Misi Mulia Pasangan MZ-Berbakti untuk Parepare 5 Tahun ke Depan

Minggu, 15 September 2024 - 12:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Calon Wawali Parepare, Prof Bakhtiar Tijjang, saat melakukan sosialisasi

Calon Wawali Parepare, Prof Bakhtiar Tijjang, saat melakukan sosialisasi

SUARADARING.COM, PAREPARE – Bakal Pasangan Calon Wali Kota dan Wawali Parepare, Muhammad Zaini dan Prof Bakhtiar Tijjang (MZ Berbakti) memaparkan visi misi serta tujuan untuk bertarung di Pilkada 2024. 

Prof Bakhtiar menjelaskan, pasangan MZ Berbakti adalah paslon yang mandiri. Artinya, tidak ada pihak lain yang menjadi sponsor dalam mendanai aktivitas politiknya selama Pilkada.

“Kita tidak ada sponsor. Jadi tidak ada yang berbicara lainnya selain saya sama Haji Zaini. Kalau Pak Haji Zaini tidak ada, sehingga inilah membuat saya berniat bersama beliau memenangkan pertarungan ini,” tegas Prof Bakhtiar, saat sosialisasi dengan pendukung di Gedung Dinasty, Minggu. 15 September 2024, malam.

Dial hadapan ratusan pendukung yang memadati gedung, Prof Bakhtiar menjelaskan, majunya di Pilkada bersama Muhammad Zaini merupakan keputusan yang telah diambil dengan berbagai pertimbangan.

Bahkan, dirinya menegaskan, apa yang selama ini telah dicapai harus dilepas demi menunaikan misi mulia melihat Parepare jauh lebih baik 5 tahun ke depan.

Tak hanya itu, Prof Bakhtiar menegaskan, pemerintahan MZ Berbakti ke depan mengutamakan kepentingan rakyat, bukan pribadi maupun kelompok tersendiri.

Pemerintah, kata Prof Bakhtiar, harus hadir memenuhi hak rakyat yang memang menjadi tanggungjawab pemerintah. Segala sesuatu yang bersifat tidak dibayar untuk masyarakat, akan menjadi atensi bagi MZ Berbakti.

“Tidak boleh minta-minta uang sama masyarakat. Kewajiban pemerintah dalam hal ini walikota menjaga keamanan masyarakat, ini kewajiban. Saya tidak mau bilang gratis karena memang tidak dibayar,” terangnya.

Termasuk dalam menjalani pendidikan, sesuatu yang memang seharusnya tidak dibayar, akan diperjuangkan MZ berbakti untuk masyarakat.

Seperti halnya, selama menjadi Rektor di Institut Andi Sapada (IAS), ratusan mahasiswa tiap tahunnya memperoleh beasiswa.

“Ada 300 orang saya kasih beasiswa tiap tahun. Alhamdulillah sekarang ada 514 mahasiswa terima beasiswa di kampus saya (IAS),” terangnya.

Olehnya itu dia menyimpulkan, membantu mahasiswa memperoleh beasiswa dilakukan hanya dalam skala Perguruan Tinggi saja. Dirinya bahkan ingin berbuat lebih, terkhusus untuk Parepare ke depan.

“Saya tinggalkan pekerjaan demi kemaslahatan. Saya bersedia mendampingi Haji Zaini karena ini bukan hanya untuk kampus, tapi seluruh masyarakat parepare,” tegas Prof Bakhtiar Tijjang.

Sementara, Muhammad Zaini di hadapan pendukungnya mengungkapkan alasan majunya dia di Pilkada Parepare 2024 ini.

“Alasan utama saya ingin maju jadi walikota Parepare. Saya ingin Parepare lebih maju, saya ingin pembangunan di Parepare lebih meningkat,” lugasnya.

Zaini menceritakan pengalamannya saat merantau ke Papua hingga bisa menjadi salah satu orang Parepare yang sukses di perantauan.

“8 tahun di Jayapura menggeluti bisnis swasta. Alhamdulillah saya berhasil membuktikan bahwa ada anak parepare berhasil di kampungnya orang,” katanya.

“Saya berdoa kepada Allah SWT, di sisa waktu saya. Bertepatan dengan adanya pemilihan walikota Parepare, saya berniat mewakafkan diri saya untuk kota yang telah membesarkan saya,” tambahnya.

Zaini menyebut, dirinya pulang ke Parepare semata-mata ingin melihat Parepare ke depan jauh lebih baik, membuat masyarakat lebih sejahtera dari sebelumnya.

“Saya pulang ke kampung betul-betul ingin membuat perubahan. Yang merasa masyarakat hak-haknya dibegal. Saya tahu persis kalau di perhelatan pilkada ini tidak membutuhkan operasional yang sedikit. Tapi saya sudah sisihkan yang mana untuk saya makan dan untuk pilkada,” terang Zaini.

“Jika ditakdirkan saya bersama dengan Pak Prof Bakhtiar Tijjang terpilih jadi pemimpin, Insyaallah saya akan mengurus masyarakat. Saya bebas dengan Pak Prof, tidak ada beban karena yang sebenarnya pembisik banyak yang merusak,” tambahnya.

Dia juga berpesan agar tidak melihat orang dari sisi negatif semata. Melainkan, semua orang harus disamakan, tanpa perbedaan.

“Pesanku janganki membeda-bedakan orang lain apalagi menjelek-jelekkan orang lain, itu bukan MZ BerBakti,” tandasnya. (*)

Facebook Comments Box

Bagikan:

Berita Terkait

Asyari Abdullah Serahkan Bantuan Pembangunan Masjid saat Reses di Lappa Anging
Anggota DPRD Parepare Jusvari Genda Serap Aspirasi Konstituen, Siap Perjuangkan di Parlemen
Konstituen Puji Kinerja Ligislator Sri Tanty Mariani Nasrah, Kawal Aspirasi Warga di DPRD Parepare
Reses Anggota DPRD Sappe, Warga Ramai Pertanyakan Perubahan Desil
Anggota DPRD Parepare Hj. Faridah Berjanji Tetap Kawal Aspirasi Warga di Tengah Efisiensi
Asy’ari Abdullah Berikan Kejutan Warga Saat Reses di Galung Maloang
Reses Anggota DPR RI: Taufan Pawe Serap Aspirasi Bagi Kelompok Disabilitas di Parepare
Wakil Ketua Komisi II DPRD Parepare Apresiasi Kunjungan Anggota DPR RI Ismail Bachtiar di Pelabuhan Nusantara Parepare

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 13:16 WITA

Asyari Abdullah Serahkan Bantuan Pembangunan Masjid saat Reses di Lappa Anging

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:43 WITA

Anggota DPRD Parepare Jusvari Genda Serap Aspirasi Konstituen, Siap Perjuangkan di Parlemen

Jumat, 15 Mei 2026 - 22:37 WITA

Konstituen Puji Kinerja Ligislator Sri Tanty Mariani Nasrah, Kawal Aspirasi Warga di DPRD Parepare

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:30 WITA

Reses Anggota DPRD Sappe, Warga Ramai Pertanyakan Perubahan Desil

Kamis, 14 Mei 2026 - 23:46 WITA

Anggota DPRD Parepare Hj. Faridah Berjanji Tetap Kawal Aspirasi Warga di Tengah Efisiensi

Berita Terbaru

kondisi korban saat mendapatkan pelayanan medis

Hukum & Kriminal

Kurir Dikeroyok Orang Tak Dikenal Hingga Alami Luka di Wajah dan Kepala

Rabu, 3 Jun 2026 - 14:06 WITA