Pengunjung Wisata Pantai Ammani Pinrang Tewas Terseret Ombak

Sabtu, 5 April 2025 - 23:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aparat TNI-Polri bersama warga mengevakuasi pengunjung wisata pantai Harapan Ammani Pinrang yang meninggal terseret ombak saat berwisata

Aparat TNI-Polri bersama warga mengevakuasi pengunjung wisata pantai Harapan Ammani Pinrang yang meninggal terseret ombak saat berwisata

SUARADARING.COM, PINRANG — Peristiwa mengejutkan terjadi di pantai Ammani, Desa Mattiro Sompe, Kecamatan Mattiro Sompe, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, Sabtu, 5 April 2025 sore.

Enam orang wisatawan dikabarkan terseret ombak saat berenang. Beruntung tiga orang berhasil diselamatkan, sementara tiga lainnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Diketahui keenam wisatawan tersebut berasal dari Kabupaten Wajo. Berdasarkan informasi yang dihimpun peristiwa itu terjadi, awalnya para Korban bersama rombongan berkunjung ke Wisata Pantai Ammani, selanjutnya para korban turun berenang. Namun pada saat hendak naik ke Pinggir atau Bibir pantai, tiba – tiba di terpa ombak dan terseret arus hingga tenggelam.

Upaya pencarian dan penyelamatan langsung dilakukan oleh warga setempat dibantu tim dari BASARNAS Kabupaten Pinrang , Setelah beberapa jam pencarian, seluruh korban berhasil ditemukan.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Mattiro Sompe AKP Demianus Rante Balik, menjelaskan bahwa terdapat enam orang korban dalam insiden tersebut. Tiga orang berhasil diselamatkan karena cepat mendapat pertolongan dari tim Basarnas dan warga setempat. Kemudian tiga orang lainnya dilakukan pencarian selama kurang lebih dua jam, mereka ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, Salah satu korban ditemukan sekitar pukul 17.00 wita.

Korban selamat antara lain: Nurlina, Muh. Jufri (22), Muh. Agus Triadi Syam (19), warga Kel. Uraiyang, Majauleng. Sementara tiga korban yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia adalah: Ansar (25), Ari (19), Andi Rahmat (16).

Seluruh korban, baik selamat maupun meninggal dunia, langsung dilarikan ke Puskesmas Tadang Palie, Kecamatan Cempa, untuk penanganan lebih lanjut.

Peristiwa ini menjadi peringatan serius bagi para pengunjung pantai untuk selalu waspada terhadap kondisi alam, terutama saat berenang di kawasan perairan terbuka yang rawan arus kuat. (*)

Facebook Comments Box

Bagikan:

Berita Terkait

Truk Bermuatan Sekam Padi Timpa Mini Bus
Antrean Kendaraan Solar Picu Kecelakaan Beruntun di Parepare Hingga Memakan Korban Jiwa
Truk Kontainer Lindas Pengendara Sepeda Motor Korban Meninggal di TKP
Truk Bermuatan Kecap dan Saus Hantam Minibus Hendak Parkir di Café Retail
Warga Sesalkan Kantor Pusat Layanan Publik Tidak Miliki Mesin Genset
Petugas Gabungan Geledah Blok Hunian Rutan Kelas IIB Barru
Api Karhutla Menyambar Rumah Warga, Tim SAR Batalyon B Pelopor Turun Tangan
Kekeringan Sawah di Sidrap, Brimob Turun Tangan Salurkan Air Bantu Irigasi Persawahan Petani dengan Mobil AWC

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:36 WITA

Truk Bermuatan Sekam Padi Timpa Mini Bus

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:43 WITA

Antrean Kendaraan Solar Picu Kecelakaan Beruntun di Parepare Hingga Memakan Korban Jiwa

Jumat, 11 September 2026 - 00:02 WITA

Truk Kontainer Lindas Pengendara Sepeda Motor Korban Meninggal di TKP

Minggu, 6 September 2026 - 23:44 WITA

Truk Bermuatan Kecap dan Saus Hantam Minibus Hendak Parkir di Café Retail

Rabu, 2 September 2026 - 16:04 WITA

Warga Sesalkan Kantor Pusat Layanan Publik Tidak Miliki Mesin Genset

Berita Terbaru

Kondisi kendaraan minibus penyot pada bagian depan saat tertimpa truk dalam kecelakaan

Peristiwa

Truk Bermuatan Sekam Padi Timpa Mini Bus

Minggu, 18 Okt 2026 - 17:36 WITA