Langkah Cepat Kelompok Pengajian Asmaul Husna Berikan Bantuan Bagi Santri Terdampak Kebakaran

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 20:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARADARING.COM, PAREPARE – Langkah cepat Kelompok Pengajian Asmaul Husna kota Parepare, Sulawesi selatan, menyerahkan bantuan kepada santri Pondok Pesantren (PONPES) Zubdatul Asrar Nahdlatul ulama (NU) Lappa Angin, kota Parepare, yang terdampak kebakaran. Sabtu, 23 Agustus 2025.

Bantuan berupa uang tunai diserahkan langsung kepada santri, sebagai wujud kepedulian sesama untuk meringankan beban musibah yang dialami para santri.

Penyerahan bantuan itu diserahkan langsung oleh perwakilan KP Asmaul Husna dan disaksikan pembina asrama Ponpes.

Hj Ratna, salah satu anggota KP Asmaul Husna, menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap korban bencana kebakaran.

“Kami mendengar berita duka kebakaran, kita turut prihatin dan membuka list donasi untuk korban,” ungkap Hj Ratna saat ditemui di lokasi.

Bantuan yang diberikan tidak tanggung-tanggung. Kelompok pengajian ini menyalurkan bantuan berupa uang tunai kepada seluruh santri yang tinggal di ketiga asrama yang terbakar.

“Kita berikan bantuan tunai kepada seluruh santri yang menjadi korban. Tidak hanya itu, termasuk bantuan perlengkapan pribadi dan 70 mushaf Al-Qur’an dengan nilai Rp. 70.000 setiap bukunya,” kata Hj Ratna.

Komitmen KP Asmaul Husna untuk tidak hanya membantu kebutuhan mendesak para santri, tetapi juga memastikan dapat melanjutkan aktivitas belajar mengajar dengan perlengkapan yang memadai.

Kebakaran hebat terjadi di kawasan Pondok pesantren (PONPES) Zubdatul Asrar Nahdlatul Ulama, kelurahan Lappa Angin, kecamatan Watang Bacukiki, kota Parepare, Sulawesi selatan. Sabtu, 23 Agustus 2025 pagi.

Peristiwa kebakaran itu diduga karena korsleting listrik, yang menghanguskan tiga rumah asrama santri putra milik Ponpes.

Meski dilaporkan tidak korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun puluhan santri kehilangan tempat tinggal, pakaian serta alat tulis pembelajaran. (*)

Facebook Comments Box

Bagikan:

Berita Terkait

Ringankan Beban Korban Kebakaran, GAPEMBI Parepare Salurkan Bantuan
DPC Demokrat Parepare Gelar Aksi Bersih-bersih Pantai Sambut Hut ke-25 Partai Demokrat
Dukung Program Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Rutan Kelas IIB Barru Serahkan Bansos
Bakti Sosial Imigrasi Kelas II TPI Parepare Melalui Program Orang Tua Asuh Anak Stunting
Sambut Hari Bhayangkara, Ketua PPM Parepare Ajak Masyarakat Dukung Polri Wujudkan Kota yang Aman dan Maju
Perluas Manfaat bagi Masyarakat Melalui Semangat Kebersamaan, Telkomsel Salurkan Hewan Kurban Iduladha 1447 H
Momen HUT ke-74 PT PELNI, Slamet Hari Santoso Ajak Jajarannya Jadikan Penggerak Peningkatan Kinerja
Idul Adha 1447 Hijiriah, PLN Nusantara Power Services unit PLTD Suppa Salurkan Bantuan Hewan Kurban

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 21:53 WITA

Ringankan Beban Korban Kebakaran, GAPEMBI Parepare Salurkan Bantuan

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:56 WITA

DPC Demokrat Parepare Gelar Aksi Bersih-bersih Pantai Sambut Hut ke-25 Partai Demokrat

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:18 WITA

Dukung Program Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Rutan Kelas IIB Barru Serahkan Bansos

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:35 WITA

Bakti Sosial Imigrasi Kelas II TPI Parepare Melalui Program Orang Tua Asuh Anak Stunting

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:51 WITA

Sambut Hari Bhayangkara, Ketua PPM Parepare Ajak Masyarakat Dukung Polri Wujudkan Kota yang Aman dan Maju

Berita Terbaru

Pimpinan Cabang Bulog Parepare saat diwawancarai usai melakukan Sidak di pasar

Ekonomi & Bisnis

Bulog Parepare Klaim Pendistribusian SPHP ke RPK sudah Sesuai Prosedur

Sabtu, 25 Jul 2026 - 15:22 WITA

Tim Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar, Sulawesi selatan, merupakan bagian dari Koalisi Advokasi Jurnalis (KAJ) Sulawesi Selatan mendatangi Kantor Ditreskrimum Polda Sulsel mempertanyakan perkembangan kasus dugaan kekerasan jurnalis LKBN ANTARA M Darwin Fatir

Hukum & Kriminal

Dikhawatrikan Mendek Tim KAJ Pertanyakan Kasus Kekerasan Jurnalis

Jumat, 24 Jul 2026 - 22:46 WITA