobek gawang Uzbekistan yang dikawal oleh Abduvakhid Nematov pada menit 60 lewat Muhammad Ferarri.

Ferarri menyambar bola liar yang bergulir di depan gawang Uzbekistan setelah Nematov tidak sempurna dalam menghalau bola yang dikirimkan Pratama Arhan. Sayangnya, gol ini dianulir setelah wasit Shen Yinhao mengecek VAR.

Menanggapi kejadian itu, Ketua Asosiasi Kota (Askot) PSSI Parepare, Rahmat Sjamsu Alam (RSA) menyesalkan kepemimpinan wasit kurang memberi keuntungan kepada timnas.

“kami melihat sedikit wasit kurang memberi keuntungan kepada timnas karena beberapa benturan pelanggaran untuk Indonesia tidak dilakukan, uzbekistan lakukan pelanggaran langsung di semprit,”sesalnya.

“permainan Indonesia cukup bagus di babak-babak pertama itu sangat lumayan bahkan cukup merepotkan Uzbekistan. Namun setelah kejadian bola di anulir wasit permainannya mulai kendor. Semangat Indonesia mulai turun mungkin kecapean, tim Uzbekistan juga memang diatas,”ungkapnya.

Sebelum Ferarri mencetak gol, salah seorang pemain Indonesia, Ramadhan Sananta berdiri dalam posisi offside. Wasit pun memutuskan gol Indonesia tidak sah.

Selepas momen ini, Uzbekistan justru mendapatkan momentum.

Mereka terus mengurung pertahanan Garuda Muda dan berhasil merobek gawang Ernando Ari pada menit 68 melalui sepakan Khusain Norchaev setelah menerima umpan dari Muhammadkodir Hamraliev.

Uzbekistan semakin di atas angin. Tim asuhan Timur Kapadze mendapatkan kesempatan emas, tetapi dua peluang mereka lewat tendangan Abbosbek Fayzullaev dan tandukan Khusain Norchaev masih diselamatkan oleh tiang gawang.

Di saat tertinggal, Indonesia justru kehilangan kapten tim, Rizky Ridho, yang mendapatkan kartu kuning di menit 82. Ridho dianggap sengaja melakukan pelanggaran keras terhadap Jasurbek Jaloliddinov.

Diusirnya Ridho membuat lubang di pertahanan Indonesia. Uzbekistan berhasil menambah keunggulan menjadi 0-2 setelah Pratama Arhan malah memasukkan bola ke gawang sendiri.

Arhan yang bermaksud menghalau bola yang bergulir di depan gawang Indonesia justru membuat kesalahan besar. Ia salah melakukan sapuan sehingga bola masuk ke gawang sendiri.

Sampai peluit panjang ditiup oleh Shen Yinhao, skor 0-2 untuk Uzbekistan tidak berubah. Dengan hasil ini Garuda Muda gagal lolos ke babak final Piala Asia U-23 2024. Meski begitu masih ada peluang lolos ke Olimpiade 2024 dengan meraih kemenangan pada laga perebutan tempat ketiga melawan tim yang kalah antara Jepang atau Irak.

Diketahui Shen Yinhao, wasit asal China yang punya rekam jejak buruk dengan timnas Indonesia U-23, pada saat itu masih U-22, di SEA Games 2023. Banyak pemain yang ada di skuad pada saat ini merupakan bagian dari tim SEA Games di Kamboja pada Mei 2023 lalu, termasuk Ernando Ari, Marselino Ferdinan, Rizky Ridho, dan Pratama Arhan.

Shen Yinhao merupakan wasit yang memimpin laga timnas Indonesia U-22 kontra tuan rumah Kamboja pada 5 Mei 2023.

Dalam laga itu, timnas Indonesia U-22 berhasil menang dengan skor 2-1, namun Shen Yihao memiliki sejumlah keputusan yang meragukan selama pertandingan di Stadion Olimpiade Phnom Penh. (*)

Facebook Comments Box

Bagikan:

Berita Terkait

Manajemen PSM Makassar Masih Nunggak Sewa Stadion ke Pemkot Parepare
Laga Kandang PSM Makassar Vs Persib Bandung Berakhir Ricuh, Jaring Gawang Lapangan Rusak
Tanpa Penonton PSM Makassar Berhasil Tumbangkan Bhayangkara FC, Ketua The Preman Ajak Komunitas Tetap Tertib dan Sportif
Persipare Seleksi 218 Pemain Usia Muda Perkuat Tim di Piala Soeratin
Media FC Lolos ke Final Liga Ramadan 2026 Usai Kalahkan Resing FC
Sempat Berpolemik Event “Baku Tumbuk” Berganti Nama Tryout Kickboxing Akhirnya Resmi Digelar
36 Cabor Siap Wakili Kota Parepare di Ajang Pekan Olahraga Provinsi, KONI Optimis Masuk 5 Besar
KONI Parepare Lepas Tim Atlet Futsal Putri Menuju Praporprov Sulsel

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 16:37 WITA

Laga Kandang PSM Makassar Vs Persib Bandung Berakhir Ricuh, Jaring Gawang Lapangan Rusak

Senin, 4 Mei 2026 - 22:13 WITA

Tanpa Penonton PSM Makassar Berhasil Tumbangkan Bhayangkara FC, Ketua The Preman Ajak Komunitas Tetap Tertib dan Sportif

Rabu, 15 April 2026 - 13:06 WITA

Persipare Seleksi 218 Pemain Usia Muda Perkuat Tim di Piala Soeratin

Jumat, 13 Maret 2026 - 00:48 WITA

Media FC Lolos ke Final Liga Ramadan 2026 Usai Kalahkan Resing FC

Sabtu, 7 Februari 2026 - 00:10 WITA

Sempat Berpolemik Event “Baku Tumbuk” Berganti Nama Tryout Kickboxing Akhirnya Resmi Digelar

Berita Terbaru

Petugas Satpol-PP mendata ASN ditemukan nongkrong di warkop saat jam kerja

Hukum & Kriminal

Satpol-PP Parepare Jaring ASN Nongkrong di Jam Kerja

Senin, 25 Mei 2026 - 17:57 WITA