SUARADARING.COM, PAREPARE — Keluarga besar almarhum H. Usman Balo menggelar kegiatan halalbihalal yang berlangsung penuh kehangatan dan kekeluargaan. Acara ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antar anggota keluarga lintas generasi.
Halalbihalal yang digelar di Rumah Dinas Sekretaris daerah (Sekda) kota Parepare, Sulawesi selatan, Amarun Agung Hamka yang juga salah satu keluarga alm. H. Usman Balo. Kegiatan berlangsung hangat dan penuh makna, dihadiri seluruh keluarga almarhum hingga cucu. Kamis, 26 Maret 2026
Sekretaris Daerah Kota Parepare, Amarun Agung Hamka, dalam sambutannya menegaskan bahwa kekuatan sebuah keluarga besar tidak hanya terletak pada sejarahnya, tetapi pada kemampuannya menjaga nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
“Warisan terbesar dari seorang tokoh bukan hanya cerita, tetapi nilai. Dan nilai itu hanya akan hidup jika kita menjaganya bersama,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa nama besar Alm. H. Usman Balo adalah kebanggaan sekaligus tanggung jawab moral yang harus dirawat melalui sikap saling menghargai dan menjaga kebersamaan. Jejak keteladanan itu kini hidup dalam keluarga besarnya—menjadi warisan nilai yang terus dijaga lintas generasi.
Halalbihalal Keluarga Besar Alm. H. Usman Balo menjadi lebih dari sekadar ajang silaturahmi. Kegiatan ini menjelma sebagai ruang refleksi untuk menjaga warisan nilai dari sosok pejuang kharismatik Sulawesi Selatan yang dikenal berani, tegas, dan pantang menyerah.
Mantan kepala Disporapar itu menyebutkan, momentum ini menjadi pengingat bahwa di tengah perubahan zaman, nilai keteguhan, keberanian, dan kebersamaan tetap relevan untuk dijaga.
Halalbihalal ini menegaskan satu hal—bahwa warisan seorang pejuang tidak akan pernah padam selama terus hidup dalam sikap dan tindakan generasi penerusnya.
Dalam perjalanan sejarahnya, Usman Balo turut berada dalam dinamika perjuangan bersenjata, termasuk pada fase pergerakan DI/TII. Namun, sikap tegasnya terhadap prinsip perjuangan membuatnya mengambil jalan berbeda ketika terjadi pertentangan ideologis. Hal tersebut menunjukkan bahwa sosoknya bukan hanya pejuang fisik, tetapi juga pemimpin yang berdiri di atas keyakinan.
Diketahui alm. H. Usman Balo merupakan tokoh pejuang yang lahir dari masyarakat Bugis Sidrap sekitar tahun 1918. Berangkat dari latar belakang sederhana, ia tumbuh menjadi figur yang disegani dalam dinamika perjuangan kemerdekaan di Sulawesi Selatan. Keteguhan prinsip dan keberaniannya menjadikannya sosok yang memiliki pengaruh kuat, tidak hanya di medan perjuangan, tetapi juga di tengah masyarakat. (*)










